Pengaruh Jumlah Rivet Terhadap Kekuatan Mekanik Sambungan Komposit Serbuk Batu Bata Hebel

Sugiyanto Sugiyanto* -  Universitas Surakarta, Indonesia
Andi Purwanto -  Universitas Surakarta, Indonesia
Vincentius Vincentius -  Universitas Surakarta, Indonesia

DOI : 10.24269/jtm.v3i02.8103

Indonesia merupakan salah satu negara tropis dengan tingkat keanekaragaman hayati terbesar di dunia. Banyak sekali potensi kekayaan alam Indonesia yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung ketersediaan sumber daya sebagai salah satu elemen pendorong peningkatan daya saing industri. Salah satunya adalah pemanfaatan sumber daya alam Indonesia untuk mensubsitusi bahan baku di industri yang selama ini harus dipenuhi melalui jalur impor. Perkembangan teknologi khususnya dibidang komposit, telah menghasilkan produk  komposit yang menggunakan serbuk Batu bata Hebel sebagai penguat. Tujuan dari penelitian ini antara lain : Mengetahui pengaruh sambungan mekanik pada komposit berpenguat serbuk batu bata hebel dengan sambungan tipe single lap terhadap kekuatan tarik dan kekuatan jumlah sambungan rivet pada komposit serbuk batu bata hebel yang mempunyai nilai sambungan mekanik yang tinggi. Bahan yang digunakan limbah batu bata hebbel sebagai penguat/filler komposit yang sudah dijadikan serbuk dan disaring dengan mesh 100, resin epoxy sebagai matrik komposit, Rivet untuk menyambung material komposit dan alat yang digunakan adalah Alat uji tarik (Universal Testing Machine): menguji spesimen. Hasil penelitian adalah Semakin banyak jumlah rivet, maka semakin tinggi nilai kekuatan tarik pada sambungan komposit serbuk batu bata hebel. Nilai kekuatan sambungan mekanik menggunakan rivet dengan sambungan tumpang  pada komposit serbuk batu bata hebel  yang mempunyai nilai tertinggi dimiliki oleh sambungan  jumlah rivet 3 sebesar yang mempunyai kekuatan tarik 2,963 MPa dengan peningkatan rata-rata kekuatan tarik 32,91%.
  1. Shirley Savetlana (2013). Kekuatan Tarik Komposit Polyester Berpenguat Partikel Kayu Jati, Merawan dan Meranti Merah. Jurnal Mechanical Vol 4, No 1. https://journal.eng.unila.ac.id/index.php/mech/article/view/131
  2. Kuncoro Diharjo, (2006). Kajian Pengaruh Teknik Pembuatan Lubang Terhadap Kekuatan Tarik Komposit Hybrid Serat Gelas dan Serat Karung Plastik. Jurusan Tenik Mesin Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret Surakarta.
  3. https://journal.uii.ac.id/jurnal-teknoin/article/view/96
  4. Sugeng Slamet, (2012). Komposit Partikel Serbuk Gergaji Kayu Dengan Resin Urea Formaldehid Sebagai Bahan Baku Utama Box Speaker.Vol 5, No 1.
  5. https://jurnal.umk.ac.id/index.php/Saintek/article/view/374
  6. Dwi Hartini, (2016). Analisis Elemen Hingga Untuk Faktor Konsentrasi Tegangan Pada Pelat Isotropik Berlubang Dengan Pin-loaded. Jurusan Teknik Penerbangan, Sekolah Tinggi Teknologi Adisutjipto, Yogyakarta. https://ejournals.itda.ac.id/index.php/angkasa/article/view/133
  7. Sugiyanto, 2022, “ Pengaruh Variasi Jenis Sambungan Komposit Serat Gelas dan Alumunium 6061Terhadap Kekuatan Tarik “, Politeknosains |Vol. 21, No. 1, Maret 2022, http://jurnal.politama.ac.id/index.php/politeknosains/article/view/239/221
  8. Sugiyanto, 2013, “Pengaruh Kekuatan Sambungan Komposit Serat Nanas Terhadap Kekuatan Tarik dan Geser Dengan Adhesive Epoksi, Simposium Nasional RAPI Ke 2012,2013,UMS. https://publikasiilmiah.ums.ac.id/xmlui/handle/11617/4038
  9. Sugiyanto, 2016, “ Pengaruh Jenis Adhesive Pada Sambungan Komposit Serat Nanas Terhadap Kekuatan Geser Dengan Matrik Polyester “, Jurnal AUTINDO, Vol 1No.3 (2016)Juni,2442-7918, http://autindo.poltekindonusa.ac.id/index.php/view/article/view/26

Full Text:
Article Info
Submitted: 2023-11-01
Published: 2023-11-04
Section: Articles
Article Statistics: