The Role of Ethics in Decision Making by the Constitutional Court on the Age Limit for Presidential and Vice Presidential Candidates
DOI:
https://doi.org/10.24269/ars.v12i1.8189Abstract
This research aims to analyze the role of ethics in the decision of the Constitutional Court (MK) regarding the age limit of presidential and vice presidential candidates and its impact on public views and moral principles in the political system of law and government in Indonesia. The issuance of Constitutional Court Decision Number 90/PUU-XXI/2023 in Indonesia has caused controversy. Through the framework of ethical theories, such as deontology, utilitarianism, leadership ethics, and political ethics and governance ethics, this study reveals how the Constitutional Court's decision raises ethical questions about the Court's moral obligations, the impact on public welfare, individual rights, and moral values in politics. The research method is based on a qualitative method with the type of research used is a literature study. The results show that there are ethical violations in the Constitutional Court's decision-making that have an impact on the moral aspects of the political, legal and governmental system in Indonesia. The Constitutional Court needs to uphold ethics, so that the honor and dignity of law enforcers are well maintained.
Downloads
References
Asshiddiqie, J. (2021). Memperkenalkan Peradilan Etika. Jurnal Konstitusi Dan Demokrasi, 1(1). https://doi.org/10.7454/jkd.v1i1.1101
Bawangun, A. (2014). Pertanggungjawaban Kode Etik Hakim Dalam Memutuskan Perkara Pidana. Lex Crimen, 3(2), 86–92.
Bentham, J. (2023). Introduction to the Principles of Morals and Legislation. Nineteenth-Century Philosophy: Philosophic Classics, Volume IV, 5–13. https://doi.org/10.2307/j.ctv19fvzzk.34
Bisri, M. H., & Asmoro, B. T. (2019). Etika Pelayanan Publik di Indonesia. Journal of Governance Innovation, 1(1), 59–76. https://doi.org/10.36636/jogiv.v1i1.298
Dewi, C. S. (2016). Analisis Penerapan Etika Deontologi Terkait Ketenagakerjaan Pada PT Trisakti Nusantara Di Surabaya Jawa Timur. Agora, 4(2), 294–303.
Funome, P., Hardiyanto, W., & Setyawan, D. (2012). Peran Etika Poltik Dalam Perumusan Kebijakan Publik. Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Tribhuwana Tunggadewi, 1(2), 9–15.
Graham, G. (2015). Teori-teori etika (M. Rizal, Ed.; 1st ed.). Nusa Media.
Hardani, Auliya, N. H., Andriani, H., Fardani, R. A., Ustiawaty, J., Utami, E. F., Sukmana, D. J., & Rahmatul Istiqomah, R. (2020). Metode Penelitian Kualitatif & Kuantitatif (H. Abadi, Ed.; Vol. 1). CV Pustaka Ilmu Grup.
Hardianto, D. (2016). Hakim Konstitusi Adalah Hati dalam Tubuh Mahkamah Konstitusi. Jurnal Konstitusi, 11(2), 315. https://doi.org/10.31078/jk1126
Ismail. (2017). Etika Pemerintahan; Norma Konsep dan Praktek Etika Pemerintahan (1st ed.). Lintang Rasi Aksara Books.
James Barr Ames. (2014). Law and Morals. Harvard Law Review, 4(5), 97–113.
Kolosov, I., & Sigalov, K. (2020a). Epistemological foundations of early legal utilitarianism. Wisdom, 14(1), 31–44. https://doi.org/10.24234/WISDOM.V14I1.302
Kolosov, I. V., & Sigalov, K. E. (2020b). Was J. Bentham the First Legal Utilitarian? RUDN Journal of Law, 24(2), 438–471. https://doi.org/10.22363/2313-2337-2020-24-2-438-471
Labolo, M., Siswanto, J., Latif, Y., Purwo, N., Simão De Assunção, S., Pribadi, A., Muchlis, K., Achmad, H., Zubair, C., Wenats, H. A. E., Baharuddin, W., Lely, T., Murtir, A., Jimly, J., Muhammad, A., Aries, M., Indra, D., Irwan, W. M., Tjahjo, T., … Santoso, R. (2023). Etika Pemerintahan. In Praktek Etika Dalam Kepemimpinan Pemerintahan Indonesia (Vol. 1, pp. 437–451). CV Media Aksara.
Lemhannas. (2023). Lemhannas RI Selenggarakan Rakor Tren Tingkat Kepercayaan Publik Terhadap Pemerintah
Maiwan, M. (2018). Memahami Teori-Teori Etika: Cakrawala dan Pandangan. Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi, 17(2), 193–215.
Mamonto, M. A. W. W. (2019). Legal Politics Of Simplifying Political Parties In Indonesia (Case Study of 2004-2014 Election). Substantive Justice International Journal of Law, 2(1), 1. https://doi.org/10.33096/substantivejustice.v2i1.25
Muhdar; Susilowati, T. (2023). Analisis Yuridis Putusan Mahkamah Konstitusi Tentang Penetapan Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Terhadap Penegakan dan Kepastian Hukum di Indonesia Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 merupakan salah satu sistem ketatanegara. 1(4).
Mustika, Prabaningrum, K. (2019). Harmonisasi Antara Etika Publik dan Kebijakan publik. Jurnal Yuridis, 6(1), 1–23.
Mutiara, M. C., & Firdaus, S. U. (2022). Kewenangan Mahkamah Konstitusi Dalam Melakukan Judicial Review Sesuai Fungsinya Dalam Mengawal Konstitusi. Jurnal Demokrasi Dan Ketahanan Nasional, 1(4), 2022.
Mongilala, M., Gosal, R., & Monintja, D. (2018). Etika Pemerintahan Dalam mewujudkan Birokrasi Yang Proffesional Di Kantor Kecamatan Passi Timur Kabupaten Bolaang Mongondow. EKSEKUTIF, 3(3), 1–11.
Nadhia Ayu Sarasvati; Purwono Sungkono Raharjo. (2022). Kewenangan Mahkamah Konstitusi Dalam Melakukan Judicial Review Terhadap Undang-Undang Ratifikasi. Jurnal Demokrasi Dan Ketahanan Nasional, 1(2), 649.
Nurhidayatuloh, N. (2016). Dilema Pengujian Undang-Undang Ratifikasi oleh Mahkamah Konstitusi dalam Konteks Ketetanegaraan RI. Jurnal Konstitusi, 9(1), 113. https://doi.org/10.31078/jk915
Pambayun, O. W. (2023). Konstitusionalitas dan Mekanisme Kewenangan Mahkamah Konstitusi dalam Penyelesaian Sengketa Pemilukada. Souvereignty: Jurnal Demokrasi Dan Ketahanan Nasional, 2(1), 116–124.
Pratiwi, E., Negoro, T., & Haykal, H. (2022). Teori Utilitarianisme Jeremy Bentham: Tujuan Hukum Atau Metode Pengujian Produk Hukum? Jurnal Konstitusi, 19(2), 268. https://doi.org/10.31078/jk1922
Prayatno, Cecep; Susilowati, T. (2024). Pemilihan Umum Serentak Tahun 2024 Berdasarkan Putusan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia. 1(4).
Purnamasari, G. C. (2018). Kewenangan Mahkamah Konstitusi Dalam Melakukan Judicial Review Terhadap Undang-Undang Ratifikasi Perjanjian Internasional. Refleksi Hukum: Jurnal Ilmu Hukum, 2(1), 1–16. https://doi.org/10.24246/jrh.2017.v2.i1.p1-16
Puspitasari, S. H. (2011). Mahkamah Konstitusi dan Penegakkan Demokrasi Konstitusional. Jurnal Konstitusi, 8(3), 383–384.
Schofield, P. (2003). Jeremy Bentham, the Principle of Utility, and Legal Positivism. Current Legal Problems, 56(1), 1–39. https://doi.org/10.1093/clp/56.1.1
Schofield, Philip. (2013). The legal and political legacy of jeremy bentham. Annual Review of Law and Social Science, 9, 51–70. https://doi.org/10.1146/annurev-lawsocsci-102612-134101
Subandri, R. (2023). Tinjauan Yuridis Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 90 / PUU-XXI / 2023 Tentang Persyaratan Batas Usia Pencalonan Presiden Dan Wakil Presiden Rio Subandri umum untuk semua peradilan maupun khusus sesuai dengan karakteristik peradilan Mahkamah Etik dan Peri. 2(1).
Setiawan, A., & Fauzi, E. A. (2019). Etika Kepemimpinan Politik Dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Indonesia. Jurnal Pemerintahan Dan Kebijakan, 1(1), 1–12.
Silvia, E., Hakim, L., & Ramdani, R. (2022). Etika Pemerintahan sebagai Katalis Diskresi dalam Penanganan Covid-19 Menurut Undang-Undang No. 2 Tahun 2020. Wahana Pendidikan, 8(5), 53–61.
Simangunsong, F. (2016). Metodologi Penelitian Pemerintahan. Alfabeta.
Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D (Vol. 19). CV Alfabeta.
Taufik, M., Irawan, B., Khairina, E., Fadhlurrohman, M. I., & Akbar, P. (2021). Ethics of local government heads: A study of leadership in Surabaya, Bandung, and Purwakarta, Indonesia. Masyarakat, Kebudayaan Dan Politik, 34(4), 406. https://doi.org/10.20473/mkp.v34i42021.406-416
Umaroh, A. (2023). Pertumbuhan Artificial Intelegence Serta Implikasinya Terhadap Hukum Dan Etika Ham (Salah Tangkap Pelaku Kriminal Menggunakan Teknologi Face Recognition). Deposisi, 1(3), 262–273. https://doi.org/10.59581/deposisi.v1i3.1082
Welasari. (2023). Analysis Style Member Recruitment by Indonesian Political Parties as Part of Efforts for the Indonesian Parliament Member’ s Candidacy. 04(2), 15–24. https://doi.org/https://doi.org/10.35326/jsip.v4i2.3402
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors Who Publish whit this journal agree to the following term :
Copyright on any article is retained by the Journal
- Author grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this;
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal;
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work;
- Every accepted manuscript should be accompanied by Copyright Transfer Agreement (CTA), prior to the article publication. CTA can be downloaded here;
=====================================================================================================
Penulis yang mempublikasikan naskahnya pada Jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
Hak cipta pada setiap artikel adalah milik jurnal.
- Penulis mengakui bahwa Jurnal ARISTO berhak sebagai mempublikasikan pertama kali dengan bekerja secara bersamaan dibawah Creative Commons Attribution License yang memungkinkan orang lain untuk membagi pekerjaan dengan pengakuan dari pengarang dan publikasi pertama dalam jurnal ARISTO;
- Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif  dari naskah yang telah terbit di jurnal ini kedalam versi yang lain (misal: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi kedalam buku, dll), dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertamakali pada Jurnal ARISTO;
- Penulis diperbolehkan dan didorong untuk mengirimkan pekerjaan mereka secara daring (misal melalui respositories atau website instansi penulis) sebelum atau selama proses pengiriman pada Jurnal ARISTO berlangsung, ini dapat menjadikan pertukaran informasi yang sangat produktif, dan serta menjadikan kutipan yang banyak dari publikasi;
- Setiap naskah yang diterima wajib menyertakan Perjanjian Pemindahan Hakcipta (Copyright Transfer Agreement/CTA), sebelum artikel diterbitkan. CTA dapat diunduh di sini
