Implikasi Pengadaan Barang dan Jasa secara Elektronik bagi Efisiensi Keuangan dan Optimalisasi Fungsi Pemerintahan
DOI:
https://doi.org/10.24269/ars.v8i1.2260Abstract One of bureaucracy reformation demands in Indonesia is improvement in procurement of goods/service for government as results of many corruption, collusion, and nepotism cases, and inefficiency in the process of that procurement. Reformation in the procurement is then realized in the electronic procurement (e-procurement) implementation. In the government perspective, e-procurement is conducted as an effort to prevent corruption, collusion, and nepotism. In the context of service acceleration, e-procurement is the manifestation of new public management paradigm; an effort to improve service quality by encouraging entrepreneurship spirit to realize efficiency of state finance use without reducing qualities of /services that are required by government institutions. This research was conducted with qualitative method with an objective to explore the implication of e-procurement for the efficiency of state finance use and improvement of service function in Lampung University. The result showed that there were three aspects of efficiency: time efficiency, cost efficiency, and efficiency of all outcomes had been attained. In the perspective of time, the common auction process if it was conducted manually it would require minimum time of 28 working days, and it would take only 20 working days by e-procurement method. In the cost perspective, the fund demand for transportation cost (registration and submitting offering), communication cost (joining meeting for explanation), duplication cost (duplicating auction documents), and printing cost (offering documents) could be eliminated by replacing them by on-line method. The e-procurement enactment quantitatively in Lampung University in 2013-2014 produced financial efficiency by 22.4% and this indicated efficiency of outcomes. As results of this efficiency derivation, by having status of Common Service Agency (BLU) status, Lampung University possessed discretion to manage this 22.4% fund efficiency for optimizing funding activities for “three pillars of higher education†(tridharma perguruan tinggi) at the same year without waiting budget planning at the next fiscal year. Based on these findings, the e-procurement implementation in Lampung University had positive implication to obtain financial efficiency goal so that it would be a supporting factor for government function optimization, especially for “three pillars of higher educationâ€.
Downloads
Download data is not yet available.
References
ADB Project Public Relations Activities in Supprort of Government Anticorruptions Effort. (2011). â€Tool Kit Anti Korupsi Bidang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintahâ€, hal. 4.
Danim, Sudarwan. (1997). Pengantar Studi Penelitian Kebijakanâ€. Jakarta: Bumi Aksara.
Hanafi, Syafik Mahmadah. (2008). Analisis Efisiensi Bank Umum Syariah di Indonesiaâ€. Tesis Magister Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga. Yogyakarta.
Hidayat, Rahmat. (2015). Penerapan e-Procurement Dalam Proses Pengadaan Barang Dan Jasa Pemerintah Guna Mendukung Ketahanan Tata Pemerintahan Daerah. Jurnal Ketahanan Nasional, Volume 21 No. 2, 25 Agustus 2015, hal 118-127.
Ikhsan, Nur. (2018). Tata Laksana E-Procurement di Kabupaten Pangkajene Dan Kepulauan. Jurnal Administrasi Publik Kolaborasi, Volume 4 Nomor 3 Desember 2018, Hal 309-322.
Nurchana, Arindra Rossita Arum. (2018). Efektivitas E-Procurement Dalam Pengadaan Barang/Jasa (Studi Terhadap Penerapan E-Procurement Dalam Pengadaan Barang/Jasa di Kabupaten Bojonegoro). Jurnal Administrasi Publik (JAP), Vol. 2, No. 2, Hal. 355 -359.
Osborne, David and Ted Gaebler. (1992). Reinventing Government: How the Entrepreneural Spirit Is Transforming the Public Sector from Schoolhouse to Statehouse. City Hall to Pentagon, Reading, MA: Addison Wesley
Pauntru, Febri Jacob. (2017). Implementasi E-Procurement Dalam Rangka Peningkatan Kualitas Pengadaan Barang dan Jasa di Disfaslanal. Jurnal Strategi Pertahanan Laut, Vol 3 No 3 (2017) Hal 1-26.
Putri, Zarina Dwi. (2016). Implementasi Kebijakan E-Procurement Pengadaan Barang dan Jasa Pada Lembaga Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Provinsi Sulawesi Tengah. e Jurnal Katalogis, Volume 4 Nomor 8 Agustus 2016, hlm 164-174.
Restianto, Yanuar E. (2012). Implementasi E-Procurement pada Satuan Kerja Pemerintah/Daerah. Purwokerto: Layanan Pengadaan Secara Elektronik Universitas Jendral Soedirman.
Sawidar. (2018). Analisis Faktor-Faktor Penerapan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Secara E-Procurement Terhadap Penyerapan Anggaran Di Kota Sabang. Jurnal Arsip Rekayasa Sipil dan Perencanaan, Vol. 1 (1), hal 151-160.
Sugiyono. (2007). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif dan RD. Bandung. Penerbit Alfabeta.
Sutedi, Adrian. (2012). Aspek Hukum Pengadaan Barang & Jasa dan Berbagai Permasalahannya (Edisi 2). Jakarta: Sinar Grafika.
Takeshima, Kazuhiko. (2005). The Leasson from Experience af Antimonopoly Act in Japan and the Future of Competition Laws and Policies in East Asia. Disajikan dalam The 2nd East Asia Conference on Competition Law and Policie (Toward Effective Implementation of Competition Policies in Easr Asia). Bogor, 3-5 Mei 2005.
Tefa, Yakobus. (2009). Korupsi dalam Pengadaan Barang/Jasa Secara Elektronik. Jakarta: Indonesia Procurement Watch.
Terry, George dan Laslie W. Rue. (2003). Dasar-Dasar Manajemen (Alih Bahasa G.A Ticoalu). Jakarta: Bina Aksara.
Tuslaela. (2017). Kajian Penerapan E-Procurement dengan Metode Kualitatif Deskriptif Komparatif Pada PT. Pembangunan Jaya Ancol tbk. Jurnal PROSISKO, Vol. 4 No. 2 September 2017, hal 1-8.
Udoyono, Kodar. (2012). E-procurement dalam Pengadaan Barang dan Jasa untuk Mewujudkan Akuntabilitas di Kota Yogyakarta. Jurnal Studi Pemerintahan, Vol.3 No.1 Februari 2012, hal 135-171.
Unit Layanan Pengadaan (ULP) Universitas Lampung. (2017). Laporan Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Universitas Lampung Tahun Anggaran 2014. Bandar Lampung.
Wasistiono, Sadu. (2003). Kapita Selekta Manajemen Pemerintahan Daerah. Bandung: CV Fokus Media.
Yuwinanto, Helmy Prasetyo. (2013). Implementasi E-Procurement pada Pemerintah Kota Surabaya. Jurnal Jejaring Administrasi Publik, Nomor 1, Th V Januari-Juni 2013, Hal 212-231.
Zainudin, Ahmad. (2012). Aplikasi Pengelolaan Sumber Daya Manusia. Jurnal STIMIK MDP Palembang, Vol 2 Tahun 2012, hal 16-28.
www.lkpp.go.id
Danim, Sudarwan. (1997). Pengantar Studi Penelitian Kebijakanâ€. Jakarta: Bumi Aksara.
Hanafi, Syafik Mahmadah. (2008). Analisis Efisiensi Bank Umum Syariah di Indonesiaâ€. Tesis Magister Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga. Yogyakarta.
Hidayat, Rahmat. (2015). Penerapan e-Procurement Dalam Proses Pengadaan Barang Dan Jasa Pemerintah Guna Mendukung Ketahanan Tata Pemerintahan Daerah. Jurnal Ketahanan Nasional, Volume 21 No. 2, 25 Agustus 2015, hal 118-127.
Ikhsan, Nur. (2018). Tata Laksana E-Procurement di Kabupaten Pangkajene Dan Kepulauan. Jurnal Administrasi Publik Kolaborasi, Volume 4 Nomor 3 Desember 2018, Hal 309-322.
Nurchana, Arindra Rossita Arum. (2018). Efektivitas E-Procurement Dalam Pengadaan Barang/Jasa (Studi Terhadap Penerapan E-Procurement Dalam Pengadaan Barang/Jasa di Kabupaten Bojonegoro). Jurnal Administrasi Publik (JAP), Vol. 2, No. 2, Hal. 355 -359.
Osborne, David and Ted Gaebler. (1992). Reinventing Government: How the Entrepreneural Spirit Is Transforming the Public Sector from Schoolhouse to Statehouse. City Hall to Pentagon, Reading, MA: Addison Wesley
Pauntru, Febri Jacob. (2017). Implementasi E-Procurement Dalam Rangka Peningkatan Kualitas Pengadaan Barang dan Jasa di Disfaslanal. Jurnal Strategi Pertahanan Laut, Vol 3 No 3 (2017) Hal 1-26.
