Implementasi Pendidikan Moderasi Beragama di Pondok Pesantren sebagai Upaya Pencegahan Radikalisme
DOI:
https://doi.org/10.24269/jpk.v11i2.13624Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pendidikan moderasi beragama di pondok pesantren sebagai upaya pencegahan radikalisme berbasis agama di Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data diperoleh dari berbagai sumber ilmiah, seperti jurnal, buku, hasil penelitian terdahulu, dan dokumen resmi yang relevan dengan moderasi beragama, radikalisme, dan pendidikan pesantren. Analisis data dilakukan menggunakan teknik content analysis untuk mengidentifikasi nilai-nilai moderasi beragama yang dikembangkan dalam sistem pendidikan pesantren. Hasil kajian menunjukkan bahwa pesantren berperan penting dalam menanamkan nilai-nilai moderasi beragama, seperti tawassuth (moderat), tasamuh (toleransi), i'tidal (adil), anti-kekerasan, dan komitmen kebangsaan melalui pembelajaran, keteladanan kyai, serta budaya kehidupan santri. Nilai-nilai tersebut berkontribusi dalam membentuk karakter santri yang inklusif, toleran, dan mampu menangkal pengaruh paham radikal. Dengan demikian, pesantren memiliki posisi strategis sebagai lembaga pendidikan Islam yang mendukung penguatan moderasi beragama dan ketahanan sosial masyarakat.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Ai Nurlela H.R, Pat Kurniati

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.

berada dibawah lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






