SELF EFFICACY ORANG TUA DALAM MERAWAT ANAK KANKER: SEBUAH STUDI KUANTITATIF DI RUMAH SINGGAH KANKER ANAK
DOI:
https://doi.org/10.24269/ijhs.v7i1.4480Abstract
Pendahuluan: Saat ini kanker menjadi penyakit serius yang mengancam kesehatan anak di dunia. Dari seluruh kasus yang ada memperkirakan empat persen diantaranya adalah kanker pada anak, hal ini tentu saja berdampak terhadap keberadaan orang tua sebagai pendamping bagi anak yang sedang sakit dan anak membutuhkan waktu yang panjang untuk menjalani masa pengobatan dan perawatan berkelanjutan, tentu saja orang tua dengan anak kanker harus memiliki self efficacy yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran self efficacy pada orang tua dalam merawat anak kanker di Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia Kota Bandung. Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriftif kuantitatif dengan teknik total sampling melibatkan 30 orang tua sebagai responden. Data penelitian dikumpulkan menggunakan kuesioner tertutup berdasarkan teori self efficacy milik Bandura. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan 70,0% responden memilki self efficacy rendah dan sebagian responden yang lain berada pada kategori tinggi 30,0%. Salah satu upaya untuk meningkatkan self efficacy pada orang tua yaitu dengan memberikan motivasi dan dukungan dari perawat maupun orang terdekat.
Â
Downloads
References
American Cancer Society. (2015). Cancer Facts & Figures 2015. Atlanta: American Cancer Society. dikutip dari https://www.cancer.org pada tanggal 26 Februari 2018.
Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Edisi Revisi 2010. Jakarta: PT Rhineka Cipta.
Bandura, Albert. (1994). Self Efficacy: The Exercise Of Control. United States Of America. W. H. Freeman And Company. dikutip dari https://books.google.com pada tanggal 26 Februari 2018.
Bandura, Albert. (1997). Self Efficacy: The Exercise Of Control. United States Of America. W. H. Freeman And Company. dikutip dari https://books.google.com pada tanggal 26 Februari 2018.
Elcigil, A., & Conk, Z. (2010). Determining The Burden Of Mothers With Children Who Have Cancer. dikutip dari http://www.deu.edu pada tanggal 26 Februari 2018.
Feist, Jess Dan Gregory J. Feist. (2010). Teori Kepribadian. Jakarta: Selemba Humanika.
Ghufron et al. (2010). Teori-Teori Psikologi. Jogjakarta: Ar- Ruzz Media Group.
Gist, M. E. Dan R. T. Mitchell. (1992). Self-Efficacy: A Theoritical Analysis Of Its Determinants And Malleability. Academy Of Management Review. Dikutip dari https://www.jstor.org pada tanggal 26 Februari 2018.
Hidayat. (2008). Keperawatan dan Teknik Penulisan Ilmiah. Jakarta: Salemba Medika.
Kementrian Kesehatan RI. (2011). Buku Saku Penemuan Dini Kanker Pada Anak. dikutip dari http://pptm.depkes.go.id pada tanggal 26 Februari 2018.
Lianto. (2013). Aktualisasi Teori Hierarki Kebutuhan Abraham H. Maslow Bagi Peningkatan Kinerja Individu Dalam Organisasi. Jurnal Ilmiah Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Dharma Pontianak. dikutip dari http://journal.widyadharma.ac.id pada tanggal 27 Februari 2018.
Nabilah. (2016). Gambaran Self Efficacy Ibu Dengan Anak Yang Sedang Menjalani Pengobatan Tuberkulosis Di Poliklinik Spesialis Anak RSUD Cibabat Cimahi. Jurnal Keperawatan Jiwa. Volume 4, No. 1, Mei 2016; 21-30. Dikutip dari https://ppnijateng.org pada tanggal 26 Februari 2018.
Notoatmodjo, S. (2010). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Notoatmodjo, S. (2012). Metodologi Penelitian Kesehatan Cetakan Ketiga. Jakarta: Rineka Cipta.