Putri, Zarina Dwi. (2016). Implementasi Kebijakan E-Procurement Pengadaan Barang dan Jasa Pada Lembaga Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Provinsi Sulawesi Tengah. e Jurnal Katalogis, Volume 4 Nomor 8 Agustus 2016, hlm 164-174.
Restianto, Yanuar E. (2012). Implementasi E-Procurement pada Satuan Kerja Pemerintah/Daerah. Purwokerto: Layanan Pengadaan Secara Elektronik Universitas Jendral Soedirman.
Sawidar. (2018). Analisis Faktor-Faktor Penerapan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Secara E-Procurement Terhadap Penyerapan Anggaran Di Kota Sabang. Jurnal Arsip Rekayasa Sipil dan Perencanaan, Vol. 1 (1), hal 151-160.
Sugiyono. (2007). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif dan RD. Bandung. Penerbit Alfabeta.
Sutedi, Adrian. (2012). Aspek Hukum Pengadaan Barang & Jasa dan Berbagai Permasalahannya (Edisi 2). Jakarta: Sinar Grafika.
Takeshima, Kazuhiko. (2005). The Leasson from Experience af Antimonopoly Act in Japan and the Future of Competition Laws and Policies in East Asia. Disajikan dalam The 2nd East Asia Conference on Competition Law and Policie (Toward Effective Implementation of Competition Policies in Easr Asia). Bogor, 3-5 Mei 2005.
Tefa, Yakobus. (2009). Korupsi dalam Pengadaan Barang/Jasa Secara Elektronik. Jakarta: Indonesia Procurement Watch.
Terry, George dan Laslie W. Rue. (2003). Dasar-Dasar Manajemen (Alih Bahasa G.A Ticoalu). Jakarta: Bina Aksara.
Tuslaela. (2017). Kajian Penerapan E-Procurement dengan Metode Kualitatif Deskriptif Komparatif Pada PT. Pembangunan Jaya Ancol tbk. Jurnal PROSISKO, Vol. 4 No. 2 September 2017, hal 1-8.
Udoyono, Kodar. (2012). E-procurement dalam Pengadaan Barang dan Jasa untuk Mewujudkan Akuntabilitas di Kota Yogyakarta. Jurnal Studi Pemerintahan, Vol.3 No.1 Februari 2012, hal 135-171.
Unit Layanan Pengadaan (ULP) Universitas Lampung. (2017). Laporan Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Universitas Lampung Tahun Anggaran 2014. Bandar Lampung.
Wasistiono, Sadu. (2003). Kapita Selekta Manajemen Pemerintahan Daerah. Bandung: CV Fokus Media.
Yuwinanto, Helmy Prasetyo. (2013). Implementasi E-Procurement pada Pemerintah Kota Surabaya. Jurnal Jejaring Administrasi Publik, Nomor 1, Th V Januari-Juni 2013, Hal 212-231.
Zainudin, Ahmad. (2012). Aplikasi Pengelolaan Sumber Daya Manusia. Jurnal STIMIK MDP Palembang, Vol 2 Tahun 2012, hal 16-28.
www.lkpp.go.id
Downloads
Published
2020-01-01
Issue
Section
Artikel
License
Authors Who Publish whit this journal agree to the following term :
Copyright on any article is retained by the Journal
- Author grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this;
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal;
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work;
- Every accepted manuscript should be accompanied by Copyright Transfer Agreement (CTA), prior to the article publication. CTA can be downloaded here;
=====================================================================================================
Penulis yang mempublikasikan naskahnya pada Jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
Hak cipta pada setiap artikel adalah milik jurnal.
- Penulis mengakui bahwa Jurnal ARISTO berhak sebagai mempublikasikan pertama kali dengan bekerja secara bersamaan dibawah Creative Commons Attribution License yang memungkinkan orang lain untuk membagi pekerjaan dengan pengakuan dari pengarang dan publikasi pertama dalam jurnal ARISTO;
- Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif  dari naskah yang telah terbit di jurnal ini kedalam versi yang lain (misal: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi kedalam buku, dll), dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertamakali pada Jurnal ARISTO;
- Penulis diperbolehkan dan didorong untuk mengirimkan pekerjaan mereka secara daring (misal melalui respositories atau website instansi penulis) sebelum atau selama proses pengiriman pada Jurnal ARISTO berlangsung, ini dapat menjadikan pertukaran informasi yang sangat produktif, dan serta menjadikan kutipan yang banyak dari publikasi;
- Setiap naskah yang diterima wajib menyertakan Perjanjian Pemindahan Hakcipta (Copyright Transfer Agreement/CTA), sebelum artikel diterbitkan. CTA dapat diunduh di sini
