PENGUATAN KETERAMPILAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL DALAM MEWUJUDKAN LINGKUNGAN SEKOLAH BEBAS BULLYING
Abstrak
Kasus bullying di lingkungan sekolah menunjukkan tren peningkatan yang signifikan, khususnya pada jenjang pendidikan menengah. Bullying, terutama dalam bentuk verbal, tidak hanya berdampak pada kondisi psikologis siswa, tetapi juga memengaruhi kualitas komunikasi interpersonal dan relasi sosial di lingkungan sekolah. Permasalahan ini menuntut adanya upaya preventif yang tidak hanya bersifat regulatif, tetapi juga edukatif dan partisipatif. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (Abdimas) ini bertujuan untuk memperkuat keterampilan komunikasi interpersonal siswa sebagai strategi pencegahan bullying dan upaya mewujudkan lingkungan sekolah yang aman dan bebas perundungan. Kegiatan abdimas dilaksanakan di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Bekasi dengan sasaran siswa tingkat SMA. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif-edukatif melalui ceramah interaktif, diskusi, dan games edukatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai konsep dan bentuk-bentuk bullying, khususnya bullying verbal yang sebelumnya kerap dianggap sebagai candaan. Selain itu, siswa menunjukkan peningkatan kesadaran akan pentingnya komunikasi interpersonal yang sehat, seperti empati, komunikasi asertif, dan kemampuan mendengarkan aktif dalam membangun relasi sosial. Pendekatan berbasis pengalaman melalui games edukatif membantu siswa merefleksikan dampak emosional dari bullying serta pentingnya memilih pola komunikasi yang tidak menyakiti orang lain. Kegiatan ini menunjukkan bahwa penguatan keterampilan komunikasi interpersonal dapat menjadi strategi efektif dalam pencegahan bullying di lingkungan sekolah. Melalui kegiatan abdimas ini, ilmu komunikasi berkontribusi secara nyata dalam membangun budaya komunikasi positif dan mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang humanis dan berkeadilan.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License

