PARTISIPASI WARGA NEGARA DALAM PILKADA

Cucu Sutrisno

Abstract


Penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) sebagai mekanisme demokrasi haruslah dilandasi semangat kedaulatan rakyat dan dilaksanakan secara demokratis karena Pilkada yang demokratis akan menguatkan demokrasi Indonesia. Pilkada yang demokratis harus disertai baiknya kondisi partisipasi politik warga negara. Kenyataannya, partisipasi politik dalam Pilkada masih banyak terkontaminasi oleh persoalan mendasar yang perlu dicarikan solusi penyelesaiannya. Oleh karena itu, pada artikel ini akan dibahas mengenai partisipasi politik warga negara untuk mewujudkan Pilkada yang demokratis. Beberapa pertanyaan pokok yang akan diangkat yakni: Pertama, bagaimanakah seharusnya masyarakat berpartisipasi dalam Pilkada agar mendukung terwujudnya Pilkada yang demokratis?. Kedua, bagaimana seharusnya warga negara memilih kandidat terbaik dalam Pilkada? 


Keywords


Warga negara, Pilkada, partisipasi politik

Full Text:

PDF

References


Alatas, Syed Hussein. (1990). Corruption: its nature, causes and consequences aldershot. Brookfield Vt: Avebury

Almond, Gabriel A. & Sidney Verba (1990). Budaya Politik: Tingkah Laku Politik dan Demokrasi di Lima Negara. Terjemahan Sahat Simamora. Jakarta: Bumi Aksara

Asshiddiqie, Jimly. (2011). Pengantar Ilmu Hukum Tata Negara. Jakarta: PT Raja Grafindo

Azra, Azyumardy (2010). Islam, corruption, good governance, and civil society: the Indonesian experience. Islam and Civilisational Renewal Journal Vol 2, No 1 Tahun 2010 hlm. 14-31

Baowollo, Rober B. (2008). Pilkada, Direct Civil Participation, dan Civil Society: Merumuskan Peran NGO dalam Proses Pilkada. Dalam Gregorius Sahdan, dkk. (Eds). Negara dalam Pilkada: Dari Collapse State ke Weak State. Yogyakarta: IPS Press

Budiarjo, Miriam. (1998). Partisipasi dan Partai Politik. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia

Eko, Sutoro. (2003). Transisi Demokrasi Indonesia. Yogyakarta: APMD

Fahmi, Khairul. (2015). Sistem Penanganan Tindak Pidana Pemilu. Jurnal Konstitusi, Volume 12, Nomor 2, Juni 2015, hlm. 264-283

Gaffar, Affan. (2006). Politik Indonesia. Yogyakarta: Pustaka Pelajar Jain, Arvin K. (2001). Corruption: a review. Journal of Economic Surveys, Vol. 15 No. 1 hlm. 71-121

Huntington, Samuel P & Joan Nelson. (1994). Partisipasi Politik di Negara Berkembang. Jakarta: Rineka Cipta

Koalisi Pilkada Bersih. (2017). Rilis Media Dinasti Politik, Korupsi Kepala Daerah, dan Pilkada serentak 2017. Diakses dari http://www.antikorupsi.org/sites/antikorupsi.org/files/files/Siaran%20Pers/Press%20Release%20Dinasti%20Politik%20Korupsi%20Kepala%20Daerah%20dan%20Pilkada%20Serentak.pdf pada Sabtu, 20 Mei 2017 Jam 01.19 WIB

Komisi Pemilihan Umum. (2017). Pemungutan Suara Pilkada 2018 Direncanakan 27 Juni 2018. Diakses dari http://kpu.go.id/index.php/post/read/2017/5979/Pemungutan-Suara-Pilkada-2018-Direncanakan-27-Juni-2018 pada Sabtu, 20 Mei 2017 Jam 11.08 WIB

Lucky, Ovwasa O. (2013). Money Politics And Vote Buying In Nigeria: The Bane Of Good Governance. Afro Asian Journal of Social Sciences Volume 4, No. 4.3 Quarter III 2013, hlm. 1-19

Marijan, Kacung. (2010). Sistem Politik Indonesia: Konsolidasi Demokrasi Pasca-Orde Baru. Jakarta: Penerbit Kencana Prenada Media Group

Muhtadi, Burhanuddin. (2013). Politik Uang dan Dinamika Elektoral Di Indonesia: Sebuah Kajian Awal Interaksi Antara “Party-Id” dan Patron-Klien. Jurnal Penelitian Politik, Volume 10 No. 1 Juni 2013, hlm. 41-58

Najib, Mohammad et.al. (2014). Pengawasan Pemilu Problem Dan & Tantangan.Yogyakarta: Bawaslu Propinsi DIY

Nurhasim, Moch. (2014). Partisipasi Pemilih pada Pemilu 2014: Studi Penjajakan. dalam Moch. Nurhasim (Ed). (2014). Partisipasi Pemilih Pada Pemilu 2014: Studi Penjajakan. Jakarta: Pusat Penelitian Politik LIPI bekerjasama dengan Komisi Pemilihan Umum

Putra, Lutfy Mairizal. (2017). Bawaslu Temukan 600 Dugaan Politik Uang pada Pilkada 2017. Diakses dari http://nasional.kompas.com/read/2017/02/14/19334401/bawaslu.temukan.600.dugaan.politik.uang.pada.pilkada.2017 pada Sabtu, 20 Mei 2017 Jam 11.08 WIB

Santoso, Topo. dkk. (2006). Penegakan Hukum Pemilu Praktik Pemilu 2004, Kajian Pemilu 2009-2014. Jakarta: Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem)

Soerensen, Georg. (2014). Demokrasi dan Demokratisasi (Terjemahan I. Made Krisna). Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Sutrisno, Cucu. (2015). Penyidikan Perkara Tindak Pidana Pemilu Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, Dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Oleh Polisi Di Kabupaten Bantul. Yogyakarta: Skripsi FIS UNY (Tidak diterbitkan)

Tanzi, Vito. (1998). Corruption around the world causes, consequences, scope, and cures. Jurnal IMF Staff Papers, Vol. 45, No. 4 (December 1998), hlm. 559-594

Treisman, Daniel. (2000). The causes of corruption: a cross-national study. Journal of Public Economics, 76 (2000) hlm. 399–457

Winardi. (2009). Politik Uang dalam Pemilihan Umum. Jurnal Konstitusi, Vol. II, No. 1, Juni 2009, hlm. 150-165

Winarno, Budi. (2008). Sistem Politik Indonesia Era Reformasi. Yogyakarta: Media Pressindo




DOI: http://dx.doi.org/10.24269/v2.n2.2017.36-48

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

                                                                                                                                                                          

JPK: Journal Pancasila and Civic Education  Department Muhammadiyah University of Ponorogo Jl. Budi Utomo No. 10 Ponorogo, East Java, Indonesia

                                                                                                                                                                          

 

JPK INDEXED BY:

 

                                                                                                           

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.