Integrasi Nilai Pancasila Dalam Kepemimpinan Kepala Sekolah di SMAN 2 Ponorogo

Penulis

  • Wahyu Aji Pamungkas Universitas Muhammadiyah Ponorogo
  • Sulton Universitas Muhammadiyah Ponorogo

DOI:

https://doi.org/10.24269/jpk.v11iSpecialIssue(2).13151

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi nilai-nilai Pancasila dalam kepemimpinan Kepala Sekolah di SMAN 2 Ponorogo. Di tengah tantangan degradasi moral dan krisis identitas bangsa, peran kepala sekolah sebagai institusi moral menjadi krusial dalam menginternalisasikan ideologi negara ke dalam budaya sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai Pancasila dilakukan melalui strategi leadership by example yang mencakup tiga dimensi utama: (1) Dimensi Ketuhanan melalui pembiasaan religi yang konsisten sebagai fondasi etis; (2) Dimensi Kerakyatan melalui manajemen musyawarah mufakat yang partisipatif; dan (3) Dimensi Keadilan Sosial melalui program "Laboratorium Kemanusiaan" dalam bentuk bakti sosial. Simpulan penelitian menegaskan bahwa pendekatan kepemimpinan "dengan hati" dan posisi kepala sekolah sebagai "orang tua kedua" berhasil menciptakan ekosistem sekolah yang harmonis dan meningkatkan integritas siswa. Model ini relevan sebagai acuan dalam implementasi Profil Pelajar Pancasila di era digital.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Unduhan

Diterbitkan

2026-05-20

Cara Mengutip

Pamungkas, W. A., & Sulton, S. (2026). Integrasi Nilai Pancasila Dalam Kepemimpinan Kepala Sekolah di SMAN 2 Ponorogo. JPK (Jurnal Pancasila Dan Kewarganegaraan), 11(SpecialIssue(2), 166–176. https://doi.org/10.24269/jpk.v11iSpecialIssue(2).13151