Efektivitas dana desa untuk pengembangan potensi ekonomi berbasis partisipasi masyarakat di Desa Bangunjiwo

Muhammad Eko Atmojo* -  Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Indonesia
Helen Dian Fridayani -  Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Indonesia
Aulia Nur Kasiwi -  Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Indonesia
Mardha Adhi Pratama -  Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Indonesia

DOI : 10.24269/ars.v5i1.423

Community empowerment is part of economic development in Indonesia. As one of strategy to empower the community is by establishing the rulal allocation fund by government as mentioned on “Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014” about rural. Therefore, the “Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014” came along with rural allocation fund hopefully might be able to increase the participation of rural community to developing economic condition in order to establish community prosperity. This research used the qualitative method, obesrvation, interview, also documentation. This research aim to analyze the effectiveness of rural fund allocation toward society empowerment, particularly in economic aspect based on community participation in Bangunjiwo Village. Therefore, this research shows that first, the utilization rural fund allocation is most effective for development of economic potential. Second, Bangujiwo Village provider the training for community’s activity ini order to increasing the economic potential. The last, the mainly economic potential in Bangujiwo Village is called “Kajigelem”.
Keywords
Community Participation, Community Empowerment, Economic Potential and Rural Allocation Fund.
  1. Desleani, Andaria. (2011). Pengembangan Masyarakat Desa Melalui Dana Desa. Jakarta: Gramedia.
  2. Putra, Chandra Kusuma dkk. (2013). Pengelolaan Alokasi Dana Desa Dalam Pemberdayaan Masyarakat Desa (Studi Pada Desa Wonorejo Kecamatan Singosari Kabupaten Malang). Jurnal Administrasi Publik Vol. 1 No 6.
  3. Sugiyono, (2014). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
  4. Sujiono. P. (2006). Manajemen Pelayanan Publik. Jakarta: Cendekia.
  5. Wahjudin, Sumpeno. (2011). Perencanaan Desa Terpadu. Banda Aceh, Reinforcement Action and Development
  6. Artikel Ilmiah:
  7. Biro Analisa Anggaran dan Pelaksanaan APBN – SETJEN DPR RI. Artikel ilmiah: Dana Desa: Alokasi Dan Potensi Inefektivitasnya. Jakarta
  8. Produk Hukum:
  9. Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa
  10. Daftar Isian Tingkat Perkembangan Desa dan Kelurahan pada Tahun 2014. Desa Bangunjiwo
  11. Daftar Isian Tingkat Perkembangan Desa dan Kelurahan pada Tahun 2015. Desa Bangunjiwo
  12. Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Nomor 05 tahun 2015 tentang Penetapan Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2015. Jakarta: Lembaran Negara
  13. Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, No 21 tahun 2015 tentang Penetapan Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2016.
  14. Website:
  15. Badan Pusat Statistik. (2013). Jumlah Penduduk Miskin dan Prosentase Penduduk Miskin di Indonesia. Diperoleh di http://www.bps.go.id/.
  16. www.pendagkop.bantulkab.go.id Laporan Akuntabilitas Kinerja Pemerintah (LAKIP) tahun 2014.http://perindagkop.bantulkab.go.id/filestorage/dokumen/2016/10/disperindagkop_lakip_2014.pdf
  17. Pertumbuhan Ekonomi tak Merata, Pengamat: Akibat Ketimpangan Infrastruktur diakses dari http://www.republika.co.id/berita/ekonomi/makro/15/05/07/nny3e7-pertumbuhan-ekonomi-tak-merata-pengamat-akibat-ketimpangan-infrastruktur pada tanggal 17 April 2017, pukul 09.30 WIB.

Full Text:
Article Info
Submitted: 2017-04-22
Published: 2017-01-01
Section: Artikel
Article Statistics: 407 2330