KAJIAN ISU TOLERANSI BERAGAMA, BUDAYA, DAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL MEDIA

Eko Digdoyo

Abstract


The purpose of this study is to deepen social phenomena related to issues of religious tolerance, culture and the role of the media. Nowadays, the existence of printed, electronic, or social media is regarded as a consideration of a study. The fundamental reason is that media is currently the most important part in publishing the handling of religion, ideology, and social religious move cases within society. Generally, media is capable of stirring the order of society life. Therefore, this study has fairly important scope, specifically, in the role of publishing the moral principle of Divinity and Humanity and the practice of religion and culture tolerance. In this case media is assumed as a part of agents and social controllers, particularly in informing the value of religious freedom and protection in the community. The media also participates in reducing social-religious conflict

Keywords


Religion, Culture, and Media

Full Text:

PDF

References


Buku:

Abdullah, Taufik (Ed). 1983. Agama dan Perubahan Sosial. Jakarta: Rajawali

Achmad, Nur. 2001. Pluralitas Agama, Kerukunan dalam Keragaman. Jakarta: Kompas

Ali, Mohammad Daud. 1986. Islam Untuk Disiplin Ilmu Hukum, Sosial dan Politik. Jakarta: CV Wirabuana

Badan Pusat Statistik Kabupaten Maluku Tengah. 1999. Maluku Tengah dalam Angka. Masohi: BPS

Bagader, Abu Baker A. 1983. Islam dalam Perspektif Sosiologi Agama. Yogyakarta: Titian Ilahi Press

Colleman, James S. 2008. Dasar-Dasar Teori Sosial, (Terj. Imam Muttaqien, Derta Sri Widowtie dan Siwi Purwandari). Bandung: Nusa Media Crapps

Dahrendorf, Ralf. 1986. Konflik dan Konflik dalam Masyarakat Industri, Sebuah Analisa Konfik. (Jakarta: Rajawali, Departemen Agama RI. Al-Qur'an dan Terjemahannya. Jakarta: Intermassa

Departemen Agama RI. 2003. Konflik Sosial Bernuansa Agama di Indonesia. (Jakarta: Departemen Agama RI Badan Litbang Agama dan Diklat Keagamaan Puslitbang Kehidupan Beragama Bagian Proyek Peningkatan Pengkajian Kerukunan Hidup Umat Beragama

Digdoyo, Eko. 2005. Ilmu Sosial dan Budaya Dasar. Bogor: PT Galia Indonesia

Enginer, Asghar Ali. 2004. Liberalisasi Teologi Islam, Membangun Teologi Damai dalam Islam (Terj. Rizqon Khamami). Yogyakarta: Alenia

Fatwa, Achmad Fajruddin. 2007. Jembatan Hukum Islam Menyikapi Kekerasan Atas Nama Agama, dalam Qualita Ahsana Vol. IX No. 1. April 2007. Lembaga Penelitian IAIN Sunan Ampel Surabaya.

Giddens, Anthony. 1987. Perdebatan Klasik dan Kontemporer Mengenai Kelompok, Kekuasaan dan Konflik. Jakarta: Rajawali

Hadisaputro, Muhda. 2002. Peranan Kerukunan Hidup Antar Umat Beragama. Yogyakarta: Salahuddu Press

Hendropuspito, 1986. Sosiologi Agama. Yogyakarta: Pustaka

Ihsan, Bakir. 2009. Menebar Toleransi Menyemai Harmoni. Bandung: PT Remaja Rosdakarya

Ishamuddin. 1996. Sosiologi Agama, Pluralisme Agama dan Interpretasi Sosiologis. Malang: UMM Press

Koentjaraningrat. 1975. Manusia dan Kebudayaan di Indonesia. Jakarta: Djambatan

Kuntowijoyo. 1985. Dinamika Sejarah Umat Islam Indonesia. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Madjid, Nurcholish. 1992. Islam Doktrin dan Peradaban, Sebuah Telaah Kritis tentang Masalah Keimanan, Kemanusiaan dan Kemodernan. Jakarta: Yayasan Wakaf Paramadina

Ma’arif, Ahmad Syafii. 1987. Islam dan Masalah Kenegaraan, Studi Tentang Percaturan Dalam Konstituante. Jakarta: LP3ES

Noer, Deliar. 1996. Gerakan Modern Islam di Indonesia 1900-1942. Jakarta: LP3ES

Nazsir, Nasrullah. 2008. Teori-Teori Sosiologi. Bandung: Widya Padjadjaran

Sardar, Ziauddin. 1988. Tantangan Dunia Islam Abad 21 Menjangkau Informasi (Terj. A. E. Priyono dan Ilyas Hasan). Jakarta: Mizan

Wach,Joachim. 1971.Sosiology of Religion. Chicago and London:University of Chicago Press

Wridgh, Charles R. 1985. Sosiologi Komunikasi Massa (Terj. Lilawati Trimo dan Jalaluddin Rahmat). Bandung: Remadja Karya

Jurnal dan Media:

Hermawati, Paskarina, Runiawati, 2016.ToleransiKerukunan Hidup Beragama. UMBARA : Indonesian Journal of Anthropology 121 Volume 1 (2) Desember 2016 eISSN 2528-1569 pISSN 2528-2115

Mas’udi. 2013.Agama Masyarakat (Menggagas Prinsip-Prinsip Etis dalam Jurnalistik)AT-TABSYIR, Jurnal Komunikasi Penyiaran Islam, Volume 1, Nomor 2, Juli – Desember 2013)

Medinah Suarti.2015. Peran Media sebagai Alat Perekat Bangsa.Batam Today.com, 16 Juni 2015

Saerang, Joppy A. 2000. Konflik Antar Kelompok Agama di Indonesia. Jurnal Pelita Zaman. Volume 15 No. 1 tahun 2000

Santosa, Bend Abidin. 2017. Peran Media Masa dalam Mencegah Konflik. Program Studi Ilmu Komunikasi Pasca Sarjana Universitas Sebelas Maret Surakarta, Jurnal ASPIKOM, Volume 3 Nomor 2, Januari 2017, hlm 199-214

Salmony, Rooy John. Kerusuhan Ambon sebagai Konflik Sosial, http://www.suaramerdeka.com/harian/9908/11/kha2.htm (10 Agustus 2009)

Satori, Akhmad. Konsep Ibn Khaldun tentang Pemerintahan dan Negara, htp // politepress. Blogsport.com/2007/N//new-artcle 2-25.htmi (5 Pebruari 2009)

Tunny, Aziz. Nadi Toleransi di Lumbung Konflik, Pela-Gandong Salam-Sarane, source: http://www.geocities.com/lokkie2005/rvp070306.htm (5 Maret 2006)

Kompas, 17 November 2016

Tempo.co.id, 30 Juli 2016

Radar Tasikmalaya, adartasikmalaya.com, 27 Juli 2016

Obsessionnews, obsessionnews.com, 18 Juli 2015


Article Metrics

Abstract view : 260 times
PDF - 411 times

DOI: http://dx.doi.org/10.24269/jpk.v3.n1.2018.pp42-59

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

JPK: Journal Pancasila and Citizenship  Department Muhammadiyah University of Ponorogo Jl. Budi Utomo No. 10 Ponorogo, East Java, Indonesia

 

JPK INDEXED BY:

 

 Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.