PENGARUH SELF MANAGEMENT TERHADAP TEKANAN DARAH LANSIA YANG MENGALAMI HIPERTENSI

Nur Isnaini* -  , Indonesia
Inda Galuh Lestari -  Departemen Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Indonesia

DOI : 10.24269/ijhs.v2i1.2018.2

Elderly with hypertension having difficulty controlling blood pressure will worsen their health. Individuals with heart disease are advised to carry out self-management as one of the management of disease in everyday life. The purpose of this study is to determine the status of Self Management in Hypertension Elderly in Posbindu Dukuhturi-Bumiayu. This study uses descriptive analytic, crosssectional approach. Sample of 36 elderly with sampling technique nonprobabilitas sampling with type of accidental sampling. The research instrument used self management hypertension questionnaire which has been tested for validity and reliability. Data analysis using Spearman Rank test. Based on the research, it was found that most respondents had moderate self management that was 21 people (58.3%). There is a very significant positive influence between self management with blood pressure (systolic and diastolic). Spearman Rank test result from self management with systolic blood pressure got p value = 0.000 (<a = 0,05) while result of self management with diastolic blood pressure got p value = 0,034 (<a = 0,05).

Keywords
Hipertensi, Lansia, Self Management, Tekanan Darah
  1. Alligod, M. R. & Tommy, A.M. (2006). Nursing Theories and Their Works. Sixt Ed. St.Louis: Mosby Elsevier
  2. Agrina, Rini S. S., dan Hairitama R. (2011). Kepatuhan Lansia Penderita Hipertensi Dalam Pemenuhan Diet Hipertensi Di Kelurahan Sidomulyo Barat Tampan Kota Pekanbaru. Jurnal Keperawatan Universitas Riau, Vol 6, No. 1
  3. Anggara, F.D.M., & Nanang, P. (2013). Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Tekanan Darah Tinggi di Puskesmas Telaga Murni, Cikarang Barat Tahun 2012. Jurnal Ilmiah Kesehatan. Vol.5. No 1
  4. Bianti Nuraini (2015). Risk Factors Of Hypertension. J Majority. Artikel Review: Faculty Of Medicine, University Of Lampung.
  5. Findlow, J., & Seymour, R. B. (2011). Prevalence Rates Of Hypertension Self-Care Activities Among African Americans. Journal of the National Medical Association
  6. Gunawan, D. (2009). Perubahan Anatomik Organ Tubuh Pada Penuaan (online). Diakses 16 Juni 2017 dari http://pustaka.uns.ac.id/
  7. Hanifa, A. (2009). Prevalensi hipertensi sebagai penyebab penyakit ginjal kronik di unit hemodialisis rsup h.adam malik medan tahun 2009. 2010. Naskah ilmiah: USU. Di akses 16 Juni 2017 dari (http://repository.usu.ac.id/)
  8. Hayes, M. K. (2010). Influence of Age and Health Behaviors on Stroke Risk: Lesson from Longitudinal Studies. National Institutes of Health. October 2010. 58 (Suppl 2): S325-S328.
  9. Imamah, Nur Fithriyanti (2012). Pengaruh Self Management Guidance Hipertensi Terhadap Kualitas Hidup Pasien Hipertensi Di Posyandu Lansia DK III Ngebel Kecamatan Kasihan Bantul. Naskah Publikasi: Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UMY. Diakses 15 Juni 2017 dari http://repository.umy.ac.id/handle/123456789/5866
  10. Ismayadi (2004). Proses Menua (Aging Proses). Program Studi Ilmu Keperawatan. Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara
  11. John, J., Muliyil, J., & Balraj, V. (2010). Screening for hypertension among older adults: a primary care “high risk” approach. Indian journal of community medicine: official publication of Indian Association of Preventive & Social Medicine, 35(1), 67.
  12. Kristanti & Handriani (2013). Mencegah & Mengobati 11 Penyakit Kronis. Yogyakarta: Citra Pustaka
  13. Lin, KW (2006). Self-management programs help patients with chronic disease. American Family Physicians, 73, 1260-1263.
  14. McCulloch, D.K. (2010). Hypertension. Diagnosis and Treatmen Guideline. Group Healt. Diakses 18 Juni 2017 dari http://www.ghc.org/
  15. Mubarak, Wahid, I. (2007). Ilmu Keperawatan Komunitas 2-Teori Dan Aplikasi Dalam Praktik Dengan Pendekatan Asuhan Keperawatan Komunitas, Gerontik Dan Keluarga. Jakarta: Sagung Seto
  16. Notoatmodjo.(2012). Metode Penelitian Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta.
  17. Nurhayati.(2015). Hubungan Gaya Hidup dengan Kejadian Hipertensi. Bandung: Universitas Islam Bandung (http://repository.unisba.ac.id/bitstream/handle/123456789/224/06bab2_nurhayati_10050010109_skr_2015.pdf?sequence=6&isAllowed=y). Diakses pada hari Selasa tanggal 1 November 2016 pukul 18.00 Pm.
