Pemanfaatan Limbah Organik Sebagai bahan Pupuk Cair untuk Meningkatkan Harga Jual di Desa Sidomukti Kecamatan Plaosan

Nurul Hidayah* -  Universitas Muhammadiyah Ponorogo, Indonesia
Nuraini Nuraini -  Universitas Muhammadiyah Ponorogo, Indonesia
Lilis Sumaryant -  Universitas Muhammadiyah Ponorogo, Indonesia

DOI : 10.24269/jteb.v5i1.11583

Limbah sayur merupakan salah satu jenis limbah organik yang melimpah dan sering dianggap sebagai sampah yang tidak berguna. Padahal, limbah ini memiliki potensi besar untuk diolah menjadi pupuk organik cair yang ramah lingkungan. Namun, pengelolaan limbah sayur di masyarakat masih menghadapi berbagai tantangan, seperti volume limbah yang besar, kapasitas pengolahan yang terbatas, serta dampak negatif berupa bau tidak sedap yang dapat mengundang penyakit. Desa Sidomukti, Kecamatan Plaosan  Kabupaten Magetan, merupakan daerah pertanian dengan komoditas utama  berupa sayur-mayur. Ketika harga sayuran anjlok, limbah sayur yang tidak terjual sering kali dibuang begitu saja, sehingga menimbulkan permasalahan lingkungan. Kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai pengolahan limbah sayur menjadi salah satu faktor utama yang menyebabkan permasalahan ini belum teratasi dengan baik. Oleh karena itu, penelitian  ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah sayur sebagai bahan pupuk cair guna mengurangi pencemaran lingkungan serta memberikan solusi yang berkelanjutan bagi masyarakat Desa Sidomukti. Dengan pemanfaatan limbah sayur sebagai pupuk cair, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengelola limbah organik serta memberikan manfaat ekonomi bagi petani setempat.

Keywords
Limbah sayur, pupuk cair, pengelolaan limbah, Desa Sidomukti, pertanian berkelanjutan.
  1. Ichwan, B., Zulkarnain, Adriani, Eliyanti, & Irianto. (2024). Teknologi Pengolahan Limbah Sayur dan Buah menjadi Pupuk Organik Cair dan Biopestisida di Desa Kasang Kota Karang. Jurnal Karya Abdi Masyarakat, 7(2), 49–54.
  2. Pertanian, L. (2007). Pemanfaatan limbah sayuran dan buah-buahan sebagai pupuk organik cair dan pakan ternak. http://jakarta.litbang.pertanian.go.id.
  3. Prasasti, A. N., Fajar, D. R., Aulia, F., Afiqoh, N., & Nur, I. (2024). Pelatihan Pengolahan Pupuk Organik Cair Dari Limbah Sayur di Desa Ngampel Wetan Kabupaten Kendal Training on Processing Liquid Organic Fertilizer from Vegetable Waste in Ngampel Wetan Village , Kendal Regency. 3.
  4. Santoso, A. . (2022). Effect of Dosage and Time Interval of Application of Liquid Organic Fertilizer Gamal Leaves on Growth and Yield of Mustard Plants (Brassica Juncea L.). Agaricus : Advances Agriculture Science & Farming, 1(3), 27–13. https://doi.org/10.32764/agaricus.v1i3.2435
  5. Waluyo, T. (2020). Optimasi pengomposan limbah sayuran pasar minggu sebagai sumber pupuk organik. Ilmu Dan Budaya, 41(70), 8275–8297.

Full Text:
Article Info
Submitted: 2025-02-19
Published: 2025-03-22
Section: Articles
Article Statistics: