Model Manajemen kelompok Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Usaha Tepung Tapioka
DOI:
https://doi.org/10.24269/ars.v6i1.777Abstract
Micro Small and Medium Enterprises (MSMEs) is a buffer of the national economy that it proved able to survive during the monetary crisis in Indonesia in 1997-1998. On the one hand, MSMEs have a strong resilience to the economic crisis. On the other hand, the development of MSMEs is faced with complex problems. This research departs from the complexity of the problems faced in developing Tapioca Starch business. This study aims to understand the problems faced by SMEs in developing Tapioca Flour Business in Kediri and prepare concrete steps to solve the problem. This research used descriptive qualitative method with data collection technique of interview, observation, and documentation. The results of this study indicated that the problems faced by the Tapioca flour business in Kediri are that they have no the formation of the business in a business group, the lack of human resources skills in developing the business, the limited business capital, and the dependence of the entrepreneurs on the middlemen directly and not to the detriment of entrepreneurs. The steps proposed for such issues include the formation of business groups, strengthening cooperative networks with business groups, markets, and cassava growers, and strengthening venture capital through saving and loan systems.
Downloads
References
Afifah, R. Z., & Setiawan, A. H. (2012). Analisis Bantuan Modal dan Kredit Bagi Kelompok Pelaku Usaha Mikro Oleh Dinas Koperusi dan UMKM Kota Semarang (Studi Kasus: KPUM di Kelurahan Pekunden, Kecamatan Semarang Tengah) (Doctoral dissertation, Fakultas Ekonomika dan Bisnis).
Amy dan Adiba (2010) dalam karya tulis ihniah berjudul Membebaskan Nelayan dari Jeratan Tengkulak dari Segi Permodalan Melalui Program Pernberdayaan Kemandirian Nelayan dengan KUD Syariah (Studi Kasus: Nelayan Desa Grajagan, Kecamatan Purwoharjo, Kabupaten Banyuwangi)
Azizah, E. N. (2016). Peran Positif Tengkulak dalam Pemasaran Buah Manggis Petani: Studi Jaringan Sosial Tengkulak di Desa Karacak, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor. Indonesian Journal of Sociology and Education Policy, 1(1), 80-102.
Ediarno. (2015). Posisi Teori Ekonomi Bagi Hasil Didalam Perkembangan Kajian Ekonomi Politik. http://ekonomi-bagi-hasil.com/wp-content/uploads/2015/05/POSISI-TEORI-EKONOMI-BAGI-HASIL-.pdf
Handoko Yunus. (2013). Pemikiran Ekonomi Politik Taylor, Smith, Marx dan Keynes. Jurnal JIBEKA Volume 7 No 2, 64 – 70.
Harahap, A. J. (2015). Analisis Hukum Pemberian Kredit kepada Usaha Kecil di Provinsi Sumatera Utara. JUPIIS: Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial , 7(2), 125-131.
Indrika (2013) dalam skripsi berjudul Pemberdayaan Masyarakat melalui Program Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Tanjung dalam Meningkatkan Kualitas Hidup (Studi di Desa Wonokerso Tembarak Temanggung)
Iyan, R. Y. (2013). Peran Kredit Koperasi Simpan Pinjam Terhadap Peningkatan Pendapatan Dan Usaha Anggotanya Di Kecamatan Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir. Ju••al Ekonomi, 19(04).
Kurniawan, F. D., & Fauziah, L. (2014). Pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dalam Penanggulangan Kemiskinan. JKMP (Jurnal Kehijakan dan Manajemen Publik), 2(2), 165-176.
Lie, L., & Kis, I. (2008). MENDORONG PERTUMBUHAN USAHA MIKRO, KECIL, DAN MENENGAH DENGAN PROGRAM—PROGRAM BERBASIS KNOWLEDGE MANAGEMENT. Dinamika Ekonomi, 1(1).
Mongid Abdul dan Notodihardjo Soegeng FX. (2011). Pengembangan Daya Saing UMKM di Malaysia dan Singapura: Sebuah Komparasi. Jurnal Keuangan dan perbankan Volume 15 No. 2, 243-253.
Nugraheni, P., & Subaweh, I. (2011). Pengaruh Penerapan Standar Akuntansi Pemerintahan Terhadap Kualitas Laporan Keuangan. Jurnal Ilmiah Ekonomi Bisnis, 13(1).
Prihatini, D. VALUE CHAIN ANALYSIS (ANALISIS RANTAI PASOK) UNTUK PENINGKATAN PENDAPATAN PETANI KOPI PADA INDUSTRI KOPI BIJI RAKYAT DI KABUPATEN JEMBER.
