Collaborative Governance dalam Pengembangan Kawasan Wisata Ghanjaran Desa Ketanpanrame Trawas Kabupaten Mojokerto
DOI:
https://doi.org/10.24269/vlg.v2i2.10111Abstract
This study aims to examine the scope of collaborative governance in the development of the Ghanjaran Park, Ketapanrame Village, Mojokerto Regency. In this study, it is hoped that it can help develop the Ghanjaran Park tourist area in the increasingly rapid tourism competition in Indonesia, especially in Mojokerto Regency. This type of research is qualitative descriptive with a literature study approach that uses secondary data sources, namely, previous research sources, news, the official website of the Mojokerto regency government. The data collection technique with a literature study approach is to examine and collect various sources. The data analysis technique in this study uses collaborative governance theory according to Ansell & Gash, (2007). Collaboration formed in the development of Ghanjaran Park tourism by various actors such as the village government, BUMDes, KUB and the community. The Collaborative Governance process in developing the Ghanjaran Park tourist area has not been optimally implemented, because the people who receive the benefits of this Park are still around 30% and around 70% of the community have not received the benefits, but the Ketapanrame village government continues to strive so that the goal of alleviating poverty can be achieved.
Downloads
References
BPS Kabupaten Mojokerto. (2020). Profil Kemiskinan Kabupaten Mojokerto Tahun 2020.
Febrian, R. A. (2016). Collaborative Governance Dalam Pembangunan Kawasan Perdesaan (Tinjauan Konsep dan Regulasi). Wedana, II, 200–208. Retrieved from http://journal.uir.ac.id/index.php/wedana/article/view/1824 diakses pada tanggal 5 April 2019 pukul 02:55 WIB.
Hilman, Y., & Aziz, M. S. A. (2019). Partisipasi Masyarakat terhadap Pengembangan Desa Wisata “Watu Rumpuk†Desa Mendak Kecamatan Dagangan Kabupaten Madiun. Jurnal Kepariwisataan: Destinasi, Hospitalitas Dan Perjalanan, 3(2), 54-66.
JawaPos.com. (2021). Taman Ghanjaran Trawas di Mojokerto, Gunung dan Wahana Permainan. Retrieved from https://www.jawapos.com/wisata-dan-kuliner/travelling/17/01/2021/taman-ghanjaran-trawas-di-mojokerto-gunung-dan-wahana-permainan/
Kirana, C. A. D., & Artisa, R. A. (2020). Pengembangan Desa Wisata Berbasis Collaborative Governance di Kota Batu. Kolaborasi : Jurnal Administrasi Publik, 6(1), 68–84. https://doi.org/10.26618/kjap.v6i1.3119
Kurniawan, S. (2021, March). Taman Ghanjaran Trawas di Mojokerto, Gunung dan Wahana Permainan. Jawapos.Com. Retrieved from https://www.jawapos.com/wisata-dan-kuliner/travelling/17/01/2021/taman-ghanjaran-trawas-di-mojokerto-gunung-dan-wahana-permainan/
Mafaza, A., & Setyowati, K. (2020). Collaborative Governance Dalam Pengembangan Desa Wisata. Jurnal Kebijakan Publik, 11(1), 7. https://doi.org/10.31258/jkp.11.1.p.7-12
Melfianora. (2017). Penulisan Karya Tulis Ilmiah Dengan Studi Literatur.
Muhaimin, H. (2019). Tata Kelola Pariwisata Dalam Pengembangan Potensi Desa Ketapanrame Kecamatan Trawas Kabupaten Mojokerto. Journal of Governance Innovation, 1(1), 1–12. https://doi.org/10.36636/jogiv.v1i1.296
Nyimas, N. I., & Susanti, A. (2020). Partisipasi Masyarakat Pada Community Base Turism (CBT) Di Taman Ghanjaran (Studi Di Desa Ketapanrame Kecamatan Trawas Kabupaten Mojokerto). Mimbar Jurnal Penelisian Sosial Dan Politik, 9(2), 148–163.
Pakpahan, R. (2018). Implementasi prinsip pariwisata berbasis kelompok di Desa Wisata Nglinggo Yogyakarta. JUMPA, 5(1).
radarmojokerto.id. (2020). Taman Ghanjaran Trawas Dibuka Lagi, Sajikan Ragam Wahana Baru. Retrieved from ttps://radarmojokerto.jawapos.com/read/2020/07/05/202630/taman-ghanjaran-trawas-dibuka-lagi-sajikan-ragam-wahana-baru
Tawil, M., Tawil, Y. P., Rahmarini, G. M., & Salmon, I. P. P. (2021). Collaborative Governance as a Strategy for Optimizing the Potential of Coastal Areas and Local Tourism : A Study in Tangerang Regency. International Journal of Social Science and Human Research, 04(03), 528–535. https://doi.org/10.47191/ijsshr/v4-i3-36
Tongkotow, N. F., Waworundeng, W., & Kimbal, A. (2021). Collaborative Goverannace Dalam Pengelolaan Wisata Pantai Lakban di Kecamtan Ratatotok. Jurnal Governance, 1(1), 1–11.
Ulum, S., & Dewi, S. A. (2021). Partisipasi Masyarakat Dalam Pengembangan Desa Wisata Gamplong. Jurnal Manajemen Publik & Kebijakan Publik (JMPKP), 3(1), 14–24. https://doi.org/10.36085/jmpkp.v3i1.1408
Downloads
Published
Issue
Section
License
Penulis yang mempublikasikan naskahnya pada Jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
Hak cipta pada setiap artikel adalah milik jurnal.
- Penulis mengakui bahwa VILLAGE : Journal Rural Development And Goverment Studies berhak sebagai mempublikasikan pertama kali dengan bekerja secara bersamaan dibawah Creative Commons Attribution License yang memungkinkan orang lain untuk membagi pekerjaan dengan pengakuan dari pengarang dan publikasi pertama dalam VILLAGE : Journal Rural Development And Goverment Studies;
- Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif  dari naskah yang telah terbit di jurnal ini kedalam versi yang lain (misal: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi kedalam buku, dll), dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertamakali pada VILLAGE : Journal Rural Development And Goverment Studies;
- Penulis diperbolehkan dan didorong untuk mengirimkan pekerjaan mereka secara daring (misal melalui respositories atau website instansi penulis) sebelum atau selama proses pengiriman pada VILLAGE : Journal Rural Development And Goverment Studies berlangsung, ini dapat menjadikan pertukaran informasi yang sangat produktif, dan serta menjadikan kutipan yang banyak dari publikasi;
- Setiap naskah yang diterima wajib menyertakan Perjanjian Pemindahan Hakcipta (Copyright Transfer Agreement/CTA), sebelum artikel diterbitkan. CTA dapat diunduh di sini