HUBUNGAN KONSEP DIRI DENGAN KUALITAS HIDUP ANAK USIA SEKOLAH PADA KELUARGA BURUH MIGRAN INTERNASIONAL

Evy Setiawati, Livana PH, Yulia Susanti

Abstract


Abstract School age is a critical period of a child's self-concept formation. The role of parents during this period is very important, but not all parents can guide their children through a critical period of development, such as international migrant worker family. It has some impact on the child's self-concept that will affect their quality of life. The study aimed to determine the relationship between self-concept and quality of life of school-age children in international migrant worker family in Ringinarum District Kendal Regency. The study used correlational descriptive method with cross sectional approach. The subject of the study were school-age children in international migrant worker family in Ringinarum District Kendal Regency with 56 samples by purposive sampling technique. The research data retrieval tools used Self-Concept and PedsQL questionnaire. Data was analyzed by Spearman r test. The result showed there is significant relationship between self- concept with quality of life of school-age children in international migrant worker family (p≤0,05) with medium correlation degree (r=0,55). This study is recommended for the parents or the child’s care givers to more care, respect and love, provide reinforcement for child, and also apply the democratic parenting and maintain the adequate communication.

 

Abstrak Usia  sekolah  merupakan  periode  kritis  pembentukan  konsep  diri  anak.  Peran orangtua dalam periode ini sangatlah penting, akan tetapi tidak semua orangtua dapat membimbing anak melewati periode kritis perkembangannya, seperti pada keluarga buruh migran internasional yang akan berdampak terhadap konsep diri anak dan berpengaruh terhadap kualitas hidupnya. Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan konsep diri dengan kualitas hidup anak usia sekolah pada keluarga buruh migran internasional di Kecamatan Ringinarum Kabupaten Kendal. Metode penelitian menggunakan deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Subjek penelitian adalah anak usia sekolah pada keluarga buruh migran internasional di Kecamatan Ringinarum Kabupaten Kendal dengan jumlah sampel sebanyak 56 dengan teknik purposive sampling. Alat ukur penelitian menggunakan kuesioner Konsep Diri dan PedsQL. Uji statistik menggunakan uji Spearman r, hasilnya menunjukkan ada hubungan signifikan antara konsep diri dengan kualitas hidup anak usia sekolah pada keluarga buruh migran internasional (p≤0,05) dengan tingkat korelasi sedang (r=0,55). Penelitian ini direkomendasikan untuk orangtua ataupun pengasuh anak usia sekolah untuk lebih peduli, menghargai dan menyayangi, dan memberikan reinforcement kepada anak serta menerapkan pola asuh demokratis dan menjaga komunikasi yang adekuat.


Keywords


anak usia sekolah, keluarga buruh migran internasional, konsep diri, kualitas hidup

Full Text:

PDF

References


Akbar, L. W. (2014). Konsep Diri pada Anak Usia Sekolah di Wilayah Pesisir SDN Bandengan Kabupaten Kendal. SKRIPSI.

Ariani, Novira, R. Y., & Yosoprawoto, M. (2012). Kualitas Hidup Anak dengan Penyakit Jantung. Jurnal Kedokteran Brawijaya, 27 (1), 56-60.

Astuti, R. D. (2014). Identifikasi Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Konsep Diri Siswa Sekolah Dasar Negeri Mendungan I Yogyakarta. NASKAH PUBLIKASI.

Bulan, S. (2009). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kualitas Hidup Anak Thalassemia Beta Mayor. NASKAH PUBLIKASI.

Candrasari, Y. (2012). Pola Komunikasi Keluarga dan Pola Asuh Anak TKW.

Gunarsa, S. D., & Gunarsa, Y. S. D. (2008). Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja. Jakarta: Gunung Mulia.

Hariyanto, 2012, http://belajarpsikologi.com/kenakalan-anak-cara-mengatasi-kenakalan-anak/, (diperoleh 20 Februari, 2016).

Hidayat, A. A. (2009). Pengantar Ilmu Keperawatan Anak 1. Jakarta: Salemba Medika.

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI). (2015). http://www.idai.or.id/artikel/uncategorized/penilaian-kualitas-hidup-anak-aspek-penting-yang-sering-terlewatkan, (diperoleh 28 Februari, 2016).

Isro’in, L. (2013). Pencapaian Tugas Remaja Keluarga Tenaga Kerja Wanita/Indonesia (TKW/TKI). Jurnal Florence, 6 (2).

Larasati, T., Mubin, M. F., & Targunawan. (2014). Dukungan Keluarga terhadap Perkembangan Psikologi: Konsep Diri Anak Usia Sekolah Dasar di Wilayah Banjir Rob Kelurahan Bandarharjo Semarang Utara. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan (JIKK), 1-9.

Maharani, R., Indarwati, R., & Effendi, F. (2012). Hubungan Dukungan Sosial dengan Konsep Diri pada Anak Jalanan di Rumah Singgah Sanggar Alang-Alang Surabaya, 1-8.

Mazaya, K. N., & Supradewi, R. (2011). Konsep Diri dan Kebermaknaan Hidup pada Remaja di Panti Asuhan. Proyeksi, 6 (2), 103-112.

Murmanto, M. D. (2007). Pembentukan Konsep Diri Siswa melalui Pembelajaran Partisipatif (Sebuah Alternatif Pendekatan Pembelajaran di Sekolah Dasar). Jurnal Pendidikan Penabur, 6 (8), 66-74.

Pramawaty, N., & Hartati, E. (2012). Hubungan Pola Asuh Orang Tua dengan Konsep Diri Anak Usia Sekolah (10-12 Tahun). Jurnal Nursing Studies, 1 (1), 87-92.

Ramadhani, L. E. (2014). Perbedaan Kualitas Hidup Anak pada Keluarga Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dengan Non TKI di Kecamatan Purwoharjo Kabupaten Banyuwangi. NASKAH PUBLIKASI.

Sadli, S. (2010). Berbeda Tetapi Setara Pemikiran tentang Kajian Perempuan. Jakarta: PT Kompas Media Nusantara.

Septiari, B. B. (2012). Mencetak Balita Cerdas dan Pola Asuh Orang Tua. Yogyakarta: Nuha Medika.

Sidabutar, F. M., Anandari, A. R., Ezra, Karli, I., Katagori, Y., & Wirawan, H. E. (2012). Gambaran Kualitas Hidup Pasien Kanker Pediatrik Usia Sekolah. Indonesian Journal of Cancer, 6 (2), 73-78.

Stuart, G. W. (2013). Principles and Practice of Psychiatric Nursing. China: Elsevier.

Suwargarini, R., Mubin, M. F., & Targunawan. (2013). Gambaran Psikologis: Konsep Diri pada Anak Usia Sekolah Dasar di Wilayah Banjir Rob. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan (JIKK), 2.

Wishwadewa, W. N., Mangunatmadja, I., Said, M., Firmansyah, A., Soedjatmiko, & Tridjaja, B. (2008). Kualitas Hidup Anak Epilepsi dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi di Departemen Ilmu Kesehatan Anak FKUI/RSCM Jakarta. Sari Pediatri, 10 (4), 272-279.

Yuliati, A., Baroya, N., & Ririanty, M. (2014). Perbedaan Kualitas Hidup Lansia yang Tinggal di Komunitas dengan di Peleyanan Sosial Lanjut Usia, 2 (1), 88.

Yusuf, Fitryasari, & Nihayati. (2015). Buku Ajar Keperawatan Kesehatan Jiwa.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Indonesian Journal for Health Sciences

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.