Batik Penguatan Identitas Nasional Melalui Pembelajaran Membatik Pada Jurusan Tekstil Di SMK Negeri 6 Pontianak
DOI:
https://doi.org/10.24269/jpk.v11i1.12724Abstrak
Pembelajaran berbasis budaya lokal memiliki peran strategis dalam penguatan identitas nasional peserta didik di tengah tantangan globalisasi ini. Batik sebagai warisan budaya bangsa Indonesia berpotensi diintegrasikan ke dalam pembelajaran vokasional sebagai media pendidikan budaya dan kebangsaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran guru dan sekolah dalam membentuk identitas nasional melalui pembelajaran membatik, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat, serta mengkaji dampak pembelajaran membatik terhadap pemahaman identitas nasional peserta didik jurusan Tekstil di SMK Negeri 6 Pontianak. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan dilaksanakan pada bulan Mei hingga Juni 2025 di SMK Negeri 6 Pontianak dengan fokus kelas XI jurusan Tekstil. Informan penelitian meliputi kepala sekolah, guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, guru produktif jurusan Tekstil, serta lima orang siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman, sedangkan keabsahan data dijamin melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru dan sekolah berperan penting dalam mengintegrasikan nilai budaya dan kebangsaan melalui pembelajaran membatik. Faktor pendukung meliputi komitmen guru, dukungan fasilitas sekolah, dan antusiasme siswa, sementara faktor penghambat mencakup keterbatasan waktu dan belum adanya kebijakan tertulis. Pembelajaran membatik berdampak positif terhadap pemahaman identitas nasional peserta didik melalui peningkatan pengetahuan budaya dan bangga nasional siswa.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Adetiya Anggreni, Amrazi Zakso, Tri Utami, Achmadi , Thomy Sastra Atmaja

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

berada dibawah lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






