Hubungan Pola Asuh Otoriter Terhadap Regulasi Emosi Anak Usia Dini

Penulis

DOI:

https://doi.org/10.24269/jin.v11i2.14133

Kata Kunci:

Pola Asuh Otoriter, Regulasi Emosi, Orang Tua, Anak Usia Dini

Abstrak

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kemampuan regulasi emosi pada anak usia dini yang masih berada dalam tahap perkembangan. Kemampuan anak dalam mengelola emosi dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah pola asuh yang diterapkan oleh orang tua. Pola asuh otoriter yang ditandai dengan aturan ketat dan tuntutan kepatuhan tanpa memberikan kesempatan anak dalam mengungkapkan perasaan diduga dapat memengaruhi perkembangan regulasi emosi anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola asuh otoriter dengan regulasi emosi anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek penelitian berjumlah 56 orang tua yang memiliki anak usia dini. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner, kemudian data dianalisis menggunakan uji korelasi Product Moment Pearson setelah memenuhi uji prasyarat normalitas dan linearitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pola asuh otoriter dengan regulasi emosi anak usia dini. Hasil uji korelasi memperoleh nilai signifikansi sebesar 0,750 (p > 0,05) dengan koefisien korelasi sebesar 0,044 yang menunjukkan hubungan sangat lemah. Temuan ini menunjukkan bahwa pola asuh otoriter bukan faktor utama yang berhubungan dengan kemampuan regulasi emosi anak usia dini. Regulasi emosi anak kemungkinan dipengaruhi oleh faktor lain seperti usia, karakteristik anak, pengalaman sosial, serta lingkungan sekitar anak.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Diterbitkan

2026-09-30

Terbitan

Bagian

Artikel