An Introduction To Character Education For Early ChildhoodThrough Music Instruments In Wayang Golek Reyog Ponorogo
DOI:
https://doi.org/10.24269/jin.v5i2.3047Abstrak
The Indonesian nation has experienced a decline in patriotism for the country. According to Sulton et al. (2020: 299)1, foreign cultures coming with access 5.0 very quickly affect the younger generation. People are starting to leave traditional art as a cultural heritage. One of them is the lack of socialization of musical instruments accompanying Reyog Ponorogo. Efforts to socialize patriotism can start from an early age. This is because early childhood is in the golden age where all information provided can be received easily. In this research, the instrument that was introduced to introduce Cinta Tanah Air character education in PAUD was the Reyog Ponorogo musical instrument used to accompany the Wayang Golek (Rod Puppet) Reyog Ponorogo art performance. The musical instruments, according to Mr. Shodiq Pristiwanto, S.Sn (2020) as Chairman III of Reyog Ponorogo Foundation, include kempul, trumpet, angklung, kendang, seven kenong as the identity of Wayang Golek Reyog Ponorogo music accompaniment. This research aimed to introduce Wayang Golek Reyog Ponorogo Musical Instrument since early childhood. This research method used a qualitative research with data collection using interviews. The results of this research show Wayang Golek Reyog Ponorogo can be used to introduce patriotism since earlychildhood .                         Â
Unduhan
Referensi
S Pristiwanto. 20 Juni 2020. Wawancara Penelitian Hibah PTUPT Tahun Anggaran 2020 Pengembangan Wayang Golek Reyog Ponorogo untuk Menanamkan Pendidikan Karakter Cinta Tanah Air Sejak Usia Dini
Kemdikbud. 2017. Penguatan Pendidikan Karakter Jadi Pintu Masuk Pembenahan Pendidikan Nasional. Jakarta: Kemendikbud
URL: https://www.kemdikbud.go.id/main/blog/2017/07/penguatan-pendidikan-karakter-jadi-pintu-masuk-pembenahan-pendidikan-nasional
A Yan Prasetya. 2016. Garap Musik Reog di Dapur Seni Probo Wngker Kabupaten Ponorogo. Jurnal Solah , Volume 6 Number 2.
URL: https://jurnalmahasiswa.unesa.ac.id/index.php/solah/article/view/16563/15051
Mulyono, L Hartono, Juni 2018. Kesenian Reog Sebagai Sumber Ide Pengembangan Desain Motif Batik Ponorogo. Jurnal Dinamika Kerajinan Batik. Jurnal Dinamika Kerajinan Batik, Volume 35 Number 1 halaman 33-44 DOI: http://dx.doi.org/10.22322/dkb.v35i1.3770
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta Tanpa Batasan
|
Jurnal ini memungkinkan penulis (penulis tunggal atau tim penulis) untuk mempertahankan hak cipta tanpa batasan dan akan mempertahankan hak penerbitan tanpa batasan. Naskah yang dikirimkan dianggap tidak mengandung materi hak milik yang tidak dilindungi oleh paten atau permohonan paten; tanggung jawab atas konten teknis dan perlindungan materi hak milik sepenuhnya berada pada penulis (penulis tunggal atau tim penulis) dan organisasi mereka, dan bukan tanggung jawab Jurnal INDRIA (Jurnal Ilmiah Pendidikan Prasekolah dan Sekolah Awal) atau staf redaksinya. Penulis utama (penulis pertama/penulis korespondensi) bertanggung jawab untuk memastikan bahwa artikel telah dilihat dan disetujui oleh semua penulis lainnya. Penulis bertanggung jawab untuk memperoleh semua izin pelepasan hak cipta yang diperlukan untuk penggunaan materi berhak cipta dalam naskah sebelum pengiriman. Apa hak-hak saya sebagai penulis?
|

JURNAL INDRIA (Jurnal Ilmiah Pendidikan Prasekolah dan Sekolah Awal) diterbitkan di bawah lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.





