PENGARUH VARIASI REGULATOR RECTIFIER (GIPROK) DAN AUTOMATIC VOLTAGE REGULATOR (AVR) TERHDAP VOLT DAN FREKUENSI PADA GENERATOR TENEGA DIESEL 16 HP

Dedi Maulana Hawaij -  Universitas Muhammadiyah Jember, Indonesia
Kosjoko Kosjoko -  Universitas Muhammadiyah Jember, Indonesia
Nely Ana Mufarida* -  Universitas Muhammadiyah Jember, Indonesia

DOI : 10.2426/10.24269

Listrik yang setabil dan sesuai batas aman yang mana saat ini masih terjadi naik turunnya tegangan listrik di daerah daerah tertentu maka dibutuhkan alat alat penunjang seperti AVR singkatan dari Automatic Voltage Regulator, dimana komponen ini berfungsi untuk terus menjaga keseimbangan atau stabilitas voltase dan hz listrik dari sebuah generator atau genset ketika berhadapan dengan beban listrik yang kerap berubah-ubah. Untuk masyarakat pada umumnya, biasanya mengetahui bahwa tegangan listrik yang tidak stabil akan berdampak buruk pada berbagai perangkat elektronik atau listrik yang ada termasuk untuk perangkat genset sendri, sehingga diperlukan adanya komponen AVR ini. Alat yang berfungsi untuk mengatur tegangan listrik keluaran generator tersebut kita kenal dengan nama AVR. Arus AC adalah singkatan dari Alternating Current, yaitu Listrik arus bolak-balik. Dinamakan demikian karena listrik ini mempunyai bentuk gelombang sinusoidal. Artinya ialah listrik ini mempunyai polaritas yang berubah-ubah

  1. Alam, Abd. Ashal., Syahrial, Nandang Taryana. 2015. Pemodelan dan Simulasi Automatic Voltage Regulator untuk Generator Sinkron 3 kVA Berbasis Proportional Integral. Jurnal Reka Elkomika, Vol.3, No.2,Juli 2015, hlm. 97-110, ISSN: 2337-439X.
  2. Arman Jaya, Irianto, Amin Setiadji, 2012, Implementasi Kontroler Pid Pada AVR (Automatic Voltage Regulator) Untuk Pengaturan Tegangan Eksitasi Generator Sinkron 3 Fasa, Politeknik Elektronika Negeri Surabaya.
  3. Chapman, stephen J. 2012 “Electric Machinery Fundamentals 5th ed”, New York.
  4. Endriyanto NW, 2012, Perencanaan Optimal Sistem Kontrol AVR (Automatic Voltage Regulator).
  5. Meppo-gen.2012.Buku Paduan Operasi dan Pemeliharaan.PTMeppo-Gen.
  6. Priyadi, Irnanda. 2012.Analisis Pengaruh Eksitasi Terhadap Efek Harmonisa Pada Hubungan Belitan
  7. Generator Sinkron Dengan Behan LHE. Jurnal Ilmiah Bidang Teknik Elektro dan Komputer AMPLIFIER, Volume 2 Nomor 1, Mei 2012, hlm. 4044, ISSN: 2089-2020.
  8. Rabiul Alam M., Rajib Baran Roy, S.M. Jahangir Alam , Dewan Juel Rahman, 2011, Single Phase
  9. Simanjuntak, Basofi.,Syamsul Amien. 2014. Studi Pengaruh Arus Eksitasi Pada Generator Sinkron Yang Bekerja Paralel Terhadap Perubahan Faktor Daya. Jurnal Singuda Ensikom Vol. 7, No. 1, April 2014, hlm. 8-15, ISSN: 2337-3237.
  10. Surbakti, Endrawan. 2016 “Analisa Efektivitas Pendingin Rotor Generator Dengan Gas Hidrogen”. Skripsi, Departemen Teknik Elektro FT USU: Medan.
  11. Vasanthi S., M.Gopila, I.Gnanambal, Fuzzy And Pid Excitation CONTROL System With AVR In Power System Stability Analysis, International Journal of Engineering and Advanced Technology (IJEAT) ISSN: 2249 – 8958, Volume-1, Issue-5, June 2012.
  12. Lestari, A M., jurnal rotor, Analisis efisiensi pada generator 12 slot8 pole volume 11 november 1,April 2018 [11] Alimin nurdin, Abdul Azis, Reri Aresta Rozal peranan automatic voltage regulator sebagai pengendali tegangan generator sinkron Jurnal litek (ISSN: 1693.8097)
  13. Volume 13 Nomer 1, Maret 2016: hal.8-12
  14. Direktorat jendral ketenaga listtrikan KESDM 2018 statistik ketenaga listrikan 2017

Full Text:
Article Info
Submitted: 2022-02-04
Published: 2022-06-10
Section: Articles
Article Statistics: