PENINGKATAN TATA KELOLA USAHA KERIPIK SALE PISANG

Angga Prasetyo* -  Universitas Muhammadiyah ponorogo, Indonesia
Yovi Litanida -  Universitas Muhammadiyah Ponorogo, Indonesia
Moh. Malyadi -  Universitas Muhammadiyah Ponorogo, Indonesia

DOI : 10.24269/adi.v4i2.2171

Kemandirian ekonomi masyarakat semakin tumbuh dan berkembang seiring revolusi industri 4.0. hal ini mendorong pertumbuhan UMKM semakin cepat. Terutama disektor makanan ringan atau camilan, seperti keripik sale pisang di desa duri kecamatan slahung kabupaten ponorogo. Pemanfaatan pemberdayaan masyarakat dan keberadaan bahan baku pisang yang memadai memiliki nilai tambah secara ekonomis sehingga dapat menambah pendapatan. Peningkatan kualitas mutu keripik sale pisang perlu dilakukan agar mampu bersaing dipasar nyata maupun market place digital, seperti permasalahan yang dialami mitra kami sale Najwa, yaitu tata kelola produksi yang terdiri dari proses penirisan dan pemasaran melalui media digital. Proses penirisan yang tidak sempurna akan mengakibatkan penurunan kualitas keripik sale pisang, merubah rasa keripik, muncul jamur,atau keripik menjadi tengik serta mudah kadaluwarsa. Sedangkan pemasaran masih menggunakan proses bisnis yang cukup sederhana antara produsen konsumen dan pasar tradisional.Berangkat dari persoalan utama yang dihadapi mitra, melalui program kemitraan masyarakat stimulus ini, tim pelaksana bertujuan untuk membantu meningkatkan kualitas dankuantitas produk sale pisang dengan cara pemanfaatan teknologi menggunakan spinner.survey potensi Mitramerupakan tahap awal yang harus dilakukan untuk menjamin kelangsungan usaha, kesiapan mitra dansebagainya.Alat Pada mitra mesin peniris yang diuji cobakan dengan kapasitas keripik sale sebanyak 5 kg yang diangkat dari penggorengan dapat meniriskan 250 minyak sisa, jika dalam satu hari ada 6 kali proses penggorengan maka minyak yang ditiriskan sebanyak 1,5 liter minyak.Sedangkan untuk proses pemasaran yaitu pembuatan aplikasi market place berbasis android. Seluruh kegiatan pembuatan mesin spinner dan aplikasi market place berbasis android, pada UKM sale pisang Najwa dapat diaplikasikan secara optimal. Sehingga keberadaan perangkat tersebut dapat meningkatkan kualitas proses produksi serta pemasaran tanpa batasan ruang dan waktu.

Supplement Files

Keywords
Android, Keripik Sale Pisang, Market Place, Spinner
  1. Anang Lastriyanto. 1997. Penggorengan Buah Secara Vakum (Vacuum Frying) dengan Menerapkan Pemvakum “Water Jet”. Temu Ilmiah dan Ekspose Alat dan Mesin Pertanian. Cisarua-Bogor.
  2. Grover JK, Yadav SP, 2004, Pharmacological actions and potential uses of Momordica charantia: areview,JEthnopharmacol., 93(1):123-32.
  3. Okabe H, Miyahara Y, YamauchiT,Miyahara K, KawasakiT. 1980. Studies on the Constituents of Momordicacharantia L. Isolation and Characterization of Momordicoside A and B, Glycosides of a Pentahydroxy Cucurbitane Triterpen. Chem. Pharm. Bull28: 2753.
  4. Pramono S,Ngatijan,Sudarsono S.Budiono, Pujoarianto A.1988.Obat Tradisional Indonesia I. Pusat Penelitian Obat Tradisional UGM. Yogyakarta, h. 18.
  5. RukmanaR. 1997. BudidayaPare.Yogyakarta: Kanisius.
  6. Tiwan, Sumiyanto, J., Hidayah, R., 2014. Rancang Bangun Mesin Penggoreng Vakum (Vacuum Frying Ma-chine) bagi Industri Kecil Pedesaan Korban Erupsi Gunung Merapi.
  7. WilliamsJF,NgNO.1971.Variation with in Momordicacharantia L. The Bitter Gourd (cucurbitaceae). Ann. Bogoriensis, 6: 111.
  8. Zheng YT,Ben KL, Jin SW, 1999, Alpha-momorcharin inhibits HIV-1 replication in acutely but not chronically infected T-lymphocytes., Zhongguo Yao Li Xue Bao, 20(3):239-43.

Full Text: Supp. File(s):

Subject
Type Research Instrument
  Download (267KB)    Indexing metadata
Article Info
Submitted: 2019-12-09
Published: 2020-10-06
Section: Articles
Article Statistics: 57 29
Citation :