Peranan Project Citizen terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Mahasiswa

dina indriyani* -  Universitas Suryakancana, PPKn, Cianjur, Indonesia., Indonesia

DOI : 10.24269/jpk.v4.n2.2019.pp20-29

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan yang berbasis Project Citizen dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Hasil studi pra penelitian yang peneliti lakukan melalui wawancara pada  mahasiswa Program studi PPKn dan Program studi Pendidikan Matematika, diperoleh hasil bahwa selama ini mahasiswa merasa pembelajaran PKn menjenuhkan, monoton dan cenderung kurang bermakna bagi mahasiswa. Oleh karena itu, berdasarkan hasil temuan permasalahan dilapangan tersebut peneliti menerapkan metode pembelajaran Project Citizen dalam proses pembelajaran PKn dengan harapan pembelajaran lebih menyenangkan dan bermakna sehingga mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Pada penelitian ini mendeskripsikan bagaimana modifikasi pembelajaran PKn dengan menerapkan Project Citizen sehingga diharapkan mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Penelitian ini dilakukan di dua program studi yang berbeda yaitu program studi PPKn dan program studi Pendidikan Matematika. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah melakukan rekayasa pembelajaran dengan berbasis pada Project Citizen, diperoleh hasil bahwa proses pembelajaran PKn yang berbasis Project Citizen mampu memberikan penyegaran dalam proses pembelajaran PKn menjadi lebih bermakna dan mampu mengantarkan mahasiswa untuk lebih berpikir kritis sehingga mahasiswa mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritisnya. Mahasiswa menjadi lebih mampu melihat suatu fenomena di masyarakat dari berbagai sudut pandang dan mampu menganalis mencari solusi untuk menyikapi fenomena masyarakat yang ada secara lebih kritis

The Role of Project Citizen on Students' Critical Thinking Ability.

This study aims to describe how learning Citizenship Education based on Project Citizen develops students' critical thinking skills. The results of the pre-research study that the researchers conducted through interviews with students of the PPKn Study Program and the Mathematics Education Study Program showed that students felt PKn learning saturated, monotonous and tended to be less meaningful for students. Therefore, based on the findings of the problem in the field, the researcher applied the Project Citizen learning method in the PKn learning process in the hope that learning would be more fun and meaningful so that it could develop students' critical thinking skills. In this study describe how the modification of Civics learning by implementing citizen projects is expected to be able to develop students' critical thinking skills. This research was conducted in two different study programs namely the PPKn study program and the Mathematics Education study program. This research is descriptive research. Data collection methods used were interviews and observations. The results showed that after doing learning engineering based on citizen projects, the results showed that the Civics learning process based on citizen projects was able to provide refresher in the Civics learning process to be more meaningful and able to deliver students to think more critically so students were able to develop their critical thinking skills. Students become more able to see a phenomenon in society from various perspectives and are able to analyze solutions to address existing community phenomena more critically.

Keywords
Civics Learning Project Citizen Critical Thinking
  1. Abdillah, F. (2017). Revitalisasi Kemampuan Refleksi Mahasiswa Calon Guru Melalui Penulisan Jurnal Perkuliahan PPKn. EDUHUMANIORA: Jurnal Pendidikan Dasar, 9(1), 8-15.
  2. BSNP. (2010). Paradigma Pendidikan Nasional Abad XXI. Jakarta: Badan Standar Nasional Pendidikan.
  3. Budimansyah, D. (2009). Inovasi Pembelajaran Project Citizen. Bandung: Program Studi PKn Sekolah Pasca Sarjana UPI.
  4. Budimansyah, D., & Suryadi, K. (2008). PKn dan Masyarakat Multikultural. Bandung: Program Studi Pendidikan Kewarganegaraan SPs Universitas Pendidikan Indonesia.
  5. Charles, F., & Trilling, B. (2009). 21st century skills: Learning for life in our times. San Fransisco: JosseyBass
  6. Creswell, John. (2013). Research Design Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan Mixed. Yogyakarta:Pustaka Pelajar.
  7. Ennis, R. H. dkk (1996).Critical Thinking. New Jersey: Prentice Hall.
  8. Faiz, Fahruddin. (2012). Thinking Skill. Pengantar Menuju Berpikir Kritis. Yogyakarta: SUKA-Press
  9. Komalasari, Kokom. (2010). Pembelajaran Kontekstual; Konsep dan Aplikasi. Bandung: PT. Refika Aditama.
  10. Miles,M.B, Huberman,A.M, & Saldana,J. (2014). Qualitative Data Analysis, A Methods Sourcebook, Edition 3. USA: Sage Publications. Terjemahan Tjetjep Rohindi Rohidi, UI Press.
  11. Republik Indonesia.(2003). Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
  12. Wahab, A. A., & Sapriya. (2011). Teori dan Landasan Pendidikan Kewarganegaraan . Bandung: Alfabeta.
  13. Winarno. (2010). Paradigma Baru Pendidikan Kewarganegaraan. Jakarta: Bumi Aksara.

Full Text:
Article Info
Submitted: 2019-06-22
Published: 2019-08-08
Section: Artikel
Article Statistics: 412 306
Citation :