Kekuatan Pembuktian Keterangan Tanpa Sumpah Anak sebagai Korban Pencabulan dalam Putusan Nomor 106/Pid.Sus/2025/PN CLP

Authors

  • Hanafiah Hanafiah Universitas Muhammadiyah Purwokerto
  • Rahtami Susanti Universitas Muhammadiyah Purwokerto
  • Yusuf Saefudin Universitas Muhammadiyah Purwokerto
  • Selamat Widodo Universitas Muhammadiyah Purwokerto

DOI:

https://doi.org/10.24269/ls.v10i2.14188

Keywords:

Negative Proof, Child Testimony, Child Abuse, Legal Clue

Abstract

This research examines the evidentiary value of unsworn testimony provided by child victims and analyzes judicial considerations in imposing sanctions for child molestation cases through the perspective of the negative statutory proof theory. Employing a normative legal research method, the study applies statutory, case, and conceptual approaches, with a focus on Cilacap District Court Decision Number 106/Pid.Sus/2025/PN Clp. The findings reveal that a child victim’s statement delivered without an oath does not qualify as independent legal evidence under Article 185 paragraph (7) of the Indonesian Criminal Procedure Code. Nevertheless, such testimony may contribute to the evidentiary process when supported by other lawful evidence, including witness statements, the defendant’s confession, and the Visum et Repertum. The court’s reasoning demonstrates the application of the lex specialis derogat legi generali principle through the Child Protection Act, which served as the legal basis for establishing the defendant’s guilt. Accordingly, this study highlights the need for standardized child-sensitive examination procedures to ensure effective legal protection and minimize the risk of revictimization during judicial proceedings.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aditia, A. B., & Iksan, M. (2025). Relevansi Keyakinan Hakim dalam Sistem Pembuktian Negatif Pasal 183 KUHAP: Analisis Putusan Pengadilan Negeri Surabaya Nomor 454/Pid. B/2024/Pn. Sby. Academia Open, 10(2), 10-21070. https://doi.org/10.21070/acopen.10.2025.12995

Anwar, M. I., Zarzani, T. R., & Aspan, H. (2025). The Role Of The State In Efforts To Protect Children's Rights From The Perspective Of Law Number 35 Of 2014 Concerning Child Protection. International Journal of Synergy in Law, Criminal, and Justice, 2(1), 515-527. https://doi.org/10.62976/ijijel.v3i3.1314

Arridho, M. R., & Sumarwoto, S. (2025). Tinjauan Hukum Peranan Keterangan Saksi Sebagai Alat Bukti Dalam Proses Pidana Menurut Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP). Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory, 3(3), 2505-2509. https://doi.org/10.62976/ijijel.v3i3.1314

Cristina, J., & Manalu, I. (2025). Analisis peran alat bukti dan keterangan saksi dalam menentukan keputusan pengadilan pidana. Jurnal Kajian Hukum Dan Kebijakan Publik| E-ISSN: 3031-8882, 3(1), 245-263. https://doi.org/10.62379/6vsnhe93

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia Putusan Nomor 106/Pid.Sus/2025/PN Clp (2025).

Febriansyah, M. F., Mustaqim, T., Pratama, Y. A., & Utami, R. A. (2025). Peran hakim dalam menilai bukti dalam sistem pembuktian hukum pidana Indonesia. Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan, 2(1), 169-174.

Fitriani, N. (2019). Tinjauan yuridis kekuatan pembuktian keterangan saksi anak dalam persidangan perkara pidana. Jurnal Legalitas, 12(1), 14-24. https://doi.org/10.33756/jelta.v12i1.5416

Gunawan, W. I., Makarao, M. T., & Harahap, H. (2023). The Power Of Child Witnesses As Evidence In Criminal Case Cases. Jurnal Hukum Jurisdictie, 5(1), 50-60. https://doi.org/10.34005/jhj.v5i1.113

Heikal, A., Suhadi, & Rosdiana. (2020). Kekuatan Pembuktian Alat Bukti Keterangan Terdakwa Di Persidangan Pengadilan Dalam Tindak Pidana Narkotika. Jurnal Lex Suprema, 2, 961–978. https://doi.org/10.12345/lexsuprema.v2i1.93

