ANALYSIS OF THE REGULATION AND IMPLEMENTATION OF FOREIGN DIRECT INVESTMENT IN MALAYSIA

Stellen Rosalina S* -  Postgraduate Student at University of Indonesia, Indonesia

DOI : 10.24269/ls.v4i1.2446

Foreign Direct Investment (FDI) menjadi salah satu jalan untuk meningkatkan pertumbuhan perekonomian sebuah negara. Dengan segala kemudahan, fasilitas dan proteksi yang maksimal bagi investor asing, Malaysia berhasil menjadi salah satu negara dengan minat investor asing yang tinggi. Penelitian ini bermaksud untuk bagaimana pengaturan dan pelaksanaan Foreign Direct Investment di Malaysia, mulai dari regulasi, institusi, kebijakan pemerintah Malaysia tentang bidang usaha, kebijakan insentif dan perlakuan khusus lainnya bagi investor asing. Penelitian ini juga diharapkan dapat menjadi informasi dan saran konstruktif bagi perkembangan FDI di Indonesia. Penelitian ini bersifat normatif serta menggunakan metode pendekatan peraturan perundang-undangan, pendekatan historis dan pendekatan komparatif. Hasil penelitian menunjukan alasan mengapa Malaysia menjadi negara yang diminati bagi investor asing. Adanya payung hukum yang jelas, institusi khusus FDI, serta kebijakan pemerintah Malaysia yang sangat mendukung iklim investasi yang ada. Mulai dari menyediakan berbagai insentif pajak dan non-pajak, bahkan membuat terobosan berupa liberalisasi sub sektor tanpa persyaratan ekuitas minimal bagi investor asing. Sehingga investor asing diberikan kebebasan dan kemudahan dalam berinvestasi. Namun, beberapa bidang usaha terbuka juga tetap memiliki limitasi ekuitas dan terdapat juga bidang usaha tertutup bagi investor asing.

Keywords
Foreign Direct Investment, Foreign Investors, Malaysia
  1. A. Buku
  2. Marzuki, Peter Mahmud. 2010. Penelitian Hukum (Edisi Revisi). Jakarta: Kencana.
  3. OECD. OECD Investment Policy Reviews: Malaysia 2013. Paris: OECD Publishing, 2013.
  4. Rajenthran, Arumugam. 2002. Malaysia: An Overview Of The Legal Framework For Foreign Direct Investment. Singapore: Institute of Southeast Asian Studies.
  5. Rokhmatussa’dyah, Ana dan Suratman. 2015. Hukum Investasi & Pasar Modal. Jakarta: Sinar Grafika.
  6. Soekanto, Soerjono. 2008. Pengantar Penelitian Hukum. Jakarta: UI Press.
  7. B. Jurnal
  8. Hemanona, Valentinez dan Suharyono. “Analisis Pengaruh Foreign Direct Investment Terhadap Country Advantages Indonesia (Studi Terhadap FDI Amerika Serikat Di Indonesia)”. Jurnal Administrasi Bisnis (JAB), Vol. 52 No. 1, November 2017.
  9. C. Peraturan Perundang-Undangan
  10. Income Tax Act 1967
  11. Customs Act 1967
  12. Sales Tax Act 1972
  13. Environmental Quality Act 1974
  14. Industrial Coordination Act (ICA) 1975
  15. Excise Act 1976
  16. Promotion of Investments Act (PIA) 1986
  17. Free Zones Act 1990
  18. D. Internet
  19. Department of Statistics Malaysia. “Statistics of Foreign Direct Investment in Malaysia, 2018”. https://www.dosm.gov.my/v1/index.phpr=column/cthemeByCat&cat=322&bul_id=WVozSjdScVpUbUY0TWhPUk5zMnAvQT09&menu_id=azJjRWpL0VBYU90TVhpclByWjdMQT09, diakses pada tanggal 21 Januari 2020, pukul 19.12 WIB.
  20. Loong, Ong Jun dan Shearn Delamore, “Foreign Investment Opportunities In Malaysia” http://www.conventuslaw.com/report/foreign-investment-opportunities-in-malays ia/, diakses pada tanggal 22 Januari 2020, pukul 17.52 WIB.
  21. Malaysian Industrial Development Authority. “About MIDA”. https://www.mida.gov.m y/home/about-mida/posts/, diakses pada tanggal 22 Januari 2020, pukul 13.12 WIB.
  22. Malaysian Industrial Development Authority. “Incentives in Manufacturing Sector”. http s://www.mida.gov.my/home/incentives-in-manufacturing-sector/posts/, diakses pada tanggal 23 Januari 2020, pukul 11.12 WIB.
  23. Malaysian Industrial Development Authority. “Incentives in Services Sector”. https://ww w.mida.gov.my/home/incentives-in-services-sector/posts/, diakses pada tanggal 23 Januari 2020, pukul 12.24 WIB.
  24. Malaysian Industrial Development Authority. “Liberalisation of the services sector”. http s://www.mida.gov.my/home/liberalisation-of-the-services-sector/posts, diakses pada tanggal 22 Januari 2020, pukul 16.05 WIB.
  25. Malaysian Industrial Development Authority. “Why Malaysia?”. https://www.mida.gov. my/home/why-malaysia/posts/, diakses pada tanggal 21 Januari 2020, pukul 14.05 WIB.
  26. Rodl & Partners, “Investment Guide Malaysia: Framework For Investments”, https://www.roedl.com/en-gb/de/media/publications/investment-guides/document s/investment-guide-malaysia-roedl-partner.pdf, diakses pada tanggal 22 Januari 2020, pukul 14.31 WIB.
  27. Santander. “Malaysia: Foreign Investment”. https://santandertrade.com/en/portal/establ ishoverseas/malaysia/foreign-investment, diakses pada tanggal 21 Januari 2020, pukul 13.23 WIB.
  28. United Nation Conference of Trade and Development. “Deregulation of Property Acquisition by foreign interest”. https://investmentpolicy.unctad.org/investmentpolicymonitor/measures/586/malaysia-deregulation-of-property-acquisition-byforeign-interests-, diakses pada tanggal 21 Januari 2020, pukul 21.07 WIB.

Full Text:
Article Info
Submitted: 2020-02-21
Published: 2020-04-25
Section: Articles
Article Statistics: 132 75
Citation :