FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI (SADARI) PADA REMAJA PUTRI KELAS X
DOI:
https://doi.org/10.24269/ijhs.v6i1.4355Abstract
SADARI merupakan tindakan deteksi kanker payudara sedini mungkin yang dapat dilakukan oleh perempuan, deteksi dini kanker payudara dapat menekan angka kematian sebesar 25-30%. Hasil studi pendahuluan Terdapat 4 dari 6 remaja putri mengatakan tidak pernah melakukan SADARI sama sekali, sedangkan 2 remaja putri pernah melakukan tapi sesekali. Penelitian ini untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi perilaku Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) Pada Remaja Putri Kelas X di SMK Negeri 2 Karawang. Jenis penelitian ini adalah survey kuantitatif, pengumpulan data dilakukan secara cross sectional dengan menyebarkan kuesioner. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Remaja Putri Kelas X SMK Negeri 2 Karawang. Sampel Penelitian ini adalah total populasi dengan jumlah sampel 150 responden. Analisis statistik yang digunakan adalah distribusi frekuensi, chi square dan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 84% responden memiliki perilaku untuk tidak melakukan SADARI. Variabel yang berhubungan signifikan adalah sikap, riwayat keluarga, informasi media, pengaruh keluarga. Variabel yang paling dominan adalah informasi media massa nilai OR 16,295 Artinya responden yang terpapar informasi media mempunyai peluang 16 kali untuk melakukan SADARI dibandingkan responden yang tidak terpapar informasi media. Disimpulkan bahwa perlu adanya upaya dari pihak sekolah untuk mengadakan penyuluhan dari petugas kesehatan tentang kesehatan reproduksi khususnya tentang SADARI, deteksi dini kanker payudara.
Downloads
References
[2] R. Rivanica and K. P. Dayanti, “Tingkat pengetahuan dan sikap remaja putri dengan perilaku periksa payudara sendiri (SADARI),†J. ’Aisyiyah Med., vol. 5, no. 2, pp. 244–252, 2020.
[3] Kemenkes RI, “hari kanker sedunia 2019,†2019.
[4] Dinkes provinsi jabar, “Kegiatan deteksi dini terhadap kanker serviks dan kanker payudara,†2017.
[5] Dinkes Kabupaten karawang, Dinkes Kabupaten Karawang. 2019.
[6] P. Sari, S. Sayuti, M. Ridwan, L. O. Rekiaddin, and A. Anisa, “Hubungan antara Pengetahuan dan Dukungan Tenaga Kesehatan dengan Perilaku Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) pada Wanita Pasangan Usia Subur (PUS),†Perilaku dan Promosi Kesehat. Indones. J. Heal. Promot. Behav., vol. 2, no. 2, p. 31, 2020, doi: 10.47034/ppk.v2i2.4132.
[7] N. Anggraini, “Hubungan Karakteristik dan Dukungan Tenaga Kesehatan Dengan Perilaku Wanita Usia Subur (WUS) Tentang Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) Untuk Deteksi Dini Kanker Payudara di Relationship Characteristics and Support Health Workers With Fertile Age W," vol 6,no. 2, pp. 68-73, 2017.
[8] A. D. Wardhani, L. D. Saraswati, M. S. Adi, M. Peminatan, E. Kesehatan, and F. K. M. U. Semarang, “Gambaran Pengetahuan Remaja Putri Tentang Sadari Dan Praktik Pemeriksaan Payudara Sendiri,†J. Kesehat. Masy., vol. 5, no. 1, pp. 180–185, 2017.
[9] F. E. B. Setyawan, S. Rahmawati, and N. Fatmawati, “Analisis Faktor Perilaku terhadap Deteksi Dini Tumor Payudara dengan Tindakan SADARI pada Siswi SMA di Kota Malang,†Herb-Medicine J., vol. 2, no. 2, p. 79, 2019, doi: 10.30595/hmj.v2i2.5629.
[10] Notoatmodjo, Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta., 2014.
[11] R. Angrainy, A. Kebidanan, and H. Pekanbaru, “Hubungan pengetahuan, sikap tentang sadari dalam mendeteksi dini kanker payudara pada remaja,†vol. 2, no. June, pp. 232–238, 2017.
[12] D. Wahyuni, E. Edison, and W. A. Harahap, “Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Sikap terhadap Pelaksanaan SADARI pada Ibu Rumah Tangga di Kelurahan Jati,†J. Kesehat. Andalas, vol. 4, no. 1, pp. 89–93, 2015, doi: 10.25077/jka.v4i1.205.
[13] N. Sya’bin and W. Warsiti, “Impact of cervical cancer counseling on the attitudes of fertile age women early detection in Padokan Lor Hamlet, Tirtonirmolo Village,†Int. J. Heal. Sci. Technol., vol. 1, no. 3, pp. 63–67, 2020, doi: 10.31101/ijhst.v1i3.1213.
[14] E. W. Faida, “Analisa Pengaruh Faktor Usia, Status Pernikahan Dan Riwayat Keluarga Terhadap Pasien Kanker Payudara Di Rumah Sakit Onkologi Surabaya,†J. Manaj. Kesehat. Yayasan RS.Dr. Soetomo, vol. 2, no. 1, p. 1, 2016, doi: 10.29241/jmk.v2i1.46.
[15] Niluh Putu Sukarni, “Determinan Praktik Pemeriksaan Payudara Sendiri,†J. Bid. Ilmu Kesehat., vol. Vol 11, No, 2015.
[16] R. Siregar, “Determinan Praktik Pemeriksaan Payudara Sendiri ( Sadari ) Pada Siswi Kelas Xi Smu Negeri 3 Karawang Breast Self Examination Practice Determinants ( Bse ) To Student in Class Xi Public Senior High School 3 Karawang,†no. 1, 2019.
[17] H. Nurhayati, Zaenal Arifin, “Analisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian kanker payudara,†Holistik J. Kesehat., vol. 13, no. 2, pp. 175–185, 2019.
[18] R. Lestari, “hubungan siklus haid yang pertama kali dengan kanker payudara,†2020.
[19] Nurhadiyah, R. K. Dewi, and Sutrisni, “Hubungan Sumber Informasi Terhadap Pengetahuan Sadari Pada Remaja Putri Kelas X Di Smk Pgri 03 Kota Kediri Tahun 2020,†J. Kesehat. Mhs. UNIK, vol. 2, no. 1, pp. 66–76, 2020.
[20] P. Studi, I. Keperawatan, F. I. Kesehatan, and U. M. Surabaya, “DUKUNGAN KELUARGA DENGAN PERILAKU PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI ( SADARI ) PADA REMAJA The incidence of breast cancer is a serious health problem in the world , including,†vol. 3, no. 1, pp. 5–8, 2018.
[21] H. L. Fitriyani, Eka, “Faktor Determinan Perilaku Pemeriksaan Payudara Sendiri (Sadari) Pada Mahasiswi Kesehatan Masyarakat, Universitas Ahmad Dahlan Eka Fitriyani 1 , Lina Handayani 2 1,2,†vol. 14, no. 1, pp. 87–98, 2021.
[22] I. Arfan et al., “JUMANTIK,†vol. 7, no. 2, pp. 16–25, 2020.
Downloads
Additional Files
Published
Issue
Section
Citation Check
License
Authors who publish with Indonesian Journal for Health Sciences (IJHS) agree to the following terms:
1. Copyright and License
The copyright of articles published in the Indonesian Journal for Health Sciences is transferred to and held by the journal/publisher. Authors agree to transfer the copyright of their accepted articles to the Indonesian Journal for Health Sciences. All published articles are distributed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC BY-SA) license. This license allows others to share, adapt, and build upon the work in any medium or format, including for commercial purposes, provided that appropriate credit is given to the original source and that any derivative works are distributed under the same license..
2. Author Rights
Authors are permitted and encouraged to share their work online (e.g., in institutional repositories, personal websites, or academic networking platforms) before and during the submission process, as this can lead to productive academic exchanges and increased citation of the published work. Authors may archive the pre-print, post-print, or publisher’s PDF version of their article with an acknowledgment of its initial publication in Indonesian Journal for Health Sciences.
3. Copyright Transfer Agreement
Indonesian Journal for Health Sciences requires authors to complete and sign a formal Copyright Transfer Agreement (CTA) form before publication. The form confirms that the submitted work is original, has not been published elsewhere, and that all authors agree to transfer the publication rights to the journal for the purpose of dissemination and indexing.
The form can be downloaded here

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


