Integrasi Nilai-Nilai Pancasila Berbasis Kearifan Lokal Masyarakat Lamaholot Dalam Pembentukan Karakter Peserta Didik
DOI:
https://doi.org/10.24269/jpk.v11i2.13759Abstrak
Kajian ini berangkat dari upaya memahami pemanfaatan kearifan lokal Lamaholot sebagai sarana penanaman nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sekolah di SMAK Lamaholot Witihama. Fokus penelitian diarahkan pada proses pembentukan karakter peserta didik yang berlangsung melalui interaksi antara budaya lokal, lingkungan sekolah, dan aktivitas pembelajaran. Untuk memperoleh gambaran yang utuh mengenai proses tersebut, penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain etnografi. Informasi penelitian dihimpun melalui pengamatan langsung terhadap aktivitas warga sekolah, wawancara dengan berbagai pihak yang terlibat, serta penelaahan dokumen yang berkaitan dengan pelaksanaan pendidikan karakter. Hasil kajian memperlihatkan bahwa sejumlah nilai budaya yang hidup dalam masyarakat Lamaholot, seperti Nobo Lema, gemohing, soka lewo, dan Roba Witi, memiliki kesesuaian makna dengan prinsip-prinsip yang terkandung dalam Pancasila. Nilai-nilai tersebut tidak hanya dikenalkan dalam kegiatan pembelajaran formal, tetapi juga hadir dalam berbagai pembiasaan, tradisi sekolah, serta pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Kehadiran nilai budaya dalam berbagai aktivitas tersebut memberikan ruang bagi peserta didik untuk belajar mempraktikkan sikap religius, kepedulian terhadap sesama, tanggung jawab, kerja sama, dan perilaku demokratis dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa keberlangsungan proses penanaman nilai sangat dipengaruhi oleh keterlibatan masyarakat adat, dukungan warga sekolah, serta konsistensi pelaksanaan budaya sekolah. Di sisi lain, arus budaya global, perubahan pola pikir generasi muda, dan keterbatasan sumber belajar yang mengangkat budaya lokal masih menjadi kendala yang perlu mendapat perhatian dalam pengembangan pendidikan karakter berbasis kearifan lokal.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Yulius Rustan Effendi, Engelbertus Kukuh Widijatmoko, Emanuel Asdiakon Baowolo

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.

berada dibawah lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