  18. Perry, A.G., & Potter, P.A. (2006). Buku Ajar Fundamental Keperawatan Konsep, Proses, Dan Praktik (Edisi 4). Jakarta: EGC
  19. Ragot S., Sosner P., Bouche G., Guillemain J., & Herpin D. (2005). Appraisal of the Knowledge of Hypertensive Patients and Assessment of the Role of the Pharmacists in the Management of Hypertension: Results of a Regional Survey. Journal of Human Hypertension,19, 577- 584.
  20. Ragot S., Sosner P., Bouche G., Guillemain J., & Herpin D. (2007). Appraisal of the Knowledge of Hypertensive Patients and Assesment of the Role pf the Pharmacists in the Management of Hypertension: Results of a Regional Survey. Journal of Human Hypertension
  21. Rahajeng E, et al. (2009). Prevalensi Hipertensi dan Determinannya di Indonesia. Majalah Kedokteran Indonesia. Jakarta :Volum: 59, Nomor: 12, Desember 2009 hal 580-587. (http://egiwidiyaoktora201432049.weblog.esaunggul.ac.id/wp-content/uploads/sites/4896/2015/09/700-760-1-PB.pdf). Diakses pada hari Rabu tanggal 3 November 2016 pukul 16.00 Pm.
  22. Richard, A. A., & She, K., (2011). Delineation of Self-Care and Associated Concepts. J Nurs Scholarsh. 43(3). 255-264.
  23. Riyanto, A. (2013). Kapita Selekta Kuesioner. Jakarta: Salemba Medika
  24. Safitri, U. (2016). Hubungan Perilaku Manajemen Stres Terhadap Tekanan Darah Ibu Rumah Tangga Penderita Hipertensi di Salamrejo. Naskah Publikasi: Fakultas Kedokteran Dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Diakses 17 Juni 2017 dari http://repository.umy.ac.id/bitstream/handle/123456789/7323/13.%20NASKAH%20PUBLIKASI.pdf?sequence=12&isAllowed=y
  25. Sari, R. (2015). Gambaran Kontrol Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi di Puskesmas Kasihan 1 Bantul Yogyakarta. Naskah Publikasi: Fakultas Kedokteran Dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Diakses 16 Juni 2017 dari http://thesis.umy.ac.id/datapublik/t53253.pdf
  26. Smeltzer & Bare. (2010). Buku AjarKeperawatan Medikal-Bedah Brunner & Suddarth Vol 2. Jakarta: EGC
  27. Smeltzer, S & Bare, B. (2013). Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah Brunner & Suddarth's Edisi 8. Volume 1. Jakarta: EGC.
  28. Suprihatin, A. (2016). Hubungan Antara Kebiasaan Merokok, Aktivitas Fisik, Riwayat Keluarga Dengan Kejadian Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Nguter. Publikasi Ilmiah: Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta. Diakses 15 Juni 2017 dari http://eprints.ums.ac.id/46230/27/NASKAH%20PUBLIKASI%20.pdf
  29. Susilo, Y. & Wulandari, A. (2011). Cara Jitu Mengatasi Hipertensi. Yogyakarta: Andi.
  30. Tamher, S. & Noorkasiani. (2009). Kesehatan Usia Lanjut dengan Pendekatan Asuhan Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika
  31. Tarigan, Roby Paguh (2014). Prevalensi Hipertensi Pada Masyarakat Di Desa Tembuku Kabupaten Bangli. E-Jurnal Medika: Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Diakses 18 Juni 2017 dari https://ojs.unud.ac.id/index.php/eum/article/view/19989/13267
  32. Timmreck, TC. (2005). Epidemiologi Suatu Pengantar Edisi 2. Jakarta: EGC
  33. Tumenggung, Imran (2013). Hubungan Dukungan Sosial Keluarga Dengan Kepatuhan Diet Pasien Hipertensi di RSUD Toto Kabila Kabupaten Bone Bolango. Artikel Ilmiah. Politeknik Kesehatan Gorontalo. Diakses 16 Juni 2017 dari http://id.portalgaruda.org/?ref=browse&mod=viewarticle&article=137540
  34. Udjianti J. (2010). Keperawatan kardiovaskular. Jakarta: Salemba Medika
  35. Wahyu, N. (2014). Hubungan Antara Dukungan Keluarga Dan Self Care Management Lansia Dengan Hipertensi di Posyandu Lansia Kelurahan Manyar Sabrangan Surabaya. Publikasi: Fakultas Keperawatan, Universitas Airlangga. Diakses 17 Juni 2017 dari http://journal.unair.ac.id/download-fullpapers-ijchn6fbc22c576full.pdf
  36. Wibowo, A. (2011). Hubungan Kepatuhan Diet dengan Kejadian Komplikasi Pada Penderita Hipertensi di Ruang Rawat Inap di RS. Baptis Kediri. Jurnal STIKES RS. Baptis Kediri, Vol. 4, No. 1
  37. World Health organization (WHO). (2013). A global brief on Hypertension. Silent killer, Global Public Health Crisis. World Health Organization.World Health Day 2013.(http://apps.who.int/iris/bitstream/10665/79059/1/WHO_DCO_WHD_2013.2_eng.pdf). Diakses pada tanggal 17 Oktober 2016 pukul 3.49 Pm.

Full Text:
Article Info
Submitted: 2017-12-02
Published: 2018-04-01
Section: Artikel
Article Statistics: 630 2877