ANALISA WOOD PLASTIC COMPOSITE SERBUK KAYU SENGON LAUT DAN PLASTIK HDPE TERHADAP UJI TARIK DAN UJI STRUKTUR MIKRO

wawan putra -  Universitas Muhammadiyah Ponorogo, Indonesia
Agus Prianto* -  Universitas Muhammadiyah Ponorogo, Indonesia
Rizal Arifin -  Universitas Muhammadiyah Ponorogo, Indonesia

DOI : 10.2426/10.24269

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui nilai kekuatan tarik dari pengaruh presentase serbuk kayu sengon laut dengan campuran plastik jenis HDPE (High Density Polyethtylene), dan diamati dengan uji struktur mikro. Bahan utama penelitian adalah plastik jenis HDPE (High Density Polyethtylene) dan serbuk kayu sengon laut, Xylene dan M.A. Komposit dibuat dengan Hot Plate Stirrer dan mesin suntik plastik. Presentase campuran HDPE (High Density Polyethtylene) adalah 60%, 65%, 70%, dan 80%. Pengujian yang dilakukan adalah uji tarik dengan mengacu pada standar ASTM D-638 Tipe II, dan uji struktur mikro. Hasil penelitian ini menunjukkan kekuatan tarik presentase campuran pertama yaitu HDPE (High Density Polyethtylene) 60% dengan nilai rata-rata tegangan sebesar 7,86 N/m2, dengan nilai regangan rata-rata 0,42%, dan nilai Modulus elastisitas sebesar 13,52 N/m2. Kemudian Campuran kedua yaitu HDPE 65% dengan nilai rata-rata tegangan sebesar 8,99 N/m2, dengan nilai regangan rata-rata 0,98%, dan nilai Modulus elastisitas sebesar 10,28 N/m2. Campuran ketiga yaitu HDPE 70% dengan nilai rata-rata tegangan sebesar 11,84 N/m2, dengan nilai regangan rata-rata 1,31%, dan nilai Modulus elastisitas sebesar 11,08 N/m2. Campuran keempat yaitu HDPE 80% dengan nilai rata-rata tegangan sebesar 14,57 N/m2, dengan nilai regangan rata-rata 1,93%, dan nilai Modulus elastisitas sebesar 8,51 N/m2. Uji struktur mikro pada spesimen campuran 4 yaitu HDPE 80% terlihat bahwa plastik HDPE mendominasi sebagian besar spesimen, maka dari itu spesimen campuran keempat ini adalah spesimen yang terbaik dan memiliki kekuatan tarik yang paling besar daripada spesimen sebelumnya.

  1. Mawardi and H. Lubis, “Proses Manufaktur Plastik dan Komposit,” 2019.
  2. R. S. Nasution, “Berbagai Cara Penanggulangan Limbah Plastik,” J. Islam. Sci. Technol., vol. 1, no. 1, pp. 97–104, 2015.
  3. Afrisawati, “Sistem Pendudkung Keputusan Pemilihan Lokasi Tempat Pembuangan Akhir Sampah Dengan Metode Anp ( Studi Kasus : Dinas Tata Kota Kabupaten Asahan ),” Semin. Nas. R. 2018, vol. 9986, no. September, pp. 121 – 124, 2018.
  4. M. Ilham, “REKAYASA KOMPOSIT BERPENGUAT LIMBAH SERBUK GERGAJI KAYU SENGON LAUT BERMATRIK RESIN POLYESTER BQTN 157®,” 2010.
  5. A. Ashori, “Wood-plastic composites as promising green-composites for automotive industries!,” Bioresour. Technol., vol. 99, no. 11, pp. 4661–4667, 2008, doi: 10.1016/j.biortech.2007.09.043.
  6. S. Sakinah, “Pengaruh diameter dan panjang serat pelepah sawit terhadap sifat dan morfologi wood plastic composite (WPC),” Jom FTeknik, vol. 3, no. 2, pp. 1–8, 2016.
  7. N. Kholifah, “Kekuatan Tarik Dan Modulus Elastisitas Bahan Komposit Berbasis Ampas Tebu dan Serbuk Kayu Sengon dengan Matriks Selulosa Bakteri.,” pp. 68–74, 2010.
  8. I. Mujiarto, “Sifat dan karakteristik material plastik dan bahan aditif,” 2005.
  9. Q. Hadi, “PENGARUH JENIS BENTUK PENGADUK STIRRING BLADE TERHADAP KEHOMOGENAN DAN SIFAT MEKANIK KOMPOSIT Al-SiC,” 2010.
  10. B. Margono, “ANALISIS SIFAT MEKANIK MATERIAL KOMPOSIT PLASTIK HDPE,” vol. 6, no. September, pp. 55–61, 2020.
  11. E. Nanda Pratama Putra, “Korelasi Multiplek Dengan Komposit Core Hybrid Berpenguat Serbuk Gergaji Kayu Sengon Laut Dan Serbuk Tempurung Kelapa Bermatrik Polyester Terhadap Kekuatan Tarik, Bending Dan Impak,” Skripsi S1, Univ. Muhammadiyah Surakarta, pp. 1–18, 2019.
  12. A. Hidayat, “Analisa Teknis Komposit Sandwich Berpenguat Serat Daun Nanas Dengan Core Serbuk Gergaji Kayu Sengon Laut Ditinjau Dari Kekuatan Tekuk Dan Impak,” J. Tek. Perkapalan, vol. 4, no. 1, pp. 265–273, 2016.
  13. E. Rommel, “Making Lightweight Aggregate Concrete From Artificial Plastic wong Palembang.” 2015.
  14. J. M. Langman, “XYLENE : ITS TOXICITY , MEASUREMENT OF EXPOSURE LEVELS , ABSORPTION , METABOLISM AND CLEARANCE,” Pathology, vol. 26, no. 3, pp. 301–309, 1994, doi: 10.1080/00313029400169711.
  15. P. N. Trisanti, “GERGAJI KAYU SENGON MELALUI PROSES DELIGNIFIKASI ALKALI ULTRASONIK Bahan dan Alat,” Sains Mater. Indones., vol. 19, no. 3, pp. 113–119, 2018.
  16. F. Mulana, “The effect of ma/mape combination as coupling agent in formation of rice husk and recycled hdpe-based composites,” pp. 102–108, 2014.
  17. M. Z. Mawahib, “Pengujian Tarik Dan Impak Pada Pengerjaan Pengelasan SMAW Dengan Mesin Genset Menggunakan Diameter Elektroda Yang Berbeda,” vol. 14, no. 1, pp. 26–32, 2017.

Full Text:
Article Info
Submitted: 2022-06-14
Published: 2022-06-18
Section: Articles
Article Statistics: