ALAT PENGENDALI DERAJAT PH PADA SISTEM HIDROPONIK TANAMAN PAKCOY BERBASIS ARDUINO UNO

nugroho tri cahyo sulistiyo* -  universitas islam kadiri kediri, Indonesia

DOI : 10.24269/mtkind.v13i1.1359

Salah satu alternatif bercocok tanam sayuran selain konvensional dan sebagai solusi masalah keterbatasan lahan di perkotaan, yaitu  dengan menerapkan metode tanam hidroponik Deep Flow Technique (DFT).Metode ini merupakanteknik budidaya tanaman tanpa menggunakan tanah, dimana pertumbuhan akar tanaman berada dalam larutan nutrisi hara. Seiring penerapan teknologi hidroponik timbul beberapa masalah baru yaitu kurang optimalnya hasil tanam.salah satu faktor yang mempengaruhi adalah parameter pH yang harus di pantau secara berkala. Artikel ini membahas tentang bagaimana merancang alat pengendali derajat pH secara otomatis dengan menerapkan  kontrol PID. Adapun perangakat kontrol meliputi mikrokontroler arduino uno, analog sensor pH, dan pompa peristaltik sebagai aktuator larutan asam atau basa. Performasi alat yang dirancang cukup baik dengan kesalahan rata-rata error pembacaan sensor pH 2,48%, Alat kendali mampu mempertahankan pH pada kisaran setpoint 6-7 dengan hasil tuning PID (Kp = 2.3, Ki=0.04, Kd=0.02) respon pertumbuhan tanaman pakcoy tinggi rata-rata 19,82 cm dan jumlah daun 14 helai terlihat warna daun lebih segar selama 30 HST.

Keywords
PID, Sensor pH, Deep Flow Technique, Pakcoy.
  1. [[1] Prastio, U. 2015, Panen Sayuran Setiap Hari, Yogyakarta: PT Agro Media Pustaka.
  2. Fahrudin, F. 2009, Budidaya Caisim (Brassica Juncea) menggunakanEkstrak Teh dan Pupuk Kascing, Skripsi, Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret, Surakarta.
  3. Perwitasari, B. dan Tripatmasari, M. Dan Wasonowati, C.2012. Pengaruh Media Tanam dan Nutrisi Terhadap Pertumbuhan Pakcoy (Brassica juncea) dengan sistem hidroponik. Jurnal Agrovigor,Vol.5,No.6,ISSN 1979 5777
  4. Harjadi, S.S. 1990, Dasar-Dasar Hortikultura, Departemen Budidaya Pertanian, Ipb,Bogor, Hal 506.
  5. Suhardiyanto, H. 2010, Teknologi Hidroponik untuk Budidaya Tanaman, Intitut Pertanian Bogor, Bogor
  6. Haryanto, 2006, Teknik Budidaya Sayuran Pakcoy (Sawi Mangkok), Jakarta: Penebar Swadaya.
  7. Arjuna, 2017, Pengontrolan Kadar pH air pada tanaman hidroponik berbasis mikrokontroller dengan metode PID, Teknik Elektro, Tugas Akhir, Politeknik Negeri Batam, Batam.
  8. Pancawati, D. dan Yulianto, A. 2016, Implementasi FLC Untuk Mengatur pH Nutrisi Pada Sistem Hidroponik Nutrient Film Technique (NFT), Jurnal Teknik, Vol.5, No.2, ISSN: 2302-2949.
  9. Adrianto, A.Y. dan Prasetyo H.N. 2015, Rancang Otomasi Kontrol Temperatur Dan PH Air pada kebun Hidroponik Selada Kriting, Teknik Industri,Tugas Akhir, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya.
  10. Fakhruzaini, M dan Aprilianto, H. 2017, Sistem otomasi pengontrolan volume dan pH air pada hidroponik, Jurnal Teknik Informatika, Vol. 6, No.2:1311-1448
  11. Chadirin Y, 2007,Teknologi Greenhouse dan Hidroponik, Diktat Kuliah Departemen Teknik Pertanian, IPB.
  12. S. Vimolmangkang, W. Sitthithaworn, D. Vannavanich, S. Keattikunpairoj, and C. Chittasupho, 2009“Productivity and quality of volatile oil extracted from Mentha spicata and M. arvensis var. piperascens grown by a hydroponic system using the deep flow technique,” J. Nat. Med., vol. 64, pp. 31–35.
  13. Sanata Dharma, Yogyakarta. Ruaf-asia Foundation,2010, Hydroponics, Departement of Agriculture, Ministry of Agriculture.
  14. Nur, I. 2017, Pengendalian Sirkulasi Dan Pengukuran pH Air Pada Tambak Udang Berbasis Arduino, Fakultas Sains Dan Teknologi, Skripsi, UIN Alaudin Makasar, Makasar.
  15. Putra, B.A. 2016, Sistem Akuisisi Data Penggunaan Bahan Bakar Tempuh Dan Jarak Tempuh Berbasis Arduino, Teknik Elektro, Tugas Akhir, Universitas
  16. Jepri, 2010, Perancangan pengendali PID pada proporsional valve, Skripsi, Fakultas Teknik Uiversitas Indonesia,Depok.

Full Text:
Article Info
Submitted: 2018-12-11
Published: 2019-08-04
Section: Artikel
Article Statistics: 92 152
Citation :