MEDIA MASSA DAN RUANG PUBLIK (Public sphere), SEBUAH RUANG YANG HILANG
DOI:
https://doi.org/10.24269/ars.v1i1.1538Abstract Ruang publik dipahami sebagai ruang kehidupan Meminjam konsep Habermas tentang ruang publik (public sphere), bahwa manusia selalu berada dalam ruang kehidupan. Dalam ruang hidup tersebut ada proses interaksi dan komunikasi dengan sesama dalam sebuah ruang pula, inilah yang disebut ruang publik. Habermas mengatakan, semua wilayah atau ruang kehidupan sosial yang memungkinkan adanya terbentuk pendapat umum (public opinion) dapat dipahami sebagai ruang public. Berkaca pada pemikiran Habermas, posisi media massa awalnya menjadi sarana atau distribusi informasi dalam ruang publik. Media massa menjadi katarsis (perekat) kepentingan yang berjalan dalam logika ruang publik. Sehingga, posisi media massa masih sebagai perpanjangan tangan dari manusia; dalam konteks ruang publik tentu saja pemerintah dan masyarakat, karena itu apakah bisa dikatakan ruang public adalah sebuah ruang yang hilang, hanya kita sendiri yang bisa menjawab.
Downloads
Download data is not yet available.
References
Curran,James, Mass Media and Democrazy: A Reapprasial.’Dalam James Curran dan Michael Gurevitch(ed),Mass Media and Society,Third Edition,London:Arnold, (2000).â€
Denis McQuail, Mass Communication Theory (Teori Komunikasi Massa), Erlangga, 1987
Habermas, Jurgen cited in Kellner, Douglas, ‘Habermas, the Public Sphere, and Democracy: A Critical Intervention', URL: http://www.gseis.ucla.edu/faculty/kellner/kellner.html
Habermas,Jurgen(German 1962) English translation 1997, The structural Transformation of The Public Sphre: An Inguiry Into A Category of Bourgeois Society , Cambridge Massachusetts : The MIT Press
Kovack, Bill dan Tom Rosentiel, The Element of Journalism : What Newspaper Should Know and The Public Should Expect. New York: Crown Publisher, 2001.
Santana K., Septiawan. Jurnalisme Kontemporer. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia, 2005.
Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, h.123, Konsentrasi Kepemilikan Media , dan Ancaman Ruang Publik ,Eriyanto,Vol 12, Nomor 2,November 2008,ISSN 1410.
Denis McQuail, Mass Communication Theory (Teori Komunikasi Massa), Erlangga, 1987
Habermas, Jurgen cited in Kellner, Douglas, ‘Habermas, the Public Sphere, and Democracy: A Critical Intervention', URL: http://www.gseis.ucla.edu/faculty/kellner/kellner.html
Habermas,Jurgen(German 1962) English translation 1997, The structural Transformation of The Public Sphre: An Inguiry Into A Category of Bourgeois Society , Cambridge Massachusetts : The MIT Press
Kovack, Bill dan Tom Rosentiel, The Element of Journalism : What Newspaper Should Know and The Public Should Expect. New York: Crown Publisher, 2001.
Santana K., Septiawan. Jurnalisme Kontemporer. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia, 2005.
Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, h.123, Konsentrasi Kepemilikan Media , dan Ancaman Ruang Publik ,Eriyanto,Vol 12, Nomor 2,November 2008,ISSN 1410.
Downloads
Published
2013-12-15
Issue
Section
Artikel
License
Authors Who Publish whit this journal agree to the following term :
Copyright on any article is retained by the Journal
- Author grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this;
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal;
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work;
- Every accepted manuscript should be accompanied by Copyright Transfer Agreement (CTA), prior to the article publication. CTA can be downloaded here;
=====================================================================================================
Penulis yang mempublikasikan naskahnya pada Jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
Hak cipta pada setiap artikel adalah milik jurnal.
- Penulis mengakui bahwa Jurnal ARISTO berhak sebagai mempublikasikan pertama kali dengan bekerja secara bersamaan dibawah Creative Commons Attribution License yang memungkinkan orang lain untuk membagi pekerjaan dengan pengakuan dari pengarang dan publikasi pertama dalam jurnal ARISTO;
- Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif  dari naskah yang telah terbit di jurnal ini kedalam versi yang lain (misal: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi kedalam buku, dll), dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertamakali pada Jurnal ARISTO;
- Penulis diperbolehkan dan didorong untuk mengirimkan pekerjaan mereka secara daring (misal melalui respositories atau website instansi penulis) sebelum atau selama proses pengiriman pada Jurnal ARISTO berlangsung, ini dapat menjadikan pertukaran informasi yang sangat produktif, dan serta menjadikan kutipan yang banyak dari publikasi;
- Setiap naskah yang diterima wajib menyertakan Perjanjian Pemindahan Hakcipta (Copyright Transfer Agreement/CTA), sebelum artikel diterbitkan. CTA dapat diunduh di sini
