OPINI PUBLIK TERHADAP PERAN MEDIA DALAM MELESTARIKAN BUDAYA (Studi pada Program Acara Budaya di Radio Gema Surya Dan Radio Duta Nusantara Ponorogo)

Eli Purwati* -  Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Ponorogo, Indonesia

DOI : 10.24269/ars.v3i1.10

Radio siaran diberi julukanThe Fifth Estate disebabkan daya kekuatan nya dalam mempengaruhi masa khalayak. Ini disebabkan beberapa factor, yakni: Daya langsung adalahuntuk mencapai sasarannya pendengar, isi program yang akan disampaikan tidaklahmengalami proses yang komplek. Daya tembus factor lain yang menyebabkan radio dianggapmemiliki kekuatan kelima ialah daya tembus radio siaran, dalam arti kata tidak mengenaljarak dan rintangan.Radio Gema Surya dan Radio Duta Nusantara merupakan radio yangsudah terdaftar di PRSSNI (Persatuan Radio Siaran Swasta Nasional Indonesai) memilikitanggung jawab yang besar terhadap masyarakat dengan program yang disajikan. Opinipendengar merupakan kekuatan pada diri pendengar untuk memberikan perhatian pada suatuobjek dan suatu aktifitas yang di munculkan dalam siaran (Dan Nimmo, 1998: 12). Dan yangmenjadi pengaruh cukup besar terhadap opini pendengar pada siaran radio adalah kesukaanpendengar.Dari pemaparan diatas maka peneliti mengambil judul OPINI PUBLIKTERHADAP PERAN MEDIA DALAM MELESTARIKAN BUDAYA (Studi Pada ProgramAcara Budaya di Radio Gema Surya Dan Radio Duta Nusantara Ponorogo) denganmenggunakan metode Deskriptif Kualitatif. Menggunakan rumus nya Yamane dalammenggali Data. Opini pendengar merupakan kekuatan pada diri pendengar untuk memberikan perhatian pada suatu objek dan suatu aktifitas yang di munculkan dalam siaran (Dan Nimmo, 1998: 12). Dan yang menjadi pengaruh cukup besar terhadap opini pendengar pada siaran radio adalah kesukaan pendengar. Kesukaan dapat berupa dari kepercayaan, perasaan maupun tindakan terhadap program acara Budaya.

Keywords
Opini Publik, Peran Media Dan Pelestarian Budaya
  1. ____________________ 1993, Ilmu, Teori dan Filsafat Komunikasi, PT.Remaja Rosdakarya,
  2. Bandung
  3. ____________________1991, Radio Siaran Teori dan Praktek; Mandar Maju, Bandung.
  4. Friedrich Nauman Stiftung, 2000, Politik dan Radio, Buku pengantar Bagi jurnalis Radio, Jakarta, PT. Sembrani Aksara Nusantara
  5. Jalaluddin Rakhmat, 1995. .Metode Penelitian Komunikasi,Bandung: Remaja Rosdakarya
  6. Mc Quail, Dennis, 1996, Teori Komunikasi Massa; Erlangga, Jakarta.
  7. Nimmo, Dan, 1989, Komunikasi Politik, Khalayak dan Efek;Rosdakarya, Bandung.
  8. Nurudin, 2004, Sistem Komunikasi Indonesia, Remaja Rosdakarya, Bandung.
  9. Onong Uchjana Effendy, Prof. Drs. MA., 1986, Ilmu Komunikasi Teori dan Praktek, PT. Remaja Rosdakarya, Bandung.

Full Text:
Article Info
Submitted: 2016-02-22
Published: 2016-02-22
Section: Artikel
Article Statistics: 590 2838
Citation :