Peran Wawasan Nusantara dalam Mencegah Konflik Budaya
DOI:
https://doi.org/10.24269/jpk.v11i1.12579Abstrak
Kajian ini membahas fungsi Wawasan Nusantara sebagai instrumen pencegahan konflik yang bersumber dari perbedaan budaya di Indonesia. Dengan masyarakatnya yang multikultural, yang dicirikan oleh ratusan suku bangsa dan beragam bahasa daerah, Indonesia menghadapi tantangan yang signifikan dalam menjaga persatuan nasional di tengah keberagaman tersebut. Gesekan antarbudaya seringkali muncul akibat perbedaan sistem nilai, benturan kepentingan, dan kurangnya kesadaran nasional. Kajian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan memanfaatkan kajian pustaka dari berbagai dokumen hukum dan literatur yang relevan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penerapan prinsip-prinsip Wawasan Nusantara, yang mencakup persatuan nasional, saling menghormati, dan pemerataan kesejahteraan, dapat memperkuat kohesi nasional dan mengantisipasi konflik lintas budaya. Pengakuan terhadap sistem hukum adat dan penerapan nilai-nilai lokal telah terbukti meningkatkan kredibilitas lembaga hukum sekaligus menjaga keseimbangan dalam kehidupan bermasyarakat. Namun, implementasinya masih menghadapi kendala seperti terbatasnya pengetahuan masyarakat tentang konsep ini dan dampak globalisasi. Oleh karena itu, diperlukan upaya penguatan melalui sistem pendidikan yang menghargai keberagaman dan kebijakan publik yang mengutamakan prinsip keadilan sosial
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Anastasia Saputri Klau, Fredik Lambertus Kollo, Anjulin Yonathan Kamlasi, Rosalinda Ina Tulit, Yohanes P. Banase

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

berada dibawah lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






