Nilai – Nilai Dalam Tradisi Notok Ompong Perkawinan Adat Dayak Ransa Di Desa Nusa Poring Kecamatan Menukung Kabupaten Melawi
DOI:
https://doi.org/10.24269/jpk.v11iSpecialIssue(1).12915Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai yang terkandung dalam tradisi notok ompong pada upacara perkawinan yang ada di masyarakat adat dayak ransa di desa nusa poring, kecamatan menukung, kabupaten melawi, kalimantan barat. Notok ompong merupakan tradisi penyambutan tamu dilingkungan masyarakat dayak ransa. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian yaitu tumenggung, kepala dusun, pengurus adat, tokoh masyarakat dan masyarakat umum. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa notok ompong merupakan tradisi untuk menyambut tamu yang ingin masuk ke kediaman mempelai perempuan ataupun tamu yang mau menginjakan kaki dikampung halaman yang baru di datangkan. Terdapat nilai-nilai yang terkandung dalam tradisi notok ompong perkawinan adat dayak ransa yaitu memiliki nilai rerigius, nilai gotong-royong, nilai sosial, nilai solidaritas, dan nilai kearifan lokal. Adapun faktor yang mempengaruhi perubahan nilai dalam tradisi notok ompong adalah faktor sosial, faktor waktu dan faktor ekonomi. Meskipun ada faktor yang mempengaruhi perubahan dalam tradisi notok ompong, akan tetapi masyarakat tetap menjaga dan melestarikan tradisi notok ompong dalam perkawinan adat dayak ransa di desa nusa porong kecamatan menukung kabupaten melawi.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Mikaria, Yohanes Bahari, Shilmy Purnama, Amrazi Zakso, Thomy Sastra Atmaja

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

berada dibawah lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






