Peningkatan Keterampilan Berpikir Kritis Melalui Ekstrakurikuler Empat Pilar Kebangsaan di SMA Negeri 1 Tanah Abang (PALI)
DOI:
https://doi.org/10.24269/jpk.v11iSpecialIssue(1).13135Abstrak
Keterampilan berpikir kritis merupakan kompetensi esensial dalam pembelajaran abad ke-21, namun hasil asesmen nasional menunjukkan sebagian besar peserta didik belum mengembangkan keterampilan ini secara optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis peningkatan keterampilan berpikir kritis peserta didik melalui ekstrakurikuler Empat Pilar Kebangsaan di SMA Negeri 1 Tanah Abang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan guru pembina dan wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, observasi non-partisipan terhadap kegiatan ekstrakurikuler, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan ekstrakurikuler Empat Pilar Kebangsaan mampu meningkatkan enam indikator keterampilan berpikir kritis yaitu interpretasi melalui identifikasi masalah kontekstual, analisis melalui diskusi sebab-akibat permasalahan, inferensi melalui penyimpulan hasil diskusi, evaluasi melalui refleksi dan program one day one hour, eksplanasi melalui presentasi materi oleh peserta didik, dan regulasi diri melalui pencatatan progress hafalan. Strategi pembelajaran yang diterapkan meliputi penggunaan isu terkini, diskusi interaktif, saling mengoreksi pendapat, dan pemberian tugas literasi. Hasil observasi menunjukkan implementasi strategi mencapai nilai 90 persen dengan kategori baik sekali. Ekstrakurikuler Empat Pilar Kebangsaan terbukti efektif sebagai wadah alternatif dalam mengoptimalkan keterampilan berpikir kritis melalui pembelajaran nonformal yang terstruktur, sistematis, dan kontekstual.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Dimansyah Saputra, Emil El Faisal

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

berada dibawah lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






