PENGGUNAAN METODE EJA DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS TANDA BACA PADA SISWA BERKESULITAN BELAJAR DI SMP PEMBANGUNAN KOTA CILEGON

Fauziyah Fitriyani* -  Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Indonesia
Dina Maydinatunnjawa -  Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Indonesia
Siti Asiah Rohmah -  Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Indonesia
Silvi Sundari -  Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Indonesia
Fatimatuzzahro Fatimatuzzahro -  Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Indonesia

DOI : 10.2426/dpp.v7i1.1638

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis tanda baca menggunakan metode eja. Penelitian ini merupakan penelitian eksperiment yang dilakukan pada satu siswa laki-laki berusia 16 tahun yang duduk di bangku kelas 3 SMP pembangunan Kota Cilegon, dalam proses penerapannya penelitian ini melakukan proses pertemuan selama lima kali dan menggunakan teknik pengambilan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Metode eja adalah metode pembelajaran yang dapat memudahkan anak berkesulitan belajar untuk mengawali proses pembelajaran dengan membaca, kemudian mengeja huruf demi huruf. Metode pembelajaran eja mengenalkan lambang-lambang huruf A sampai Z disertakan dengan pengenalan bunyi huruf atau fonem. Metode eja yang digunakan Metode eja dan menulis merupakan suatu hal yang berbeda namun keduanya dapat disatukan ketika ada simbol yang menyertai dalam tulisan untuk menunjukkan intonasi, jeda, yang dapat digunakan yaitu tanda baca (koma, titik, tanda seru, tanda tanya, titik dua, buka kurung dan tutup kurung). Hasil penelitian ini menunjukan adanya peningkatan terhadap siswa laki-laki yang peneliti beri intervensi.

Keywords
Spell Method, Writing, Punctuation
  1. Abdurrahman,M. (2010). Pendidikan Bagi Anak Berkesulitan Belajar. Jakarta : Rineka Cipta.
  2. Djamarah, Syaiful. (2008). Psikologi Belajar. Jakarta: Rineka Cipta.
  3. Djamarah, Syaiful dan Zain Aswan. (2010). Strategi Bealajar Mengajar. Jakrta : Rineka Cipta.
  4. Khomsun Nurhalim, U. Utsman. (2018). Pola Asuh dalam Pendidikan Agama pada Remaja Muslim Minoritas di Amphoe Rattaphum Thailand. Journal of Nonformal Education and Community Empowerment, 1(2), 102-107.
  5. Lidwina, dkk. (2013). Anak dengan Problematika Belajar. Semarang: CV. Mitra Keluarga.
  6. Pertiwi, S. (2014). Pola pengasuhan untuk pengembangkan karakter anak (Studi kasus di yayasan tunas rajawali kota semarang). Journal of Nonformal Education and Community Empowerment2, 3(1), 17–29.
  7. Sudjana, Nana dan Ahmad Rivai. (2010). Media Pembelajaran. Bandung: Sinar Baru Algensindo.
  8. Sumiati & Asra. (2009). Metode Pembelajaran. Bandung : CV Wacana Prima.
  9. Suparno. (2002). Keterampilan Dasar Menulis. Jakarta: Depdiknas-UT.
  10. Tarigan, H. G. (1987) . Menulis sebagai suatu Keterampilan Berbahasa. Bandung: Angkasa.
  11. Tri Joko, Amin Yusuf. (2018). Peranan Komunitas Harapan dalam Meningkatkan Kemandirian Anak Usia Sekolah di Kawasan Pasar Johar Semarang. Journal of Nonformal Education and Community Empowerment, 1(2), 108-119.

Full Text:
Article Info
Submitted: 2019-03-28
Published: 2019-03-29
Section: Artikel
Article Statistics: 34 45