Pemetaan Proses Pemecahan Masalah Pecahan Dengan Tahapan Polya: Studi Kualitatif Ditinjau dari Gaya Belajar Siswa
DOI:
https://doi.org/10.24269/silogisme.v11i1.14516Abstract
Pemecahan masalah matematika merupakan kompetensi esensial dalam matematika sekolah dasar karena mencerminkan kemampuan siswa dalam memahami masalah, mengembangkan strategi, dan mengevaluasi. Setiap siswa menunjukkan pola yang berbeda-beda dalam menyelesaika masalah matematis sesuai dengan proses berpikir matematis siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi proses pemecahan masalah matematika siswa kelas IV dalam menyelesaikan masalah kontekstual tentang pecahan berdasarkan gaya belajar dengan menggunakan tahapan Polya. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualtitatif dengan jenis studi kasus, yang melibatkan 17 siswa kelas IV di SD Rajawali, Kalimantan Selatan, Indonesia, dengan empat peserta fokus yang mewakili karakteristik visual, auditori, kinestetik, dan visual-kinestetik. Data dikumpulkan melalui kuesioner, tes pemecahan masalah pecahan, dan wawancara semi-terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan gaya belajar visual menyajikan solusi yang sistematis, sedangkan siswa dengan gaya belajar kinestetik dan visual-kinestetik lebih menyukai pendekatan pemecahan masalah secara langsung. Siswa dengan gaya auditori menunjukkan pemahaman konseptual tetapi mengalami kesulitan dalam menyusun prosedur tertulis.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

.jpg)



