An Analysis of Dynamic Governance Capability in Innovation Development in Bintan Regency
DOI:
https://doi.org/10.24269/ars.v10i3.6201Abstract
At the government level, upon the issuance of regional government regulations in Indonesia, innovation has been an obligation and an indication of regional competitiveness. Innovation is also an acceleration of governance including creating good governance arrangements, implementing bureaucratic reform agendas with dynamic governance values. Bintan Regency, as the most innovative regency in the category of borderline areas in Indonesia, received an Innovative Government Award (IGA) appreciation for the 2020-2021 period. This must ensure that the regional innovation agenda will continue to be sustainable. One of the important aspects in dynamic governance is the capability aspect in which government institutions must think ahead, think again and think beyond and that is included in every policy-making process, civil servants resources and performance implementation of the public sector bureaucracy in an attempt to bring together common consensus. This article aims to describe how the Bintan Regency government carries out adaptive policies through a dynamic governance capability approach in building ecosystems, government innovations in a sustainable manner. The findings of the present study discovered that the government's efforts to ensure future innovation through collaboration with universities as facilitators as well as evaluating the development of regional innovation in Bintan Regency for the regional innovation index. In addition, in encouraging the development of government innovation, advocacy for regional innovation policies and digital and non-digital services has been carried out, including the regional innovation monitoring team.
 This page is in Malay Translate to English   Â
- Afrikaans
- Albanian
- Amharic
- Arabic
- Armenian
- Azerbaijani
- Bengali
- Bulgarian
- Catalan
- Croatian
- Czech
- Danish
- Dutch
- English
- Estonian
- Finnish
- French
- German
- Greek
- Gujarati
- Haitian Creole
- Hebrew
- Hindi
- Hungarian
- Icelandic
- Indonesian
- Italian
- Japanese
- Kannada
- Kazakh
- Khmer
- Korean
- Kurdish (Kurmanji)
- Lao
- Latvian
- Lithuanian
- Malagasy
- Malay
- Malayalam
- Maltese
- Maori
- Marathi
- Myanmar (Burmese)
- Nepali
- Norwegian
- Pashto
- Persian
- Polish
- Portuguese
- Punjabi
- Romanian
- Russian
- Samoan
- Simplified Chinese
- Slovak
- Slovenian
- Spanish
- Swedish
- Tamil
- Telugu
- Thai
- Traditional Chinese
- Turkish
- Ukrainian
- Urdu
- Vietnamese
- Welsh
Never translate Malay
Never translate journal.umpo.ac.id
Downloads
References
Borins, S. (2001). The challenge of innovating in government. Arlington, VA: PricewaterhouseCoopers Endowment for the Business of Government.
Bapelitbang Kabupaten Bintan, (2020), Profil Inovasi Daerah Kabupaten Bintan Tahun 2020, Bapelitbang Kabupaten Bintan.
Bapelitbang Kabupaten Bintan, (2021), Profil Inovasi Daerah Kabupaten Bintan Tahun 2021, Bapelitbang Kabupaten Bintan.
Bapelitbang Kabupaten Bintan, (2022), Profil Inovasi Daerah Kabupaten Bintan Tahun 2022, Bapelitbang Kabupaten Bintan.
Budiman, S., Junriana, Karim, zamzam A., & Matridi, R. A. (2017). Comparative E-Government in Indonesia and Malaysia : utilization of government online services. International Conference on Local Goverment and Social Sciense (ICSHGS).
Budiman, S., Kurniadi, D., Matridi, R. A., Jenawi, B., & Junriana. (2021). Analisa Pemetaan Hasil Inovasi Daerah Kabupaten Bintan Pada Penilaian Indeks Inovasi Daerah Tahun 2020. Indonesian Governance Journal: Kajian Politik-Pemerintahan, 4(2), 112–126.
Cahyadi, R. (2016). Inovasi kualitas pelayanan publik pemerintah daerah. Fiat Justicia Jurnal Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Lampung, 10(3), 569-586.
Creswell, J. W. (2009). Research Desing : Qualitative , Quantitative and Mixed Methods Approaches.
Dwiyanto, A. (2018). Manajemen Pelayanan Publik: Peduli Inklusif dan Kolaborasi. UGM PRESS.
Dwiyanto, A. (2021). Reformasi Birokrasi Publik di Indonesia. UGM PRESS.
Ella, S., & Utami, I. R. (2017). Sistem informasi penilaian (SIP) Bdg juara: sebuah inovasi untuk meningkatkan pelayanan publik. Jurnal Penelitian Komunikasi, 20(2).
Faedlulloh, D., Maarif, S., Meutia, I. F., & Yulianti, D. (2020). Birokrasi Dan Revolusi Industri 4.0: Mencegah Smart Asn Menjadi Mitos Dalam Agenda Reformasi Birokrasi Indonesia. Jurnal Borneo Administrator, 16(3), 313–336.
Fatoni, A. (2022). A to Z Inovasi Daerah: Selalu Ada Ruang untuk Berinovasi. Bina Praja Press.
Ferdian, K. J., & Faedlulloh, D. (2021). Birokrasi, Disrupsi, dan Anak Muda: Mendorong Birokrat Muda menciptakan Dynamic Governance. 7(1), 112–127. https://doi.org/10.21776/ub.transformative.2021.007.01.5
Galloway, K. (2017). Big Data : A case study of disruption and government power. Alternative Law Journal, 42(2), 89–95. https://doi.org/10.1177/1037969X17710612
Glor, E. D. (2001). Key factors influencing innovation in government. The Innovation Journal: The Public Sector Innovation Journal, 6(2), 1-20.
