EVALUASI PROSES PROGRAM POBINDU-PTM RAJAWALI BERBASIS DANA DESA DI DESA SUMBERTEBU KECAMATAN BANGSAL - MOJOKERTO

Yudha Laga Hadi Kusuma* -  STIKes Majapahit Mojokerto, Indonesia
Dwiharini Puspitaningsih -  Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Majapahit, Mojokerto, Indonesia
Eka Diah Kartiningrum -  Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Majapahit, Mojokerto, Indonesia

DOI : 10.24269/ijhs.v4i1.2332

Penyakit Tidak Menular (PTM) masih menjadi penyebab utama kematian di negara berkembang seperti Indonesia. Untuk alasan ini, upaya pencegahan diperlukan untuk mengendalikan risiko PTM, salah satunya adalah Posbindu-PTM. Desa Sumbertebu telah menerapkan Posbindu-PTM sejak 2017 dengan dana dari Dana Desa (DD). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan proses yang sedang berlangsung dari program Posbindu-PTM Rajawali Desa Sumbertebu. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan analitik deskriptif, dengan melakukan wawancara mendalam, proses reduksi, penyajian data, penarikan kesimpulan, pengujian validitas menggunakan triangulasi sumber dan pengecekan ulang hasil penelitian atau audit. Penelitian ini dilakukan pada bulan November 2019. Variabel penelitian adalah evaluasi proses yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, implementasi dan pemantauan. Informan dipilih dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan anggaran dan SDM cukup baik, tetapi jumlah anggaran setiap tahun masih tidak tetap. Pengorganisasian hasilnya baik karena ada Surat Keputusan (SK) Kader, pelaksanaan Posbindu-PTM cukup bagus, tetapi sempat terhenti karena kehabisan alat untuk tes darah. Sistem pemantauan tidak optimal karena belum dilakukan secara berkala dan terus menerus.
Keywords
Evaluasi Proses; Posbindu-PTM; Dana Desa
  1. A. Ambarwati and F. Ferianto, “Evaluasi Pelaksanaan Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (POSBINDU PTM),” J. Profesi Keperawatan, vol. 6, no. 1, 2019.
  2. R. D. Yani, J. T. Wahyudi, and S. Suratun, “Pengaruh Senam Hipertensi Terhadap Kualitas Tidur Pasien Dengan Hipertensi Di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang,” Indones. J. Heal. Sci., vol. 3, no. 2, pp. 88–95, 2019.
  3. Wulan Dendy Alviana Suhbah, C. Suryawati, and W. Kusumastuti, “Evaluasi Pelaksanaan Program Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (POSBINDU PTM) Puskesmas Sukolilo I Kabupaten Pati,” Concept Commun., vol. 7, no. 4, pp. 647–657, 2019, doi: 10.15797/concom.2019..23.009.
  4. G. Sicilia, F. S. T. Dewi, and R. S. Padmawati, “Evaluasi Kualitatif Program Pengendalian Penyakit Tidak Menular Berbasis Posbindu Di Wilayah Kerja Puskesmas Muara Bungo I,” J. Kebijak. Kesehat. Indones. JKKI, vol. 7, no. 2, pp. 88–92, 2018.
  5. R. Febrianti, “Implementasi Pelaksanaan Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu Ptm) Di Puskesmas Pucang Sewu Kota Surabaya,” Publika, vol. 5, no. 5, 2017.
  6. Y. L. H. Kusuma, D. Puspitaningsih, A. Dwisyalfina, and E. Widayanti, “Pembentukan Program Pos Pembinaan Terpadu (POSBINDU) Penyakit Tidak Menular (PTM) Dengan Memanfaatkan Dana Desa Pemerintah Desa Ngrowo Kecamatan Bangsal–Mojokerto,” J. Pengabdi. Masy. Kesehat., vol. 4, no. 2, pp. 68–75, 2018.
  7. E. D. Kartiningrum, D. Puspitaningsih, Y. L. H. Kusuma, and V. N. Megawati, “Upaya Pembinaan Posbindu Penyakit Tidak Menular (PTM) Dusun Glonggongan Desa Sumber Tebu Bangsal Kabupaten Mojokerto,” Publ. Has. Penelit., no. 1, pp. 354–358, 2017.

Full Text:
Article Info
Submitted: 2020-01-13
Published: 2020-03-12
Section: Artikel
Article Statistics: