Urgensi Internalisasi Nilai Kemuhammadiyahan Berbasis Wawasan Kebangsaan dengan Konsep Negara Pancasila sebagai Darul Ahdi Wa Syahadah

Prihma Sinta Utami, M.Pd* -  Universitas Muhammadiyah Ponorogo, Indonesia

DOI : 10.24269/jpk.v4.n2.2019.pp62-70

Tujuan penelitian yang dilakukan ini adalah untuk mengetahui tentang: 1) pemahaman mahasiswa tentang konsep negara sebagai darul ahdi wa syahadah; 2) urgensi internalisasi nilai kemuhammadiyahan berbasis wawasan kebangsaan pada mahasiswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan study fenomenologi. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu melalui wawancara dan dokumentasi. Sumber data primer dalam penelitian ini adalah mahasiswa beserta dosen prodi PPKn Universitas Muhammadiyah Ponorogo. Adapun hasil dari penelitian ini yaitu:1) pemahaman mahasiswa tentang konsep negara darul ahdi wa syahadah belum optimal meskipun sudah ada mata kuliah kemuhammadiyahan, pancasila dan kewarganegaraan; 2) nilai kemuhammadiyahan berbasis wawasan kebangsaan perlu diperkuat dengan pemahaman konsep negara sebagai darul ahdi wa syahadah sebagai salah satu solusi untuk menangkal radikalisme di kalangan mahasiswa

The Urgency of Internalizing the Value of Kemuhammadiyahan Based on Nationality Insights with the State of Pancasila Concept as Darul Ahdi Wa Syahadah.

The purpose of this research is to find out about: 1) students' understanding of the concept of the state as darul ahdi wa syahadah; 2) the urgency of internalizing the value of kemuhammadiyahan based on national insight to students. The method used in this study is a qualitative method with a phenomenological study approach. Data collection techniques are conducted through interviews and documentation. The primary data source in this study were students and lecturers of PPKn study program at Muhammadiyah Ponorogo University. The results of this study are: 1) students' understanding of the concept of the state darul ahdi wa syahadah is not optimal even though there are courses in kemuhammadiyahan, pancasila and citizenship; 2) the value of kemuhammadiyahan based on national insight needs to be strengthened by understanding the concept of the state as darul ahdi wa syahadah as a solution to counteract radicalism among students.

Keywords
The value of Kemuhammadiyahan Nationality Insights Pancasila State Darul Ahdi Wa Syahadah
  1. Arif, Didik B.,& Aulia, Syifa.S. (2017). Studi tentang negara Pancasila sebagai Darul Ahdi Wa Syahadah untuk penguatan materi pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di Universitas Ahmad Dahlan. Jurnal Civics, Volume 14 Nomor 2, Oktober 2017
  2. Effendy, Yuswar. (2013). Tinjauan Hubungan Opini WTP BPK Dengan Kasus Korupsi Pada PEMDA Di Indonesia Kajian Manajemen Keuangan Pemerintah, Hubungan Antara Masyarakat, Pemerintah dan Pemeriksa (Auditor). Jurnal Manajemen&Bisnis, Volume
  3. No.01 April 2013. ISSN 1693-7619
  4. Hidayat, Syamsul. (2016). Negara Pancasila sebagai Darul’Ahli wa al-Syahadah Wawasan dan Kontribusi Muhammadiyah Bagi NKRI. Jurnal Tajdida Vol.14, No.1.
  5. Jinan, M. (2015). Muhammadiyah
  6. Studies : Transformasi Kajian Tentang Gerakan Islam Di Indonesia, 269–280.
  7. Kaelan. (2002). Pendidikan Kewarganegaraan.Yogyakarta: Paradigma.
  8. Mahfud MD, Moh. (2013). Dari Muhammadiyah untuk Indonesia. Yogyakarta: Pimpinan Pusat Muhammadiyah
  9. Muktamar Muhamamdiyah Ke-47 Makasar. (2015). Negara Pancasila Sebagai Darul Ahdi Wa Syahadah. Pimpinan Pusat Muhammadiyah.
  10. Nashir, Haedar. (2012). Manhaj Gerakan Muhammadiyah (Ideologi, Khittah, dan Langkah) Yogyakarta: GRAMASURYA
  11. Nashir, Haedar. (2016). Muhammadiyah: Gerakan Modernisme Islam. Jurnal Tajdida Vol.14, No.1
  12. Romadlan, Said. (2018). Diskursus Mengenai Negara Pancasila di Kalangan Ormas Islam Muhammadiyah dan Nahdatul Ulama (NU). Prosiding Kolokium Doktor dan Seminar Hasil Penelitian Hibah Volume 1. Desember.
  13. Satu, M., & Muhammadiyah, A. (2010). Pernyataan pikiran muhammadiyah abad kedua.

Full Text:
Article Info
Submitted: 2019-07-03
Published: 2019-08-08
Section: Artikel
Article Statistics: 643 342
Citation :