Haning, M. . (2018). Reformasi Birokrasi di Indonesia: Tinjauan Dari Perspektif Administrasi Publik. Jurnal Analisis Kebijakan Dan Pelayanan Publik, 4(1), 25–37.
Haqie, Z. A., Nadiah, R. E., & Ariyani, O. P. (2020). Inovasi Pelayanan Publik Suroboyo Bis Di Kota Surabaya. JPSI (Journal of Public Sector Innovations), 5(1), 23-30
Hutagalung, S. S., & Hermawan, D. (2018). Membangun inovasi pemerintah daerah. Deepublish Publisher.
Kasim, A., Husein, M., Anwar, R. & Neo, B. S. (2015). Merekonstruksi Indonesia: Sebuah Perjalanan Menuju Dynamic Governance.
Kabupaten Bintan, (2016). Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Bintan 2016-2021, Kabupaten Bintan.
Kabupaten Bintan, (2021). Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Bintan 2021-2026, Kabupaten Bintan.
Kurniawan, D. I. (2021). Agile Governance Sebagai Bentuk Transformasi Inovasi Pemerintah Daerah (Studi di Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kabupaten Banyuwangi) (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Jember).
Neo, B. S., & Chen, G. (2007). Dynamic Governance: Embedding Culture, Capabilities and Change in Singapore (English version). World Scientific.
Noor, I. (2013). Desain Inovasi Pemerintahan Daerah. Universitas Brawijaya Press.
Nurharyoko, G. O., Pramudita, A., & Nugroho, R. B. B. (2020). Inovasi birokrasi: membuat kerja birokrat lebh bermakna. KPG (Kepustakaan Populer Gramedia).
Okuputra, M. A., & Nasikh, N. (2022). Pengaruh inovasi daerah terhadap kemiskinan. INOVASI, 18(1).
Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2017 tentang Inovasi Daerah, Pub. L. No. 38 Tahun 2017 (2017).
Pratiwi, D. K. (2021). Inovasi Kebijakan Pemerintah Daerah dalam Penanganan Covid-19 di Indonesia. 3(1), 37–52.
Purwanto, R. (2019). Inovasi Kebijakan: Strategi Terpadu Menurunkan Kemiskinan Di Kota Semarang. Mimbar Administrasi FISIP UNTAG Semarang, 16(19), 73-89.
Puspha, C. T., & Indrawati, L. R. (2021). Strategi Pelaksanaan Inovasi Daerah Dalam Mendorong Upaya Tata Kelola Pemerintahan Di Kota Magelang. Jurnal Paradigma Multidisipliner (JPM), 2(1), 83–90.
Putra, D. S., Psi, S. A., Resmininggayu, D. H., Sueady, A., Puwanto, S. A., Masbed, H., & Melani Budianta, D. R. (2020). Tatakelola pemerintahan inklusif dan inisiatif lokal. Abdurrahman Wahid Centre.
Rahman, F., & Tarigan, J. S. R. (2020). Inovasi Pemerintahan: menuju tata kelola pemerintahan daerah ideal. Intrans Publishing.
Salam, R. (2021). Perubahan dan Inovasi Pelayanan Publik Di Era New Normal Pandemi Covid-19. Journal of Public Administration and Government, 3(1), 28–36.
Santoso, S., Pradipta, S., Sumantono, T., & Fatmawati, A. A. (2021). Pengembangan Desa Wisata Berkonsep Kapasitas Inovasi Daerah Di Desa Tanjungjaya, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten. Jurnal Kepariwisataan Indonesia: Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Kepariwisataan Indonesia, 15(2), 71–85. https://doi.org/10.47608/jki.v15i22021.71-85
Srimarchea, D. W., & Aziza, T. N. (2021). Growth Of Innovation Development Through The Innovation Laboratory For Local Governments. Inovasi: Jurnal Politik Dan Kebijakan, 18(2), 169–177.
Surat Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Nomor: 002.6/3780/LITBANG, Tanggal : 5 Juli 2022, Perihal : Pengukuran dan Penilaian Indeks Inovasi Daerah serta Pemberian Penghargaan Innovative Government Award (IGA) 2022.
Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah, Pub. L. No. 23 Tahun 2014 (2014).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors Who Publish whit this journal agree to the following term :
Copyright on any article is retained by the Journal
- Author grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this;
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal;
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work;
- Every accepted manuscript should be accompanied by Copyright Transfer Agreement (CTA), prior to the article publication. CTA can be downloaded here;
=====================================================================================================
Penulis yang mempublikasikan naskahnya pada Jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
Hak cipta pada setiap artikel adalah milik jurnal.
- Penulis mengakui bahwa Jurnal ARISTO berhak sebagai mempublikasikan pertama kali dengan bekerja secara bersamaan dibawah Creative Commons Attribution License yang memungkinkan orang lain untuk membagi pekerjaan dengan pengakuan dari pengarang dan publikasi pertama dalam jurnal ARISTO;
- Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif  dari naskah yang telah terbit di jurnal ini kedalam versi yang lain (misal: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi kedalam buku, dll), dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertamakali pada Jurnal ARISTO;
- Penulis diperbolehkan dan didorong untuk mengirimkan pekerjaan mereka secara daring (misal melalui respositories atau website instansi penulis) sebelum atau selama proses pengiriman pada Jurnal ARISTO berlangsung, ini dapat menjadikan pertukaran informasi yang sangat produktif, dan serta menjadikan kutipan yang banyak dari publikasi;
- Setiap naskah yang diterima wajib menyertakan Perjanjian Pemindahan Hakcipta (Copyright Transfer Agreement/CTA), sebelum artikel diterbitkan. CTA dapat diunduh di sini
