BEBAN KOGNITIf DALAM PEMBELAJARAN PERSAMAAN DIFFERENSIAL DENGAN KOEFISIEN LINIER DI IKIP PGRI BOJONEGORO

Novi Mayasari* -  IKIP PGRI Bojonegoro

DOI : 10.24269/js.v2i1.507

Pada saat seseorang melakukan aktivitas belajar, besar kecilnya  beban kognitip yang diterima akan mempengaruhi seseorang dalam memahami suatu informasi. Penelitian ini merupakan Penelitian Kualitatif  yang dilakukan dengan tujuan untuk mendeskripsikan beban kognitif mahasiswa dalam pembelajaran materi persamaaan differensial dengan koefisisen linier. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa beban kognitip intrinsic yang muncul disebabkan yang pertama oleh beberapa jumlah element interaktivitas yang meliputi materi prasyarat (Kalkulus II), Persamaaan differensial terpisah, serta Persamaan   differensial homogen, dan persamaan differensial dengan koefisien linier. Kedua adalah kompleksitas/kerumitan dalam menyelesaiaan soal persamaan differensial dengan koefisien linier karena dalam menyelesaikan  persamaan tersebut mahasiswa harus hafal bentuk umum persamaan dan paham cara menyelesaiakan karena ada 3 ciri/syarat dalam menyelesaikan soal tersebut. Beban kognitip extraneous yang muncul dalam pembelajaran materi persamaan differensial dengan koefisien linier disebabkan oleh instruksional yang berhubungan dengan cara pengucapan, penguasaan materi, penguasaan situasi dari dosen. Dan beban kognitip germane yang muncul dalam pembelajaran persamaan differensial dengan koefisien linier tercemin dari ketertarikan dari mahasiswa karena mampu menguasai teknik  penguasaaan rumus integral dalam menyelesaikan dan mengerjakan latihan soal yang diberikan dalam pembelajaran.

 

Kata kunci:                Beban Kognitif, Pembelajaran, dan Persamaan differensial dengan koefisien linier.
Full Text:
Article Info
Submitted: 2017-06-02
Published: 2017-06-19
Section: Artikel
Article Statistics: 298 1204
Citation :