Pujiono, A. (2010). Dampak Zakat terhadap Pengentasan Kemiskinan melalui Program Zakat Produktif dan berbasis pada Pemberdayaan Keluarga Swadaya Masyarakat Miskin. Jurnal Ekbisi, 5(1), 1-20.
Rahman, M., & Widodo, S. (2015). DAMPAK KEBIJAKAN ANTI TEMI3AKAU I LRHADAP STRATEGI NAFKAH PETANI TEMBAKAU MADURA (Studi Kasus Desa Panaguan Kecamatan Proppo Pamekasan). Media Trend, 10(2), 114-124.
Rahmawati, E. (1999). Analisis Saluran Pemasaran Manggis (Studi Kasus Desa Puspahiang, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.
Rapini, T., Farida, U., & Adji, S. (2016). MENUJU KEBERHASILAN PEMBINAAN USAHA KECIL DAN MENENGAH DI KABUPATEN PONOROGO. In PROSIDING SEMINAR NASIONAL HAS1L-HAS1L PENELITIAN 2016: BIDANG AGAlvIA ISLAM BUDAYA, EKON014 SOS1AL HUMANIORA, TEKNOLOGI, KESEHATAN, DAN PENDIDIKAN (pp. 103-112). UNIVERSITAS MUHAMN4ADIYAH PONOROGO.
Resalawati, A. (2011). Pengaruh perkembangan usaha kecil menengah terhadap pertumbuhan ekonomi pada sektor UKM di Indonesia.
Saptana, S., &Sartika, T. (2014). Manajemen rantai pasok komoditas telur ayam kampung. Jurnal Manajemen & Agribi,snis, 11(1), 1-11.
Sari Resmi Yunita dkk. (2015). Pemetaan dan Strategi Peningkatan Daya Saing UMKM dalam Menghadapi MEA 2015 dan Pasca MEA 2025. Working Paper Bank Indonesia. http://www.bi.go.id/id/umkm/penelitian/nasional/kajian/Documents
Simon Vaut dkk. (2014). Ekonomi dan Sosial Demokrasi. Diterjemahkan oleh: Dr. Ivan. A. Hadar. Jakarta: Friedrich-Ebert-Stiftung Kantor Perwakilan Indonesia.
Sulistyo, H., & Adiatma, A. (2011). Model optimalisai kemitraan usaha kecil menengah dan badan usaha milik negara melalui program kemitraan dan bina lingkungan untuk meningkatkan kinerja. Journal IPTEK, 5(2), 25-40.
Swastika, D. K. (2016). Penguatan Kelompok Tani: Langkah Awal PeningkatanKesejahteraan Petani. Analisis Kebijakan Pertanian, 9(4), 371-390. SYARIIFAH, A. (2015). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kemampuan Pelaku Usaha
Mikro Kecil Menengah (UMKM). Studi Pustaka.
SYARIIFAH, A. (2015). Faktor-faktor yang Mempenganfin Kemampuan Pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Studi Pustaka.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors Who Publish whit this journal agree to the following term :
Copyright on any article is retained by the Journal
- Author grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this;
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal;
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work;
- Every accepted manuscript should be accompanied by Copyright Transfer Agreement (CTA), prior to the article publication. CTA can be downloaded here;
=====================================================================================================
Penulis yang mempublikasikan naskahnya pada Jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
Hak cipta pada setiap artikel adalah milik jurnal.
- Penulis mengakui bahwa Jurnal ARISTO berhak sebagai mempublikasikan pertama kali dengan bekerja secara bersamaan dibawah Creative Commons Attribution License yang memungkinkan orang lain untuk membagi pekerjaan dengan pengakuan dari pengarang dan publikasi pertama dalam jurnal ARISTO;
- Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif  dari naskah yang telah terbit di jurnal ini kedalam versi yang lain (misal: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi kedalam buku, dll), dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertamakali pada Jurnal ARISTO;
- Penulis diperbolehkan dan didorong untuk mengirimkan pekerjaan mereka secara daring (misal melalui respositories atau website instansi penulis) sebelum atau selama proses pengiriman pada Jurnal ARISTO berlangsung, ini dapat menjadikan pertukaran informasi yang sangat produktif, dan serta menjadikan kutipan yang banyak dari publikasi;
- Setiap naskah yang diterima wajib menyertakan Perjanjian Pemindahan Hakcipta (Copyright Transfer Agreement/CTA), sebelum artikel diterbitkan. CTA dapat diunduh di sini