Nurhidayah et al., (2016). Kualitas Hidup Pada Anak Dengan Kanker. Jurnal Keperawatan Universitas Padjadjaran. dikutip dari http://jkp.fkep.unpad.ac.id pada tanggal 2 Maret 2018.
Nursalam. (2013). Konsep Penerapan Metode Penelitian Ilmu Keperawatan. Jakarta: Rineka Cipta.
OMNI Magazine. (2017). Kanker Anak Bisa Dicegah Dan Dapat Diupayakan Sembuh. OMNI Hospital Group: Pusat Kreatif Femina. dikutip dari https://www.omni-hospitals.com pada tanggal 26 Februari 2018.
Riyanto, Agus. (2010). Metodologi Penelitian Kesehatan. Yogyakarta: Nuha Medika.
Streisand, Randi et al., (2005). Pediatric Parenting Stress Among Parents of Children with Type 1 Diabetes: The Role of Self-Efficacy, Responsibility, and Fear. Journal of Pediatric Psychology. Vol. 30. No.6.
Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif, dan R & D. Bandung: Alfabeta
Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif, dan R & D. Bandung: Alfabeta
Umiati et al., (2010). Gambaran Kualitas Hidup Anak Usia 16-18 Tahun Yang Menjalani Kemoterapi Di Rumah Sakit Kanker Dharmais Jakarta Barat. Indonesia Journal Of Cancer. Vol 4, (2), 45-48 diakses pada tanggal 26 Februari 2018.
Wenaret et al., (2008). Developmental Psychopatology From Infancy Through Adolescence. New York: Mcgraw-Hill. dikutip dari https://www.researchgate.net pada tanggal 26 Februari 2018.
Yayasan Kanker Indonesia. (2008). Informasi Dasar Tentang Kanker: Pedoman Bagi Penyuluh Kanker. dikutip dari http:/kankerindo.org pada tanggal 26 Februari 2018.
Yayasan Pita Kuning Anak Indonesia. (2013). Community For Children With Cancer. dikutip dari http://www.ypkai.or.id pada tanggal 26 Februari 2018.
Yunita, P. D. (2012). Pengaruh Efek Samping Kemoterapi Terhadap Gangguan Konsep Diri Pasien Kanker Di RSUP H. Adam Malik Medan. Jurnal Keperawatan Universitas Sumatera Utara. dikutip dari http://digilibuniversitassuaterautara.ac.id. Pada tanggal 26 Februari 2018.
Yurhansyah, A. F. (2016). Hubungan Antara Efikasi Diri Dengan Kualitas Hidup Pada Penderita Penyakit Kanker (Doctoral Dissertation, UII). dikutip dari https://dspace.uii.ac.id. pada tanggal 26 Februari 2018.
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
Authors who publish with Indonesian Journal for Health Sciences (IJHS) agree to the following terms:
1. Copyright and License
The copyright of articles published in the Indonesian Journal for Health Sciences is transferred to and held by the journal/publisher. Authors agree to transfer the copyright of their accepted articles to the Indonesian Journal for Health Sciences. All published articles are distributed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC BY-SA) license. This license allows others to share, adapt, and build upon the work in any medium or format, including for commercial purposes, provided that appropriate credit is given to the original source and that any derivative works are distributed under the same license..
2. Author Rights
Authors are permitted and encouraged to share their work online (e.g., in institutional repositories, personal websites, or academic networking platforms) before and during the submission process, as this can lead to productive academic exchanges and increased citation of the published work. Authors may archive the pre-print, post-print, or publisher’s PDF version of their article with an acknowledgment of its initial publication in Indonesian Journal for Health Sciences.
3. Copyright Transfer Agreement
Indonesian Journal for Health Sciences requires authors to complete and sign a formal Copyright Transfer Agreement (CTA) form before publication. The form confirms that the submitted work is original, has not been published elsewhere, and that all authors agree to transfer the publication rights to the journal for the purpose of dissemination and indexing.
The form can be downloaded here

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


