Strategi Politik Identitas Perempuan dalam Pemilihan Umum Legislatif 2019 (Studi tentang Kemenangan Ade Kartika di Daerah Pemilihan II Kabupaten Majalengka)
DOI:
https://doi.org/10.24269/ars.v9i1.2009Abstract This study describes the identity politics strategy of legislative candidates in the local political constellation. The focus of this study is about the victory of Ade Kartika in the electoral area II with the composition of the Districts of Kertajati, Jatitujuh, Ligung and Jatiwangi. This study aims to find out more closely related to the political strategy of candidates for legislative members by using the issue of gender identity as the main capital in the legislative political constellation in 2019. The concept of identity politics is used as an analytical tool to reveal how the identity politics strategy works in winning candidates. This study used descriptive method with a qualitative approach. Data analysis was performed using interview methods and relevant literature studies. As a result, this research shows that women's political strategy is based on aspects of group identity and gender ties.
Downloads
Download data is not yet available.
References
Adelina, Shelly & Soetjipto, A. (2014). Shelly Adelina & Ani Soetjipto. Jurnal Perempuan, Vol. 19 No, 103=115.
Adhi Suciptaningsih, O. (2010). PARTISIPASI PEREMPUAN DALAM LEMBAGA LEGISLATIF DI KABUPATEN KENDAL. JURNAL KOMUNITAS, Komunitas.
Alam, M., & Ilham, L. (2016). Stategi Pemenangan Anggota Legislatif Perempuan Terpilih dalam Pemilihan Legislatif 2014 (Studi Pada Kantor DPRD Makassar). Jurnal Tomalebbi; Pemikiran, Penelitian Hukum, Pendidikan Kewarganegaraan, 3(4), 1–15. https://doi.org/10.1016/j.cell.2009.01.043
Ardi, A. M. (2014). Perempuan Di Legislatif: Advokasi Perempuan Legislatif Bagi Kepentingan Dapil Di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jawa Timur. Jurnal Politik Muda, Vol. 3 No., 303–318.
Haryono, E. A. D. (2014). Bagaimana Wajah Caleg Perempuan dalam Pemilu 2014? Jurnal Perempuan, Vol. 19 No, 153–160.
Moleong, L. J. (2012). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Mukarom, Z. (2012). Perempuan dan Politik: Studi Komunikasi Politik tentang Keterwakilan Perempuan di Legislatif. Mediator, 9.
Nasution, & Fauzan. (2017). Strategi Pemenangan Partai Golkar pada Pemilu Legislatif 2009 di Kabupaten Mandailing Natal. Politeia: Jurnal Ilmu Politik, 9(2), 60–74.
Perdana, A. (2014). Wajah Aktivis Perempuan dalam Parlemen: Prestasi & Rekomendasi Politik. Jurnal Perempuan, Vol. 19 No.
Prasetya et.al. (2016). Strategi Pemenangan Calon Dalam Pemilihan Umum Legislatif Tahun 2014 Melalui Jaringan Cekian Di Bali. E-Jurnal Politika, 1(Strategi Pemenangan Politik), 1–15. Retrieved from https://ojs.unud.ac.id/index.php/politika/article/view/22196%3E.
Sari, E. (2016). Kebangkitan Politik Identitas Islam Pada Arena Pemilihan Gubernur Jakartao Title. Jurnal Kritis, Vol. 2 No.
Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sukamto. (2010). Politik Identitas (Suatu Kajian Awal dalam Kerangka dan interaksi “Lokalitas dan Globalisasiâ€). Jurnal Sejarah Dan Budaya, 2.
Sundari, A., & Annisa, R. (2014). Politik Berbasis Komunitas: Pemberdayaan Perempuan Pemimpin di Yogyakarta. Jurnal Perempuan, Jurnal Per, 145–151.
Wardani, S. B. E. (2013). Potret Keterpilihan Perempuan di Legislatif pada Pemilu 2009. Jakarta: Puskapol FISIP UI.
Adhi Suciptaningsih, O. (2010). PARTISIPASI PEREMPUAN DALAM LEMBAGA LEGISLATIF DI KABUPATEN KENDAL. JURNAL KOMUNITAS, Komunitas.
