THE INTERPRETATION OF RELIGIOUS UNDERSTANDING OF HEARING AND SPEECH-IMPAIRED CHILDREN
DOI:
https://doi.org/10.24269/jin.v4i1.1267Abstrak
This study aimed to find out the interpretation of the religious understanding of hearing and speech-impaired children whether it is in accordance with thinking theory in religious psychology according to Piaget, Salkind, Hurlock and Zakiah Daradjat. This qualitative research used interviews to obtain the interpretation of children's religious understanding. The eight aspects that are explored are religion, God, prayer, merit and sin, angels and demons, heaven and hell, death and doomsday. The results of this study indicated that 7 and 8 year old children with hearing impairments interpreted the eight aspects of the religion with religious symbols, and with something that is made real to them. This is in accordance with the theories of Piaget, Salkind, Hurlock, and Zakiah Daradjat; Children who are totally deaf could interpret religion, hell and death in more detail than children who still have very good hearing. From this study, it was also obtained the factors that influence and the constraints, namely age and its hearing impairement, were the reason for parents and teachers not to provide in-depth and precise information about religion due to limitations in communication. Therefore, the researcher provide advice in the form of a good two-way communication approach between parents and children and visual media become one of the good and appropriate communication media to help communicate with hearing and speech-impaired children.Â
Unduhan
Referensi
Daradjat, Zakiah. (1970). Ilmu Djiwa Agama. Jakarta: Bulan Bintang
Davies, Paul. (2002). Tuhan, Doktrin dan Rasionalitas (Dalam Debat Sains Kontemporer). Yogyakarta: Fajar Pustaka Baru.
Deddy Mulyana. (2003). Metodologi Penelitian Kualitatif Paradigma Ilmu.
Depsos RI. (2008). Pedoman Penanganan Anak yang Memerlukan Perlindungan Khusus. Jakarta: Depsos RI.
Desmita. (2010). Psikologi Perkembangan.Bandung: Remaja Rosda Karya
Gerungan, W A. (2004). Psikologi Sosial. Bandung: PT. Refika Aditama
Hernawati, Tati. (2007). Jassi_ Anakku. Vol. 7 No. 1 hlm. 101-110
Hurlock, B Elizabeth. (2000). Perkembangan Anak. Jakarta: Erlangga
Kuder, S Jay. (2008). Teaching Students with Language and Communication Disabilities (3 rd Edition). United State: Rowan University..
Nasution, S. (2003). Metode Penelitian Naturalistik Kualitatif. Bandung: Tarsito
Santrock, W John. (2003). Adolescence terj. Perkembangan Remaja. Jakarta: Erlangga.
Salkind, J Neil. (2009). Teori-Teori Perkembangan Manusia. Bandung: Nusa Media.
Perserikatan Bangsa-bangsa. (1989). Konvensi Hak-hak Anak.
Ramayulis. (2011). Psikologi Agama. Jakarta: Kalam Mulia
Paloutzian, F Raymond. (1996). Invitationto the Psychology of Religion, Second Edition. Boston: Allin and Bacon
Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D. Bandung: Alfabeta.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta Tanpa Batasan
|
Jurnal ini memungkinkan penulis (penulis tunggal atau tim penulis) untuk mempertahankan hak cipta tanpa batasan dan akan mempertahankan hak penerbitan tanpa batasan. Naskah yang dikirimkan dianggap tidak mengandung materi hak milik yang tidak dilindungi oleh paten atau permohonan paten; tanggung jawab atas konten teknis dan perlindungan materi hak milik sepenuhnya berada pada penulis (penulis tunggal atau tim penulis) dan organisasi mereka, dan bukan tanggung jawab Jurnal INDRIA (Jurnal Ilmiah Pendidikan Prasekolah dan Sekolah Awal) atau staf redaksinya. Penulis utama (penulis pertama/penulis korespondensi) bertanggung jawab untuk memastikan bahwa artikel telah dilihat dan disetujui oleh semua penulis lainnya. Penulis bertanggung jawab untuk memperoleh semua izin pelepasan hak cipta yang diperlukan untuk penggunaan materi berhak cipta dalam naskah sebelum pengiriman. Apa hak-hak saya sebagai penulis?
|

JURNAL INDRIA (Jurnal Ilmiah Pendidikan Prasekolah dan Sekolah Awal) diterbitkan di bawah lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.





