Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah Sektor Pariwisata Di Kota Semarang
DOI:
https://doi.org/10.24269/ars.v9i1.1983Abstract The research aims to look at how to optimize the Local Revenue of the tourism sector in Semarang City. The tourism wealth owned by Semarang City should be able to compete with other cities as a tourist destination city. Other advantages are opening up employment opportunities for the community, increasing the tourism industry sector and increasing the Original Revenue of the City of Semarang. This study uses a qualitative method. Data collection techniques used are derived from primary data in the form of observations of phenomena that occur and secondary data in the form of valid documentation. Based on the results of the analysis shows that the tourist attraction in the city of Semarang can be enjoyed by tourists with a variety of destinations, both to enjoy travel (pleasure tourism), recreation (recreation tourism), culture (cultural tourism), sports (sports tourism), trade business affairs (business tourism), and convention activities (convention tourism). Participatory management is an important approach in optimizing the Local Revenue of the tourism sector in Semarang City. Besides, the application of participatory management in optimizing the Local Revenue of the tourism sector in Semarang City aims to empower local communities. Through the implementation of participatory management in optimizing the Local Revenue of the tourism sector in Semarang City, local communities can take advantage of opportunities in many aspects including managers, consumption or restaurant providers, accommodation facilities, transportation and utility souvenirs from household handicrafts. Tourism development planning is carried out by the wishes of the community or sometimes planning is made by residents.
Downloads
Download data is not yet available.
References
Mangkoesoebroto, Guritno. (2001). Ekonomi Publik. Yogyakarta: BPFE.
Mardianis. (2018). Kontribusi Sektor Pariwisata Terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Di Kabupaten Kerinci. Jambi: Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Jambi.
Rudi, Badrudin. (2001). Menggali Sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) Daerah Istimewa Yogyakarta Melalui Pembangunan Industri Pariwisata. Jurnal Kompak No 3, Hlm 1-13.
Salah, Wahab. (2003). Manajemen Kepariwisataan. Jakarta: PT. Pramadya Paramita.
Samsubar, Saleh. (2003). Kemampuan Pinjam Daerah Kota dan Kota di Indonesia. Semarang: Media Ekonomi & Bisnis Vol. XIV No. 2 Desember 2003.
Spillane, James J. DR. (1987). Pariwisata Indonesia. Yogyakarta: Kanisius.
Susiana. (2003). Analisis Faktor yang Mempengaruhi Pendapatan Asli Daerah dari Sektor Pariwisata Kota Surakarta (1985-2000). Disertasi, Fakultas Ekonomi Universitas Diponegoro.
Tribe, John. (2004). The Economics of Recreation, Leisure and Tourism (Third edit). Amsterdam Boston Heidelberg London New York Oxford Paris San Diego San Francisco Singapore Sydney Tokyo: Elsevier Linacre House, Jordan Hill, Oxford OX2 8DP 30 Corporate Drive, Burlington MA 01803.
Undang-Undang No. 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 11, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4966).
Undang-Undang No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.
Undang-Undang No. 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah.
Undang-Undang No. 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.
Undang-Undang No. 34 Tahun 2000 tentang Pajak Daerah Dan Retribusi Daerah.
Mardianis. (2018). Kontribusi Sektor Pariwisata Terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Di Kabupaten Kerinci. Jambi: Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Jambi.
Rudi, Badrudin. (2001). Menggali Sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) Daerah Istimewa Yogyakarta Melalui Pembangunan Industri Pariwisata. Jurnal Kompak No 3, Hlm 1-13.
Salah, Wahab. (2003). Manajemen Kepariwisataan. Jakarta: PT. Pramadya Paramita.
Samsubar, Saleh. (2003). Kemampuan Pinjam Daerah Kota dan Kota di Indonesia. Semarang: Media Ekonomi & Bisnis Vol. XIV No. 2 Desember 2003.
Spillane, James J. DR. (1987). Pariwisata Indonesia. Yogyakarta: Kanisius.
Susiana. (2003). Analisis Faktor yang Mempengaruhi Pendapatan Asli Daerah dari Sektor Pariwisata Kota Surakarta (1985-2000). Disertasi, Fakultas Ekonomi Universitas Diponegoro.
Tribe, John. (2004). The Economics of Recreation, Leisure and Tourism (Third edit). Amsterdam Boston Heidelberg London New York Oxford Paris San Diego San Francisco Singapore Sydney Tokyo: Elsevier Linacre House, Jordan Hill, Oxford OX2 8DP 30 Corporate Drive, Burlington MA 01803.
Undang-Undang No. 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 11, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4966).
Undang-Undang No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.
Undang-Undang No. 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah.
Undang-Undang No. 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.
Undang-Undang No. 34 Tahun 2000 tentang Pajak Daerah Dan Retribusi Daerah.
Downloads
Published
2020-05-26
Issue
Section
Artikel
License
Authors Who Publish whit this journal agree to the following term :
Copyright on any article is retained by the Journal
- Author grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this;
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal;
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work;
- Every accepted manuscript should be accompanied by Copyright Transfer Agreement (CTA), prior to the article publication. CTA can be downloaded here;
=====================================================================================================
Penulis yang mempublikasikan naskahnya pada Jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
Hak cipta pada setiap artikel adalah milik jurnal.
- Penulis mengakui bahwa Jurnal ARISTO berhak sebagai mempublikasikan pertama kali dengan bekerja secara bersamaan dibawah Creative Commons Attribution License yang memungkinkan orang lain untuk membagi pekerjaan dengan pengakuan dari pengarang dan publikasi pertama dalam jurnal ARISTO;
- Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif  dari naskah yang telah terbit di jurnal ini kedalam versi yang lain (misal: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi kedalam buku, dll), dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertamakali pada Jurnal ARISTO;
- Penulis diperbolehkan dan didorong untuk mengirimkan pekerjaan mereka secara daring (misal melalui respositories atau website instansi penulis) sebelum atau selama proses pengiriman pada Jurnal ARISTO berlangsung, ini dapat menjadikan pertukaran informasi yang sangat produktif, dan serta menjadikan kutipan yang banyak dari publikasi;
- Setiap naskah yang diterima wajib menyertakan Perjanjian Pemindahan Hakcipta (Copyright Transfer Agreement/CTA), sebelum artikel diterbitkan. CTA dapat diunduh di sini
