Dinamika Kebebasan Berekspresi Aktivis di Era Digital: Perspektif HAM dan Pendidikan Kewarganegaraan
DOI:
https://doi.org/10.24269/jpk.v11i2.13711Abstrak
Kebebasan berekspresi di era digital menghadapi berbagai tantangan, khususnya bagi aktivis mahasiswa yang memanfaatkan media sosial untuk menyampaikan kritik dan mendorong partisipasi publik. Sebagian besar penelitian terdahulu mengkaji isu ini dari perspektif hukum atau literasi digital secara terpisah sehingga kajian yang mengintegrasikan perspektif hak asasi manusia dan Pendidikan Kewarganegaraan masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis dinamika kebebasan berekspresi aktivis mahasiswa di ruang digital serta implikasinya terhadap Pendidikan Kewarganegaraan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara semi-terstruktur terhadap empat mahasiswa Universitas Bengkulu yang aktif dalam organisasi kemahasiswaan. Data dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana serta divalidasi melalui triangulasi sumber dan teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa organisasi kemahasiswaan dan media sosial menjadi ruang praktik kewarganegaraan yang mendukung advokasi, partisipasi publik, dan penyampaian aspirasi mahasiswa. Namun, informan masih menghadapi intimidasi, serangan akun anonim, ancaman doxing, serta kekhawatiran terhadap penafsiran regulasi digital yang berpotensi menimbulkan chilling effect. Penelitian juga menemukan bahwa literasi digital dan etika komunikasi berperan penting dalam mendukung kebebasan berekspresi yang bertanggung jawab. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Pendidikan Kewarganegaraan perlu memperkuat kompetensi kewarganegaraan digital melalui literasi digital, kemampuan berpikir kritis, kesadaran etis, serta pemahaman hak dan tanggung jawab warga negara di ruang digital.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Anisah Dwi Indah Sari, Karyadi Hidayat, Siti Fatimah

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.

berada dibawah lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






