DETERMINANTS SELF SUFFICIENCY OF RICE IN SUPPORTING FOOD INDEPENDENCE

lendi Ageng Kurnia* -  Universitas Diponegoro, Indonesia
Deden Dinar Iskandar -  Universitas Diponegoro, Indonesia

DOI : 10.24269/ekuilibrium.v14i2.1647

The research objective is to determine the future trends of rice self-sufficiency and to know the factors that influence rice self-sufficiency so as to achieve food independence. Previous research reviews rice self-sufficiency in terms of production factors. In this study, price stability, rice supply and farmers' welfare are taken into account as research variables. The results showed that the trend of analysis with quadratic models to measure rice self-sufficiency tends to increase. Variables that influence rice self-sufficiency are rice productivity, rice supply stability, application of technology and dummy during the New Order government with reform. Whereas the gap between rice price and grain price, the level of rice consumption and the welfare of farmers, does not affect rice self-sufficiency. The conclusion of this research is that to increase rice self-sufficiency, it is necessary to increase rice productivity, ensure that government rice reserves are always available so as to stabilize food supply stability, and always develop appropriate technological innovations to support increased production.

Keywords
rice self-sufficiency, food independence, availability of rice
  1. Badan Pusat Statistik (BPS). 1980-2017. Statistik Indonesia. Jakarta: Badan Pusat Statistik
  2. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. 2015. Memperkuat Kemampuan Swasembada Pangan. Indonesia Agency For Agricultural Research and Development (IAARD) Press.
  3. Damodar N Gujarati dan Dawn C. Porter. 2012. Dasar-Dasar Ekonometrika. Ed.5, Jakarta.
  4. Darmanto DH. 2005. Ketahanan Pangan Berbasis Produksi dan Kesejahteraan Petani. Ilmu Pertanian. 12(2): 152-164
  5. Fajar Andi Marjuki. 2008. Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Harga Beras Di Indonesia 1981-2006, Universitas Muhammadiyah Surakarta.
  6. FAO (Food Agriculture Organization). FAOSTAT. Food and Agriculture Data. www.fao.org/faostat/en/#home
  7. Fuad M, 2009. Analisis Stok Pangan Dalam Distribusi Penunjang Ketahanan Pangan. Agrointek. 4(1): 39-48
  8. Handewi P Saliem, Sudi Mardiyanto dan Pantjar Simatupang. 2003. Perkembangan dan Prospek Kemandirian Pangan Nasional, Analisis Kebijakan Pertanian. Pusat Penelitian dan Pengembangan Sosial Ekonomi Pertanian. 1(2) :145-160.
  9. Hariadi Propantoko. 2018. Peta Aktor Perberasan Nasional. Disampaikan dalam Kajian Koalisi Rakyat Kedaulatan Pangan (KRKP). November 2018
  10. IRRI. World Rice Statistics Online Query Facility. www. ricestat.irri.org:8080/ wrsv3/ entrypoint. htm
  11. Ismed Eka Kusuma. 2015. Pedagang Patok Harga Tinggi Bulog Sulit Bersaing. Jakarta. Majalah Aktual.
  12. Isharyanto Ciptowityono, 2013. Bulog dan Kebijakan Pangan : Lampau dan Kini. Jakarta. Kompasiana: 13 Juli 2013.
  13. Khudori, Komalasari S. 2008. Ironi Negeri Beras. Jakarta. Insist Press
  14. Maisyaroh S, 2013. Analisis Import Beras Vietnam terhadap Cadangan Beras Nasioanl [Tesis]. [Bogor]. Institut Pertanian Bogor.
  15. Muttaqin A, Martianto D. 2009. Konsumsi, Kebutuhan Dan Kecukupan Beras Nasional Tahun 2002 – 2007. Gizi dan Pangan. 4(3): 116 – 122
  16. Nurhayat W, 2013. Pemerintah Siapkan Cadangan Beras 680.000 ton untuk bencana. Pt Agrocom Detik Finance, 24 Januari 2013. Jakarta
  17. Nuryati L, Waryanto B, Noviati, Widaningsih R. 2015. Outlook Komoditas Pertanian Subsektor Tanaman Pangan Padi. Jakarta. Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian Kementan.
  18. Roosganda Elizabeth. 2011. Stretegi Pencapaian Diversifikasi dan Kemandirian Pangan : antara harapan dan kenyataan. Iptek Tanaman Pangan 6(2) : 230-242
  19. Sanny L. 2010. Analisis Produksi Beras di Indonesia. Business Review. 1(1):245-251
  20. Sawit MH. 2003. Indonesia Dalam Perjanjian Pertanian WHO : Proposal Harbinson. Dalam Analisis Kebijakan Pertanian. Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian. 1(1): 231-256
  21. Sawit MH. 2013. Kebijakan Swasembada Beras : Keinginan Besar Yang Kehilangan Fokus. Jurnal Pangan. 22 (2): 375-386
  22. Silvia astriliani. 2017. Mewujudkan Swasembada Pangan Demi Mencapai Kedaulatan Pangan. Jakarta.
  23. Suryana A, 2014. Menuju Ketahanan Pangan Indonesia Berkelanjutan 2025 Tantangan dan Penanganannya. Jakarta. Forum Penelitian Agro Ekonomi. 32(2): 123-135
  24. Sumarno, 2015. Kemandirian Pangan Nasional Mengapa Sulit Dicapai Dan Apa Yang harus Dilakukan . Balitbang Pertanian. IAARD Press
  25. Syahyuti, Sunarsih, Wahyuni S, Sejati.W.K dan Aziz M. 2015. Kedaulatan Pangan sebagai Basis Mewujudkan Ketahanan Pangan Nasional. Forum Penelitian Agro Ekonomi. 33 (2)
  26. Wahyuni S, Indraningsih K. 2003. Dinamika Program dan Kebijakan Peningkatan Produksi Padi. Pusat Sosial Ekonomi dan Kebiajkan Pertanian. 21(2) : 102-121
  27. Widodo. 2011. Faktor- Faktor Yang Mempengaruhi Harga dan Ketersediaan Beras Nasional. SEPA. 10(2):229-238
  28. Wijayanti S, candra S, Sarjono H. 2011. Analisis Persediaan Beras Nasional Dalam Memenuhi Kebutuhan Beras Nasional Pada Perusahaan Umum Bulog. The Winners. 12(1):82-96

Full Text:
Article Info
Submitted: 2019-03-31
Published: 2019-09-16
Section: Artikel
Article Statistics: 109 72
Citation :