KOORDINASI PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA (PLTS) BERBASIS ALGORITMA MULTIPLE SEQUENCE ALIGNMENT (MSA)

Denny Irawan* -  Universitas Muhammadiyah Gresik

DOI : 10.24269/mtkind.v17i1.7021

Abstrak

 Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dapat tersusun dari banyak panel surya dan terhubung dengan banyak beban pada outputnya. Kehandalan suatu sistem tenaga listrik adalah terjaminnya suplai tenaga listrik yang selalu dapat memenuhi beban (kontinyuitas) dan kualitas tenaga listrik yang dihasilkan (tegangan dan frekuensi). Jurnal ini berisi tentang koordinasi Sistem Tenaga Listrik dengan PLTS sebagai sumber energinya yang terpantau arus (I) dan tegangan (V) sehingga dapat ditentukan daya keluaran dari panel surya dan melakukan pengaturan beban pada outputnya (adaptif), sehingga ketika daya input maksimum, maka semua beban yang sudah ditentukan berdasarkan prioritasnya dapat masuk kedalam sistem, dan ketika daya turun misalkan karena alam ketika cuaca mendung, maka controller akan melakukan load shedding atau pemutusan beban, dimana beban yang harus lepas terlebih dahulu adalah yang mempunyai prioritas rendah. Kebaruan dari penelitian ini adalah bahwa sistem yang dibangun berbasis algoritma Multiple Sequence Alignment (MSA) yang digunakan jika ada beban yang lepas tetapi tidak sesuai dengan urutan prioritasnya, sehingga algoritma tersebut dapat menentukan keputusan urutan prioritas yang sesuai dan bekerja secara otomatis untuk menjamin kontinyuitas dan kualitas tenaga listrik yang dihasilkan.

 

Abstrak

 Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dapat tersusun dari banyak panel surya dan terhubung dengan banyak beban pada outputnya. Kehandalan suatu sistem tenaga listrik adalah terjaminnya suplai tenaga listrik yang selalu dapat memenuhi beban (kontinyuitas) dan kualitas tenaga listrik yang dihasilkan (tegangan dan frekuensi). Jurnal ini berisi tentang koordinasi Sistem Tenaga Listrik dengan PLTS sebagai sumber energinya yang terpantau arus (I) dan tegangan (V) sehingga dapat ditentukan daya keluaran dari panel surya dan melakukan pengaturan beban pada outputnya (adaptif), sehingga ketika daya input maksimum, maka semua beban yang sudah ditentukan berdasarkan prioritasnya dapat masuk kedalam sistem, dan ketika daya turun misalkan karena alam ketika cuaca mendung, maka controller akan melakukan load shedding atau pemutusan beban, dimana beban yang harus lepas terlebih dahulu adalah yang mempunyai prioritas rendah. Kebaruan dari penelitian ini adalah bahwa sistem yang dibangun berbasis algoritma Multiple Sequence Alignment (MSA) yang digunakan jika ada beban yang lepas tetapi tidak sesuai dengan urutan prioritasnya, sehingga algoritma tersebut dapat menentukan keputusan urutan prioritas yang sesuai dan bekerja secara otomatis untuk menjamin kontinyuitas dan kualitas tenaga listrik yang dihasilkan.

Keywords
Koordinasi, Multiple Sequence Alignment, Pembangkit Listrik Tenaga Surya
  1. Anonim, 2017. Kajian Potensi Energi Surya di Indonesia. Online: icare-indonesia.org.
  2. ESDM, 2018. Pemanfaatan Sumber Energi Surya di Indonesia Masih Sangat Kecil. Online: KOMPAS.com.
  3. Anonim, 2016. Chapter II Panel Surya. Online: digilib.its.ac.id.
  4. https://solarpanelsurya.net/panel-surya-100-wp-polycrystalline.html
  5. Bahar, K. A. al, & Kusumah, C. W. (2021). Perencanaan PLTS Untuk Rumah Tinggal Dengan Kapasitas Daya Terpasang 450 VA. Jurnal Ilmiah Elektrokrisna, 9(2), 12–21.
  6. Sukarma, I. N., Ardana, I. W. R., & Pasek, I. K. P. (2019). Sistem PLTS Untuk Peternak Ayam Broiler Di Desa Selanbawak, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, Bali. Jurnal BHAKTI PERSADA, 5(1), 184–192.
  7. Kaban, S. A., Jafri, M., & Gusnawati. (2020). Optimalisasi Penerimaan Intensitas Cahaya Matahari Pada Permukaan Panel Surya (Solar Cell) Menggunakan Cermin. Jurnal Fisika, Jurnal Elektrikal, Volume 8 No. 2, Desember 2021, 45-52 53 5(2), 108–117.
  8. Ishak, L. F., & Kurniawan, B. I. (2021). Rancang Bangun Panel Automatic Transfer Switch (ATS) Untuk Daya Satu Fasa Berbasis Web Server. JURNAL LITEK: Jurnal Listrik Telekomunikasi Elektronika, 18(2), 71– 77.
  9. Sardi, J., & Risfendra. (2019). Sistem Tenaga Listrik Berbasis Hybrid Pada Alat Penetas Telur Puyuh. JTEV (Jurnal Teknik Elektro Dan Vokasional), 5(2), 110–118.
  10. Wahyudi, I. W. P. D. (2021). Pembangkit Hibrida Panel Surya Dan Lintasan Catu PLN. E-Proceeding of Engineering, 8(1), 25–33.
  11. Wibowo, Fatwa Y. H. (2017). Pembuatan Sistem Kontrol Berbasis Mikrokontroler Arduino. Skripsi Institut Pertanian Bogor (IPB).
  12. Anwar, S. al. (2019) Pengukuran Energi Listrik Berbasis PZEM-004T. Proceeding Seminar Nasional Politeknik Negeri Lhokseumawe 3(1).
  13. Isaev Alexander, “Introduction to Mathematical Methods in Bioinformatics,†Springer-Verlag Berlin and Heidelberg Gmbh & Co.k, 2014.
  14. Irawan, D. al. (2016) “ Adaptive Overcurrent Relays Coordination Based on Multiple Sequence Alignment Algorithm (MSA)â€. International Seminar on Intelligent Technology and Its Applications (ISITIA)

Full Text:
Article Info
Submitted: 2023-04-13
Published: 2023-07-31
Section: Artikel
Article Statistics: