PENDAMPINGAN MASYARAKAT DALAM PEMBUATAN PUPUK ORGANIK DARI LIMBAH TERNAK DI DUKUH CENTHONG, DESA NGADIROJO
DOI:
https://doi.org/10.24269/jteb.v5i2.12420Abstract
The Community Service Program (Kuliah Kerja Nyata/KKN) is a form of student engagement aimed at addressing local issues through solution-oriented activities. One of the key problems in Dukuh Centhong, Ngadirojo Village, is the underutilization of livestock waste, which in fact holds great potential as organic fertilizer. Excessive use of chemical fertilizers has negative impacts on soil fertility and ecosystems, making environmentally friendly alternatives necessary. This community service activity was carried out by Group 9 of the KKN students from Universitas Muhammadiyah Ponorogo on August 13, 2025, with the aim of providing education and assistance in producing organic fertilizer from livestock waste. The implementation methods included a counseling session on the benefits of organic fertilizer and hands-on practice in fermenting livestock manure using a natural fermentator made from fruit extracts and other supporting materials. The results showed a high level of enthusiasm among residents, who were able to independently apply the organic fertilizer production techniques. This program is expected to help reduce livestock waste, improve soil fertility, and create economic opportunities for the community through the use of organic fertilizer
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Vellia Ekaprasti, Dyah Rismawati, Lutfi Nurrokhimah, Rida Ramadhani, Ratu Tata Mulia, Yusup Arip

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak Cipta
Penulis mengakui bahwa Jurnal Terapan Ekonomi dan Bisnis (JTEB) berhak sebagai yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0). Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal JTEB kedalam versi yang lain (misal: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi kedalam buku, dll), dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada JTEB; Penulis menjamin bahwa artikel asli, ditulis oleh penulis yang disebutkan, belum pernah dipublikasikan sebelumnya, tidak mengandung pernyataan yang melanggar hukum, tidak melanggar hak orang lain, tunduk pada hak cipta yang secara eksklusif dipegang oleh penulis.
Â
Â
Penulis yang mengirimkan naskah artikel, sepenuhnya menyadari bahwa, jika artikel tersebut diterima untuk terbit/publish, maka hak cipta dari artikel tersebut akan diserahkan kepada Jurnal Terapan Ekonomi dan Bisnis (JTEB) dan Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Ponorogo sebagai penerbit jurnal. Hak cipta mencakup hak untuk mereproduksi dan mengirimkan artikel dalam semua bentuk dan media, termasuk cetak ulang, foto, dan reproduksi serupa lainnya, serta terjemahannya. Penulis harus menandatangani perjanjian transfer hak cipta ketika mereka telah menyetujui bukti akhir yang dikirim oleh Jurnal Terapan Ekonomi dan Bisnis (JTEB) sebelum publikasi.
Jurnal Terapan Ekonomi dan Bisnis (JTEB) dan Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Ponorogo dan Editor berusaha keras untuk memastikan bahwa tidak ada data, opini, atau pernyataan yang salah atau menyesatkan dipublikasikan di jurnal. Bagaimanapun, isi artikel dan iklan yang diterbitkan oleh Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Ponorogo adalah menjadi tanggung jawab masing-masing penulis
Lisensi:
Jurnal Terapan Ekonomi dan Bisnis (JTEB) diterbitkan berdasarkan ketentuan Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0). Lisensi ini mengizinkan setiap orang untuk Berbagi: menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun; Adaptasi: menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial, selama mereka mencantumkan kredit kepada Penulis atas ciptaan asli.
Pengguna situs web ini berlisensi:Â
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional
