PENGEMBANGAN KECERDASAN SPIRITUAL DALAM PENDIDIKAN ISLAM DENGAN PENDEKATAN NEUROSAINS

amien rais* -  Ahmad Dahlan University, Indonesia
Astuti Budi Handayani -  Universitas Ahmad Dahlan, Indonesia
SUYADI MPAI -  Universitas Ahmad Dahlan

DOI : 10.24269/muaddib.v1i2.1695

Artikel ini bertujuan untuk mengembangkan kecerdasan spiritual dalam pendidikan Islam dengan pendekatan neurosains. Kajian ini merupakan telaah kepustakaan dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik analisis data dilakukan dengan mengklarifikasi, komparasi, dan interpretasi terhadap tema-tema neurosains, kecerdasan spiritual, dan pendidikan Islam. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa kecerdasan spiritual adalah kemampuan untuk merasakan keberagaman seseorang. Pengembangan kecerdasan spiritual sangat penting sebagai penyempurna dari dua kecerdasan, yakni kecerdasan intelektul dan kecerdasan emosional. Kenyataannya kecerdasan spiritualitas merupakan bagian dari pemberdayaan fungsi otak secara maksimal, sehingga sel-sel kelabu yang terdapat dalam otak telah terbangun, lahirlah pikiran rasional yang merupakan titik pijak awal menuju kesadaran tingkat tinggi (spiritualitas), sehingga dimensi spiritualitas seperti, pengalaman spiritual, ritual, makna hidup dan emosi positif sangat penting untuk diintegrasikan dalam pendidikan Islam sejak dini.

 

Keywords
otak, kecerdasan spiritualitas, neurosains.
  1. Agustin, Ary Ginanjar. 2004. ESQ POWER: Sebuah Inner Jouerney Melalui Al-Ihsan, Jakarta: Arga
  2. Covey, Stephen. 1994. 7 Kebiasaan Manusia yang Sangat Efektif, Jakarta: Bina Rupa Aksara
  3. Goleman, Daniel. 1996. Emotional Intelligence, Jakarta: Gramedia.
  4. . 2008. Revolusi IQ/EQ/SQ: Menyingkap Rahasia Kecerdasan Berdasarkan Al-Qur’an dan Neurosains Mutakhir. Bandung: Mizan.
  5. Esposito, Jhon. L. 2001. Ensiklopedi-Oxford Dunia Islam Modern, Bandung: Mizan
  6. Koenig. 2004. Religion, Spirituality, and Medicine: Research Finding an Implication for Clinical Practice.
  7. Newberg, Andrew. 2001. Why God Won’t Go Away: Brain Science and The Biology of Believe. New York: Balentine Books
  8. Pasiak, Taufik. 2012. Tuhan dalam Otak Manusia, Mewujudkan Kesehatan Spiritual Berdasarkan Neurosains. Bandung: Mizan.
  9. . 2012. “ Pendidikan Karakter Sebagai Pendidikan Otak”, dalam Firmanzah, dkk (ed). Mengatasi Masalah dengan Welas Asih. Jakarta:Gramedia.
  10. . 2008. Revolusi IQ/EQ/SQ: Menyingkap Rahasia Kecerdasan Berdasarkan Al-Qur’an dan Neurosains Mutakhir.Bandung;Mizan.
  11. . 2006. Manajemen Kecerdasan Memberdayakan IQ, EQ dan SQ Untuk Kesuksesan Hidup. Bandung: Mizan.
  12. Suyadi. 2012. Teori Pembelajaran Anak Usia Dini Dalam Kajian Neurosains. Bandung: Remaja Rosadakarya
  13. V. Ramachandran. 1998. Phantom in the Brain. New York : Quill.
  14. Zohar, Danah dan Ian Marshall. 2002. SQ: Memanfaatkan Kecerdasan Spiritual dalam Berpikir Integralistik dan Holistik Untuk Memaknai Kehidupan. Bandung: Mizan
  15. Clarke, Isabel. 2014. Beyond The God Spot. The Way. 53/1: 49-55
  16. Erniati. 2015. Pembelajaran Neurosains Dalam Pembentukan Karakter Peserta Didik Pada Pondok Pesantren. Hunafa, Vol. 12. No. 1:44
  17. Fenwick, Peter. 2011. The Neuroscience of Spirituality. The Royal College
  18. Hanafi, Imam Neurosains Spiritualitas dan Pengembangan Potensi Kreatif. Jurnal An-Nuha, Vol. 3, No. 1: 37
  19. Hudori. 2008. Relasi Kecerdasan Spiritual dan Pencarian Jejak Tuhan. Jurnal Soul,Vol. 1, No. 2:48-50
  20. Husniyah, Nur Iftitahul. 2015. Religious Culture Dalam Pengembangan Kurikulum PAI. Akademika, Vol. 9. No. 2: 278.
  21. Komaruddin. 2014. Pendekatan Religius Dalam Pendidikan Multikulturalisme. Edunomic, Vol. 2. No. 2:106
  22. Luneto, Buhari. 2014. Pendidikan Karakter Berbasis IQ, EQ, SQ. Jurnal Irfani, Vol. 10, No. 1:142.
  23. Nur Hidayah, Afifah. 2011. Peningkatan Kecerdasan Spiritual Melalui Metode Bermain Peran Pada Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Usia Dini, Vol. 7. No. 1: 88.
  24. Prasetya, Benny. 2014. Pengembangan Budaya Religius di Sekolah. Edukasi, Vol. 02, NO. 1: 475
  25. Puji Astutik, Anita. 2017. Implementasi Pembelajaran Kecerdasan Spiritual untuk Mengaktualisasikan Nilai-Nilai Islam. Halaqa, Vol. 1. No. 1: 10
  26. Purwati, Eni. 2016. Optimalisasi Pendidikan Islam Melalui Pembelajaran Berbasis Cara Kerja Otak. ISLAMICA, Vol. 11, No. 1:91
  27. Rahmawati, Ulfah. 2016. Pengembangan Kecerdasan Spiritual Santri. Jurnal Penelitian, Vol. 10. No. 1: 103.
  28. Rusdianto, 2015. Interaksi Neurosains Holistik Dalam Perspektif Pendidikan dan Masyarakat Islam. Hunafa, Vol. 12. No. 1:73-74
  29. Setyo Margono, Budi. 2018. Integrasi Neurosains Dalam Kurikulum Untuk Memperkuat Pendidikan Karakter Siswa Sekolah Dasar. Prosiding Seminar Nasional
  30. Wartini, Atik. 2015. Manajemen Pendidikan Anak Usia Dini Berbasis IQ, SQ, dan EQ. Empirisma, Vol. 24. No. 2: 228
  31. Yuliyatun. 2013. Mengembangkan Kecerdasan Spiritual. Thufula, Vol. 1, No. 1: 171.

Full Text:
Article Info
Submitted: 2019-05-11
Published: 2019-12-19
Section: Artikel
Article Statistics: 60 34
Citation :