Alam, M., & Ilham, L. (2016). Stategi Pemenangan Anggota Legislatif Perempuan Terpilih dalam Pemilihan Legislatif 2014 (Studi Pada Kantor DPRD Makassar). Jurnal Tomalebbi; Pemikiran, Penelitian Hukum, Pendidikan Kewarganegaraan, 3(4), 1–15. https://doi.org/10.1016/j.cell.2009.01.043
Ardi, A. M. (2014). Perempuan Di Legislatif: Advokasi Perempuan Legislatif Bagi Kepentingan Dapil Di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jawa Timur. Jurnal Politik Muda, Vol. 3 No., 303–318.
Haryono, E. A. D. (2014). Bagaimana Wajah Caleg Perempuan dalam Pemilu 2014? Jurnal Perempuan, Vol. 19 No, 153–160.
Moleong, L. J. (2012). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Mukarom, Z. (2012). Perempuan dan Politik: Studi Komunikasi Politik tentang Keterwakilan Perempuan di Legislatif. Mediator, 9.
Nasution, & Fauzan. (2017). Strategi Pemenangan Partai Golkar pada Pemilu Legislatif 2009 di Kabupaten Mandailing Natal. Politeia: Jurnal Ilmu Politik, 9(2), 60–74.
Perdana, A. (2014). Wajah Aktivis Perempuan dalam Parlemen: Prestasi & Rekomendasi Politik. Jurnal Perempuan, Vol. 19 No.
Prasetya et.al. (2016). Strategi Pemenangan Calon Dalam Pemilihan Umum Legislatif Tahun 2014 Melalui Jaringan Cekian Di Bali. E-Jurnal Politika, 1(Strategi Pemenangan Politik), 1–15. Retrieved from https://ojs.unud.ac.id/index.php/politika/article/view/22196%3E.
Sari, E. (2016). Kebangkitan Politik Identitas Islam Pada Arena Pemilihan Gubernur Jakartao Title. Jurnal Kritis, Vol. 2 No.
Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sukamto. (2010). Politik Identitas (Suatu Kajian Awal dalam Kerangka dan interaksi “Lokalitas dan Globalisasiâ€). Jurnal Sejarah Dan Budaya, 2.
Sundari, A., & Annisa, R. (2014). Politik Berbasis Komunitas: Pemberdayaan Perempuan Pemimpin di Yogyakarta. Jurnal Perempuan, Jurnal Per, 145–151.
Wardani, S. B. E. (2013). Potret Keterpilihan Perempuan di Legislatif pada Pemilu 2009. Jakarta: Puskapol FISIP UI.
Downloads
Published
2020-04-29
Issue
Section
Artikel
License
Authors Who Publish whit this journal agree to the following term :
Copyright on any article is retained by the Journal
- Author grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this;
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal;
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work;
- Every accepted manuscript should be accompanied by Copyright Transfer Agreement (CTA), prior to the article publication. CTA can be downloaded here;
=====================================================================================================
Penulis yang mempublikasikan naskahnya pada Jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
Hak cipta pada setiap artikel adalah milik jurnal.
- Penulis mengakui bahwa Jurnal ARISTO berhak sebagai mempublikasikan pertama kali dengan bekerja secara bersamaan dibawah Creative Commons Attribution License yang memungkinkan orang lain untuk membagi pekerjaan dengan pengakuan dari pengarang dan publikasi pertama dalam jurnal ARISTO;
- Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif  dari naskah yang telah terbit di jurnal ini kedalam versi yang lain (misal: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi kedalam buku, dll), dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertamakali pada Jurnal ARISTO;
- Penulis diperbolehkan dan didorong untuk mengirimkan pekerjaan mereka secara daring (misal melalui respositories atau website instansi penulis) sebelum atau selama proses pengiriman pada Jurnal ARISTO berlangsung, ini dapat menjadikan pertukaran informasi yang sangat produktif, dan serta menjadikan kutipan yang banyak dari publikasi;
- Setiap naskah yang diterima wajib menyertakan Perjanjian Pemindahan Hakcipta (Copyright Transfer Agreement/CTA), sebelum artikel diterbitkan. CTA dapat diunduh di sini