Hidayati, F. N., Fatimah, S., & Bambang Santoso, S. H. (2020). Kekuatan Alat Bukti Saksi Korban Yang Masih dibawah Umur dan Tidak Disumpah Dalam Persidangan Perkara Pencabulan Anak. Verstek, 4(2). https://doi.org/10.20961/jv.v4i2.38380

Idzhar, M., & Sabnah, S. (2024). Studi Perbandingan: Kedudukan Testimonium De Auditu Di Peradilan Indonesia. Qonun: Jurnal Hukum Islam Dan Perundang-Undangan, 8(1), 35-66. https://doi.org/10.21093/qj.v8i2.8349

Irma, A., & Putranto, R. D. (2025). Perlindungan Hukum Anak Sebagai Saksi dalam Sistem Peradilan Pidana di Indonesia. FOCUS, 6(1), 13-19. https://doi.org/10.37010/fcs.v6i1.1840

Janna, R., & Utami, R. A. (2025). Relevansi alat bukti dalam sistem peradilan pidana Indonesia: Analisis normatif dan praktis. Jurnal Kajian Hukum Dan Pendidikan Kewarganegaraan, 2(1), 438-440.

Novita. (2021). Tinjauan Yuridis Terhadap Keterangan Anak Dalam Pembuktian Perkara Pidana. Jurnal Ilmu Hukum Tambun Bungai, 6(1), 91–106. https://doi.org/10.61394/jihtb.v6i1.179

Nugroho, B. (2017). Peranan alat bukti dalam perkara pidana dalam putusan hakim menurut kuhap. Jurnal Yuridika, 32(1), 17–36. https://doi.org/10.20473/ydk.v32i1.4780

Nurtan, M., Pasamai, S., & Zainuddin, Z. (2021). Kekuatan Pembuktian Keterangan Saksi Anak Dalam Sistem Peradilan Pidana. Journal of Lex Generalis (JLG), 2(2), 509-523.

Prahestu, T. V. (2024). Analisis Terhadap Fenomena Kekerasan Seksual yang Terjadi di Lingkungan Pendidikan (Studi Kasus di Kabupaten Cilacap). UMP PRESS, 17(April 2022). https://doi.org/10.30595/pssh.v17i.1107

Presiden Republik Indonesia. (2025). Undang Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2025 Tentang Kitab Undang Undang Hukum Acara Pidana. 263834.

Putra, K. A., Ramadhan, B. A., Perdana, A. A. N. B. A., Razak, F., Triasa, A., & Hardiansyah, N. (2024). Kapabilitas Anak Sebagai Saksi Dalam Persidangan. Politika Progresif: Jurnal Hukum, Politik dan Humaniora, 1(2), 288-298. https://doi.org/10.62383/progres.v1i2.354

Ramadhana, S. F., Amin, M. E., & Tornado, A. S. (2023). Kedudukan Saksi Yang Mengetahui Dalam Perkara Pidana Tanpa Mengalami Peristiwa Pidana. Lex Positivis, 1(2), 144-161.

Triantono, & Marizal, M. (2021). Parameter Keyakinan Hakim Dalam Memutus Perkara Pidana. Justitia Et Pax, 37(39), 267–286. https://doi.org/10.24002/jep.v37i2.3744

Wahyuni, P. S., & Pratama, B. P. (2025). Perlindungan hukum oleh penyidik terhadap anak sebagai korban tindak pidana kekerasan seksual. Jurnal Sakato Ekasakti Law Review, 4(1), 12-20. https://doi.org/10.31933/n51hxk25

Wibowo, M. S. A. (2020). Pelaksanaan proses peradilan dan pemenuhan hak dalam perlindungan hukum bagi anak (menurut UU No. 11 Tahun 2012 tentang sistem peradilan pidana anak). Reformasi Hukum, 24(1), 21-40. https://doi.org/10.46257/jrh.v24i1.90

Downloads

Published

2026-09-02

How to Cite

Hanafiah, H., Susanti, R., Saefudin, Y., & Widodo, S. (2026). Kekuatan Pembuktian Keterangan Tanpa Sumpah Anak sebagai Korban Pencabulan dalam Putusan Nomor 106/Pid.Sus/2025/PN CLP. Legal Standing : Jurnal Ilmu Hukum, 10(2), 284–293. https://doi.org/10.24269/ls.v10i2.14188