Uji Antibakteri Ekstrak Daun Kersen (Muntingia Calabura L.) Terhadap Koloni Streptococcus viridans

Akhmad Yusuf Sulaiman, Pudji Astuti, Amandia Dewi Permana Shita

Abstract


Latar Belakang: Streptococcus viridans adalah salah satu bakteri patogen yang sering diisolasi dari saluran akar. Streptococcus viridans dapat menyebabkan endokarditis bakterial subakut pada manusia. Dokter gigi harus hati-hati dalam melakukan perawatan saluran akar. Irigasi merupakan salah satu tahapan dalam perawatan sluran akar. Bahan yang biasanya digunakan adalah sodium hipoklorit. Sodium hipoklorit dapat mengiritasi jaringan. Bahan alternatif diperlukan seperti daun kersen (Muntingia calabura L.). Daun kersen memiliki
kandungan aktif flavonoid, saponin, dan tanin yang berperan sebagai antibakteri. Tujuan penelitian: Untuk mengetahui daya antibakteri ekstrak daun kersen terhadap Streptococcus viridans dan besar konsentrasi ekstrak daun kersen yang memiliki daya hambat terbesar terhadap Streptococcus viridans. Metode: Penelitian ini terdiri dari 5 kelompok, yaitu K+ (sodium hipoklorit), P1 (ekstrak daun kersen 12,5%), P2 (ekstrak daun kersen 25%), P3 (ekstrak daun kersen 50%), P4 (ekstrak daun kersen 75%). Media BHI-A ditanami suspensi Streptococcus viridans. Selanjutnya kertas cakram yang sudah diberi larutan sesuai kelompoknya diletakkan di atas media BHI-A tersebut. Media diinkubasi selama 24 jam, lalu  diameter zona hambat diukur. Hasil dan Simpulan: Zona hambat terbesar yaitu pada kelompok P4 (ekstrak daun kersen 75%). Kesimpulan dari penelitian ini ekstrak daun kersen memiliki daya antibakteri terhadap Streptococcus viridans. Konsentrasi ekstrak daun kersen yang memiliki daya hambat terbesar terhadap Streptococcus viridans adalah sebesar 75%.


Keywords


ekstrak daun kersen, irigasi saluran akar, perawawatan saluran akar, Streptococcus viridans.

Full Text:

PDF

References


Kidd, A. M. E., S. J. Bechal. 1992 Dasar-dasar Karies Penyakit dan Penanggulangannya. Jakarta: EGC.

Sumawinata, N. 2004. Senarai Istilah Kedokteran Gigi Inggris-Indonesia. Jakarta: EGC.

Tanumihardja, M. 2010. Larutan Irigasi Saluran Akar. Makassar: FKG UNHAS.

Arifah, S. 2009. Sodium Hypochlorite Sebagai Bahan Irigasi Saluran Akar. Skripsi. Medan: FKG Universitas Sumatra Utara.

Witton R, M. Henthorn, S. Ethunandan, P. A. Brennan. 2005. Neurological Complications Following Extrusion of Sodium Hypochlorite Solution During Root Canal Treatment. Porsmouth: Maxillofacial Unit, Queen Alexandra Hospital.

Isnarianti, R, I. Wahyudi, dan R. Puspita. 2013. Muntingia Calabura L Leaves Extract Inhibits Glucosyltransferase Actifity of Streptococcus mutans. Journal of Dentistry Indonesia. 20(3): 59-63.

Prasetyo, W. 2015. Perbedaan Daya Hambat Estrak Daun Kersen (Muntingia calabura L.) terhadap Pertumbuhan Bakteri Escherichia coli dan bakteri Shigella dysenteriae serta Pemanfaatannya sebagai Karya Ilmiah Populer. Skripsi. UNEJ: FKIP Pendidikan Biologi.

Prasetyo, A. D., dan H. Sasongko. 2014. Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol 70% Daun Kersen (Muntingia Calabura L.) Terhadap Bakteri Bacillus subtilis dan Shigella dysenteriae Sebagai Materi Pembelajaran Biologi SMA Kelas X Untuk Mencapai Kd 3.4 pada Kurikulum 2013. Yogyakarta: Program Studi Pendidikan Biologi, UNAD. JUPEMASI-PBIO. 1(1): 98-102.

Purwonegoro, I. (1997) Uji Sitotoksitas Dari Ekstrak Heksan, Etil Asetat Dan Etanol 70 Dari Akar Daun Kersen (Muntingia Calabura L.) Terhadap Artemia Salina (LEACH) Dan Skrining Kandungan Kimianya. Skripsi. Surabaya: Fakultas Farmasi UBAYA.

Alkhakim, F. H., M. N. Huda, G. D. Fitri, D. Ambarwati, H. Tistiana. 2013. Pengaruh Ekstrak Daun Kersen terhadap Daya Tetas dan Mortalitas Telur Itik Hibrida. Malang: Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya. Jurnal Ilmu-Ilmu Peternakan. 26 (2): 8 - 13

Khasanah, I., Sawiryono, dan Surjowardojo. 2014. Ekstrak Etanol Daun Kersen (Muntingia calabura L.) Sebagai Antibakteri Terhadap Streptococcus agalactiae Penyebab Masitis Subklinis pada Sapi Perah. Jurnal Ternak Tropika. 15(2): 7-14.

Delita, Y.N. 2012. Viabilitas Monosit yang Dipapar Streptococcus viridans dan Diinkubasi dengan Minyak Zaitun. Skripsi. Jember: FKG UNEJ.

Pormes, O., D. H. C., Pangemanan, M. A. Leman. 2016. Uji Daya Hambat Ekstrak Daun Bayam Petik (Amaranthus hybridus L.) terhadap Pertumbuhan Bakteri Staphylococcus aureus. Manado: FK Universitas Sam Ratulangi. Jurnal e-Gigi (eG). 4(2): 287-292

Chang, R. 2007. Chemistry Ninth Edition. New York: Mc Graw Hill.

Permatasari, G.A.A.A., I. N. K. Besung, H. Mahatmi. 2013. Daya Hambat Perasan Daun Sirsak terhadap Petumbuhan Bakteri Escherichia coli. Bali. Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana. Indonesia Medicus Veterinus. 2(2): 162-169

Nazri, N. A. A. M., N. Ahmat, A. Adnan, S. A. S. Mohamad, S. A. S. Ruzaina. 2011. In Vitro Antibacterial and Radical Scavenging Activities of Malaysian Table Salad. African Journal of Biotechnology 10(30): 5728-5735.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Indonesian Journal for Health Sciences

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.