Education Thought Imam Zarkasyi and Relevance to the Development of Islamic Education in Indonesia

Ana Maulida Sabila, Happy Susanto, Anip Dwi Saputro

Abstract


Colonialism in a matter of centuries that accrued in Indonesia had its impact in every aspect of life, including the education of the nation's children. The pre-independence period did not provide free space for Islamic Education and led it to a setback. This dilemma Gave birth to Reformers who would revitalize the education system in Indonesia. One of them was Imam Zarkasyi, together with his two brothers KH Ahmad Sahal and KH Zainuddin Gontor Fanani by establishing Pondok Modern Darussalam (PMDG). An educational institution in the form of a boarding school that integrates the madrasa system with the boarding system, Thus making it a 'modern' in its era. This integration has implications for the application of the day accompanied by a boarding schooling system, the implementation of written and hidden curriculum and various methods adapted to the milieu by design Gontory's. With this, the thoughts of the leaders of the renewal of Islamic Education are important to study to find an ideal model of education in Indonesia. Based on the results of the study, Imam Zarkasyi's educational thinking is relevant for the development of Islamic Education in Indonesia in the aspects of the system and institutions, aims, educators, students, and the educational situation.

Kolonialisme dalam hitungan abad yang terjadi di Indonesia membawa dampak tersendiri dalam setiap sendi kehidupan, tak terkecuali pendidikan anak bangsa. Masa pra-kemerdekaan tak memberikan ruang bebas bagi Pendidikan Islam dan mengantarkannya pada roda kemunduran. Dilema inilah yang melahirkan para pembaharu yang akan merevitalisasi sistem pendidikan di Indonesia. Salah satunya Imam Zarkasyi, bersama kedua saudaranya KH Ahmad Sahal dan KH Zainuddin Fanani dengan mendirikan Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG). Sebuah lembaga pendidikan berbentuk pesantren yang mengintegrasikan sistem madrasah dengen sistem pesantren, sehingga menjadikannya bercorak ‘modern’ pada zamannya. Integrasi tersebut berimplikasi pada penerapan day-schooling diiringi dengan boarding system, pemberlakuan written and hidden curriculum dan berbagai metode yang disesuaikan dengan milieu by design Gontory. Dengan ini, pemikiran para tokoh pembaharuan Pendidikan Islam penting untuk dikaji demi menemukan model pendidikan ideal di Indonesia. Berdasarkan hasil penelitian, maka pemikiran pendidikan Imam Zarkasyi relevan bagi pengembangan Pendidikan Islam di Indonesia dalam aspek sistem dan kelembagaan, tujuan, pendidik, peserta didik, dan situasi pendidikan.

Keywords


Imam Zarkasyi; Darussalam Gontor; Islamic Boarding School; Relevance

References


Alhamuddin. (2005). Pendidikan Islam Modern ala Trimurti Pondok Modern Darussalam Gontor. At-Ta’dib, 3(2).

Bahroni, I. (2010). Integrated Islamic Education: An Analytcal Study on The Concept and Practice of Gontor System in East Java Indonesia. Tsaqafah, 6(1).

Erliyana, R., & Huda, S. (2019). Actualization of Pancasila Values (Indonesian Ideology) in Majelis Taklim Organization. Al-Hayat: Journal of Islamic Education, 3(1), 68–81. https://doi.org/https://doi.org/10.35723/ajie.v3i1.46

Fadhilah, A. (2011). Struktur dan Pola Kepemimpinan Kyai Dalam Pesantren di Jawa. Hunafa: Jurnal Studia Islamika, 8(1).

Forum Pesantren Alumni (FPA) Gontor. (n.d.).

Gontor. (1991). Kenang-Kenangan Delapan Windu Pondok Modern Darussalam Gontor Ponorogo 1926-1990.

Gontor. (2012). Diktat Pekan Perkenalan Tingkat Dua, Serba-serbi Singkat Tentang Pondok Modern Darussalam Gontor. Ponorogo: Darussalam Press.

Ikhwan, A. (2013). Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI). Malang: Insan Cita Press dan STAIM Tulungagung.

Ikhwan, A. (2018). Filsafat Pendidikan Islam: Memahami Prinsip Dasar. Yogyakarta: Diandra Kreatif.

Iqbal, A. M. (2015). Pemikiran Pendidikan Islam. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Keamanan, D. S. P. dan. (2016). Statistik Kriminal 2016. Jakarta: Badan Pusat Statistik.

Marlina. (n.d.). Pendidik dalam Konteks Pendiidkan Islam. Al’I’tibar, 3(1).

Masqon, D. (2014). Muassasah Daar al-Salam Gontor wa Dauruha fi Ta’lim Lughoh al-Arabiyyah li-al-Natiqiin bi Ghairiha bi Ma’had Gontor Namudhajan. Tsaqafah, 10(1).

Nata, A. (2003). Pemikiran Para Tokoh Pendidikan Islam Seri Kajian Filsafat Pendidikan Islam. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Nata, A. (2005). Tokoh-tokoh Pembaruan Pendidikan Islam di Indonesia. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Nata, A. (2016). Pendidikan dalam Perspektif Al-Qur’an. Jakarta: Kencana Prenadamedia Group.

Steenbrink, K. A. (1986). Pesantren Madrasah Sekolah : Pendidikan Islam dalam Kurun Modern. Jakarta: Dharma Aksara Perkasa.

Suharto, A. (2016a). Ayat-ayat Perjuangan. Tangerang: YPPWP GM.

Suharto, A. (2016b). Senarai Kearifan Gontory: Kata Bijak Para Perintis dan Masyayikh Gontor. Yogyakarta: Namela.

Tim Penyusun Biografi Imam Zarkasyi. (1996). KH Imam Zarkasyi : Dari Gontor Merintis Pesantren Modern. Ponorogo: Gontor Press.

Usuluddin, W. (2002). Sintesis Pendidikan Islam Asia-Afrika (Perspektif Pemikiran Pembaharuan Pendidikan Menurut KH Imam Zarkasyi-Gontor). Yogyakarta: Paradigma.

Yapono, A. (2015). Filsafat Pendidikan dan Hidden Curriculum dalam Perspektif KH. Imam Zarkasyi (1910-1985), 11(2), 291–312.

Zarkasyi,Ahmad Hidayatullah, et. a. (2013). Ta’limu-l-Lughoh Al Arabiyah Li-an Nathiqina Bi Ghairiha Bit Thariqah Al-Haditsah (Dirasah Muqaranah Baina Indonesia wa Turkiya), Laporan Penelitian Kompetitif Kolaboratif Internasional.

Zarkasyi, A. S. (2005a). Gontor dan Pembaharuan Pesantren. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Zarkasyi, A. S. (2005b). Manajemen Pesantren: Pengalaman Pondok Modern Gontor. Ponorogo: Trimurti Press.

Zarkasyi, A. S. (2005c). Pengembangan Pendidikan Pesantren Di Era Otonomi Pendidikan: Pengalaman Pondok Modern Darussalam Gontor (Pidato Penerimaan Gelar Doktor Honoris Causa dalam Bidang Pendidikan Islam). Jakarta: UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Zarkasyi, I., & Sahal, A. (n.d.). Wasiat, Pesan, Nasehat, dan Harapan Pendiri Pondok Modern Gontor


Full Text: PDF

DOI: 10.24269/ijpi.v5i1.2271

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Istawa: Jurnal Pendidikan Islam