Pengaruh Pendekatan Probing-Prompting Learning (PPL) Terhadap Peningkatan Kemampuan Pemahaman Nilai-Nilai Pancasila

Penulis

  • Dinie Anggraeni Dewi Universitas Islam Nusantara

DOI:

https://doi.org/10.24269/jpk.v4i1.1317

Abstrak

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendekatan probing-prompting learning terhadap peningkatan tingkat kemampuan pemahaman nilai-nilai pancasila dalam pembelajaran pendidikan kewarganegaraan, serta mengetahui respon siswa terhadap pembelajaran pendidikan kewarganegaraan dengan pendekatan probing-prompting learning. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuasi eksperimen, dengan desain penelitian non-equivalent control group design. Penelitian dilaksanakan di  SMP Negeri 18 Bandung. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII-3 sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII-4 sebagai kelas kontrol. Berdasarkan analisis terhadap hasil  tes kemampuan pemahaman nilai-nilai pancasila diperoleh simpulan yaitu ada pengaruh pendekatan probing-prompting learning terhadap peningkatan tingkat kemampuan pemahaman nilai-nilai pancasila. Sedangkan berdasarkan analisis terhadap lembar angket diperoleh simpulan bahwa siswa merespon positif terhadap pembelajaran pendidikan kewarganegaraan dengan pendekatan probing-prompting learning.

The Influence of the Probing-Prompting Learning (PPL) Approach on Increasing the Ability of Understanding Pancasila Values. Purpose in this research is to know influence of probing-prompting learning approach for increasing student’s vaules pancasila understanding ability in civic education learning and to know students respon for civic education learning with probing-prompting learning approach. The method used in this research is quasi experiment method, with research design non-equivalent control group design. This research done at junior high school 18 Bandung. Sample in this research is student VIII-3’s class as experiment class and VIII-4’s class as control. Based on analysis result values pancasila understanding ability test got conclusion that is the found influence of probing-prompting learning approach for increasing student’s vaules pancasila understanding ability. Meanwhile, based on quistionnarie analysis, conclusion can be drawnthat students respond positively towards civic education learning through probing-prompting learning approach

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Biografi Penulis

Dinie Anggraeni Dewi, Universitas Islam Nusantara

PRODI PPKN Universitas Islam Nusantara

Referensi

Alma, Buchari. (2012). Guru Profesional Menguasai Metode dan Terampil Mengajar. Bandung : Alfabeta.

Arikunto, S. (2006). Prosedur Penelitian : Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta : Rineka Cipta.
Borg dkk. (1983). Educational Research an Introductional. New York : Longman.

Branson, dkk. (1998). Belajar Civic Education dari Amerika. Yogyakarta : LKIS

Cogan, John & Ray Derricot. (1988). Citizenship Education For 21st Century; Setting the Contex. London : Kogan Page

David Bourchier. (2007). Pancasila versi orde baru dan asal muasal Negara organis. Yogyakarta : Aditya Media

Diasputri, Ajeng., Nurhayati, Sri., & Sugiyo, Warlan. (2013). Pengaruh Model Pembelajaran Probing-Prompting Berbantuan Lembar Kerja Berstruktur Terhadap Hasil Belajar. Jurnal Inovasi Pendidikan, 7(1), 1103-1111

Ghufron, M. N. & Risnawati, R. 2014. Teori-teori psikologi. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Huda, M. (2014). Model-Model Pengajaran dan Pembelajaran Isu-Isu Metodis dan Pragmatis. Yogyakarta : Pustaka Pelajar.

Jacobsen, D.A. (2009). Methods for teaching: promoting student learning in k-12 classrooms. alih bahasa Achmad Fawaid & Khoirul Anam. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Kaelan. (2001). Pendidikan Pancasila. Yogyakarta : Paradigma.

Kaelan. (2007). Revitalisasi dan Reaktualisasi Pancasila sebagai Dasar Filsafat Negara dan Ideologi.Yogyakarta :: Lima

Lexy, M. (2005). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung : Rosdakarya.

Listono, Santoso. (2003). Konstruksi Ideologi Negara, Suatu Upaya Membaca Ulang Pnacasila. Yogyakarta : Ningrat.

Majid, A. (2013). Strategi Pembelajaran. Bandung : PT Remaja Rosdakarya


Mahfudd, MD. (1998). Pancasila sebagai Paradigma Pembaharuan Tatanan Hukum. Jurnal Filsafat Pancasila, 2(2), 55-67.

Muchtarom, M., Widodo, Susilo Tri., & Utomo. (2013). Strategi Penguatan Nilai-Nilai Pancasila Melalui Inovasi Pembelajaran PkN Berorientasi Civic Knowledge, Civic Disposition, dn Civic Skills. Jurnal PPKn, 1(2), 152-174

Mustafa, K. (1998). Pancasila dalam tinjauan Historis, Yuridis, dan Filosofis. Yogyakarta : Citra Karsa Mandiri.

Ngalimun. (2012). Strategi dan model pembelajaran.Yogyakarta: Aswaja Pressindo.

Notonagoro. (1982). Beberapa hal mengenai Falsafah Pancasila. Jakarta : Pantjuran Tujuh.

Pranarka. (1985). Sejarah Pemikiran Pancasila. Jakarta : CSIS.

Rejekiningsih, dkk. (2013). Pengembangan Bahan Ajar Pendidikan Kewarganegaraan Berbasis Pilar Kebangsaan di Perguruan Tinggi. Jurnal PPKN, 1(2), 187-198.

Ruseffendi, E.T. (2010). Dasar-Dasar Penelitian Pendidikan dan Bidang Non-Eksakta Lainnya. Bandung : Tarsito.

Sari, D. (2013). Pengaruh Penggunaan Strategi Writing From A Prompt dan Writing in Performance Task Terhadap Pemcahan Masalah Siswa SMP. Bandung : Tidak Diterbitkan

Sudjana. (2005). Metode Statistika. Bandung : Tarsito.

Sugiono. (2012). Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Methods).Bandung : Alfabeta

Suherman, et.al. 2003. Strategi pembelajaran matematika kontemporer. Bandung: JICA UPI.

Suprijono, Agus. (2011). Cooeprative learning teori dan aplikasi PAIKEM. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Suryono H, dkk. (2013). Pengembangan Bahan Ajar Pendidikan Pancasila dalam Menumbuhkan Kepribadian. Jurnal PPKn, 1(2), 207-218.

Triastuti, R & Wijianto. (2013). Revitalisasi Nilai-Nilai Pancasila Melalui Pemberdayaan Organisasi Kemasyarakatan Guna Mendukung Ketahanan Ideologi Kebangsaan. Jurnal PPKn, 1(2), 226-234.

Ulya, H.,Masrukan& Kartono. (2012). Keefektifan Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Probing- Prompting Dengan Penilaian Produk. UJME, 1(1), 30-39

Wahab, Abdul A & Sapriya (2011). Teori dan Landasan Pendidikan Kewarganegaraan. Bandung: Alphabeta.

Warsono, dan Hariyanto. (2013). Pembelajaran Aktif Teori dan Assesmen. Bandung : Remaja Rosdakarya.

Winkel.(1991).Psikologi Pendidikan dan Evaluasi Belajar. Jakarta: Gramedia.

Woolfolk, A. (2009). Educational psychology: active learning edition.Boston: Pearson Education

Diterbitkan

2019-01-29

Cara Mengutip

Dewi, D. A. (2019). Pengaruh Pendekatan Probing-Prompting Learning (PPL) Terhadap Peningkatan Kemampuan Pemahaman Nilai-Nilai Pancasila. JPK (Jurnal Pancasila Dan Kewarganegaraan), 4(1), 34–44. https://doi.org/10.24269/jpk.v4i1.1317

Terbitan

Bagian

Artikel