STATUS KERENTANAN LARVA AEDES SPP. TERHAD INSEKTISIDA ORGANOFOSFAT DI KECAMATAN POLEANG TIMUR

Naswin Naswin -  Universitas Halu Oleo, Indonesia
Arimaswati Arimaswati -  Universitas Halu Oleo, Indonesia
La Ode Alifariki* -  Universitas Halu Oleo, Indonesia
Bangu Bangu -  Universitas Sembilanbelas November Kolaka, Indonesia

DOI : 10.24269/ijhs.v4i2.2383

Salah satu upaya menurunkan angka kejadian penyakit ini melalui pengendalian jentik dengan insektisida temefos. Temefos 1% (Abate 1 SG) di Indonesia telah digunakan sejak1976, dan sejak 1980 telah dipakai secara massal untuk program pengendalian DBD. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui status kerentanan larva Aedes spp. terhadap insektisida organofosfat di Kecamatan Poleang Timur, Kabupaten Bombana.Penelitian ini merupakan Quasi Experimental dengan rancangan Post Test Only With Control Group Design dengan4 kali pengulangan dan 1 kontrol. Sampel yang digunakan adalah 625 larva Aedes spp. yang telah mencapai instar III/IV dan insektisida organofosfat temefos konsentrasi 0,02 ppm serta alkohol sebagai kontrol negatif.Hasil pengamatan kematian larva setelah 24 jam pada 5 Dusun menunjukkan hasil yang sama yaitu 100%. Berdasarkan kriteria status kerentanan larva menurut WHO, larva Aedes spp. masih rentan bila tingkat kematian larva 98-100%, maka penelitian ini menunjukkan bahwa larva Aedes spp. masih rentan terhadap insektisida temefos dosis 0,02 ppm. Hasil pengujian uji T satu sampel diperoleh nilai p=0,00 < α. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa larva Aedes spp. di Desa Teppo, Kecamatan Poleang Timur, Kabupaten Bombana masih rentan terhadap insektisida organofosfat temefos.

Supplement Files

Keywords
Status Kerentanan, Aedes Spp, Temefos
  1. R. Rodriguez-roche and E. A. Gould,  “Understanding the Dengue Viruses  and Progress towards Their  Control,” Biomed Res. Int., pp. 1–20,  2013.
  2. S. Andryani, “Pekaksanaan Program  Penanggulangan Demam Berdarah  Dengue (DBD) di Puskesmas  Hutabaginda Kecamatan Tarutung  Tahun 2017,” Universitas Sumatera  Utara, 2017.
  3. S. Bhatt et al., “The global  distribution and burden of dengue,”  Nature, vol. 496, no. 504, p. 507,  Apr. 2013.
  4. Kementerian Kesehatan Republik  Indonesia, Riset Kesehatan Dasar.  Jakarta: Balitbangkes RI, 2018.
  5. Dinkes Propinsi Sulawesi Tenggara,  Profil Kesehatan Propinsi Sultra.  Kendari: Subdit Pemantaun Gizi,  2018.
  6. [6] Kemenkes RI, “Mata Rantai Dalam  Pemberian Pelayanan.” Departemen  Kesehatan RI, Jakarta, 2010.
  7. Istiana and I. Heriyani, Farida,  “Resistance status of Aedes aegypti  larvae to temephos in West  Banjarmasin,” J. Epidemiol. dan  Penyakit Bersumber Binatang, vol.  4, no. 2, 2012.
  8. M. Fuadzy, H., Hodijah, N.D.,  Jajang, A., Widawati, “Kerentanan  Larva Aedes Aegypti Terhadap  Temefos Di Tiga Kelurahan  Endemis Demam Berdarag Dengue  Kota Sukabumi,” J. Kesehat., vol.  43, no. 1, pp. 41–46, 2015.
  9. M. B. Colovic, D. Z. Krstic, T. D.  Lazarevic-Pasti, A. M. Bondzic, and  V. M. Vasic, “Acetylcholinesterase  Inhibitors: Pharmacology and  Toxicology,” Curr.  Neuropharmacol., vol. 11, no. 3, pp.  315–335, 2013.
  10. Nurqomariah, “Uji Efektivitas  Temephos Dan Ekstrak Daun Sirih  (Piper betle) Terhadap  Perkembangan Larva Aedes  aegypti,” Universitas Islam Negeri  Aliuddin Makassar, 2012.
  11. T. Prasetyowati, H., Hendri, J.,  Wahono, “Status Resistensi Aedes  aegypti (Linn.) Terhadap  Organofosfat di Tiga Kotamadya  DKI Jakarta,” Bul. Penelit. Kesehat.,  vol. 12, no. 1, pp. 23–30, 2016.
  12. K. P. D and A. Amir, “Status  Kerentanan Aedes Aegypti Vektor  Demam Berdarah Dengue di Kota  Padang,” J. Kesehat. Andalas, vol. 6,  no. 1, pp. 20–25, 2017.
  13. M. Ipa, J. Hendri, L. Hakim, and R.  Muhammad, “Status Kerentanan  Larva Aedes aegypti terhadap  Temefos (Organofosfat) di Tiga  Kabupaten/Kota Provinsi Aceh,”  ASPIRATOR - J. Vector-borne Dis.  Stud., vol. 9, no. 2, pp. 77–84, 2017.
  14. E. Hasmawati., Tjong, H,D., Novita,  “DETEKSI DAN IDENTIFIKASI  RESISTENSI INSEKTISIDA  SINTETIK PADA Aedes,” in  Prosiding Seminar Naional Biologi,  2016, pp. 277–284.
  15. R. Syarifuddin, “Status Resistensi  Larva Aedes spp. Terhadap  Insektisida Temefos.,” Fakultas  Kedokteran, 2018.

Full Text: Supp. File(s):
Copyright Statement and statement of Ethical Clearance for Publication
Subject
Type Research Instrument
  Download (102KB)    Indexing metadata
Article Info
Submitted: 2020-01-28
Published: 2020-09-01
Section: Artikel
Article Statistics: 36 33
Citation :